Ruby Ring Ep 75 Part 2

Sebelumnya...


Di kantor, Seokho sedang melihat poster untuk produk terbaru mereka.

Seokho lalu bicara pada Jin Hee yang sedang membaca dokumen.

"Menurutmu apa yang sedang Bu Jeong dan Roo Na lakukan?"

"Apa hubungannya denganmu?" jawab Jin Hee.

Jin Hee lalu beranjak ke mejanya dan menyuruhu Seokho kembali bekerja.

Tapi Seokho bilang, di hari seperti itu, seharusnya mereka berkendara ke Jeju.


Tak lama kemudian, Hyeryeon dan Bu Yoon datang.

Bu Yoon membawakan mereka kopi.

"Apa yang membawamu kemari?" tanya Jin Hee.

"Kudengar poster Healing Sense sudah keluar." jawab Bu Yoon.

"Kau ingin melihatnya?" tanya Jin Hee.

"Sebaiknya kita minum kopi dulu." jawab Bu Yoon.

"Bu Yoon memang yang paling mengerti, tidak seperti dia." ucap Seokho.

"Kalau kau merasa tidak nyaman, pergilah ke divisi Homeshopping." jawab Jin Hee.

Jin Hee pun menyuruh Bu Yoon membawa Seokho tapi Bu Yoon menolak.

"Dengarkan, Seokho-ssi. Maka dari itu, perlakukan aku dengan baik. Hanya aku satu-satunya orang yang akan terus berada di sekitarmu." ucap Jin Hee.

Mereka lalu tertawa.


Di kamarnya, Roo Na bingung karena Gyeong Min tak bisa dihubungi.

Tak lama kemudian, Soyoung membuka pintu kamarnya dan mengajaknya bermain di pantai sampai waktu makan malam tiba.

Tapi Roo Na menolak dengan alasan lelah dan ingin istirahat.

"Kami kekurangan orang." ucap Soyeong.

"Ada banyak orang. Ada In Soo dan Roo Na." jawab Roo Na.

"Roo Na pergi dan belum kembali sampai sekarang." ucap Soyoung.

Mendengar itu, Roo Na pun kaget. Ia cemas kalau-kalau Roo Bi dan Gyeong Min bersama lagi.


Gyeong Min dan Roo Bi jalan-jalan di atas bebatuan.

"Kau tidak kedinginan? Ini sangat dingin." ucap Gyeong Min.

"Aniyo, ini menyegarkan." jawab Roo Bi, kemudian merentangkan tangannya.


Roo Bi lalu berputar-putar di depan Gyeong Min sembari merentangkan tangannya dan menghirup udara segar.

Gyeong Min pun merasa seolah-olah ia sedang melihat Roo Bi.


Roo Bi lantas mengajak Gyeong Min berputar-putar.

Gyeong Min menolak. Tapi Roo Bi memaksa. Ia merentangkan tangan Gyeong Min, tapi tiba-tiba Roo Bi terjatuh dan Gyeong Min langsung menahan tubuhnya.

Roo Bi pun langsung menggunakan kesempatan itu untuk memeluk Gyeong Min.


Di tepi kolam, In Soo minum-minum sendirian.

Ia terluka memikirkan kenyataan bahwa ia tidak memiliki peluang untuk memiliki Roo Bi.


Tak lama kemudian, Dongpal datang dan ikut minum dengannya.

Dongpal kesal karena cinta pertama Chorim mendadak muncul lagi.


Roo Na langsung mencari Gyeong Min dan Roo Bi. Tapi ia tak bisa menemukan mereka di mana pun.

Gyeong Min dan Roo Bi kembali hotel.


Kejadian di pantai tadi membuat Gyeong Min mulai menghindar dari Roo Bi.

"Hyeong-bu, aku minta maaf. Aku hanya memikirkan ini dan itu. Aku merasa kesulitan belakangan ini."

"Kau bertengkar dengan In Soo?"


Tak lama kemudian, Roo Na datang dan langsung marah-marah.

"Wae? Aku tidak boleh menghabiskan waktu bersama kakak iparku?" tanya Roo Bi, membuat Roo Na terdiam.

"Kami tidak sengaja bertemu di kafe dekat pantai. Dia bilang, kau tahu tempat itu dengan baik. Kau tidak ingat? Itu tempat yang penting bagi kalian berdua." ucap Roo Bi.


"Kafe yang kita kunjungi dan kita meninggalkan entri perjalanan. Kau tidak ingat?" tanya Gyeong Min.

"Bukankah itu aneh. Itu tempat yang berarti bagi kalian tapi takdir seperti menuntunku ke sana." ucap Roo Bi.

"Apa maksudmu?" tanya Roo Na tajam.

"Takdir hanyalah serangkaian kebetulan. Aku bertanya-tanya, seperti apa takdir kita bertiga?" jawab Roo Bi lagi.


Roo Bi lalu kembali menatap Gyeong Min.

"Terima kasih untuk hari ini. Pastikan kau menepati janjimu." ucap Roo Bi, lalu beranjak pergi.


"Janji apa? Katakan padaku kau menjanjikan apa padanya?" tanya Roo Na.

"Roo Bi, kau seperti ini lagi." jawab Gyeong Min, membuat Roo Na langsung diam.


Di tepi kolam, Roo Bi bertemu In Soo.

Mereka lalu berjalan-jalan di tepi pantai dekat hotel.

In Soo mengajak Roo Bi memulai hubungan dari awal dan melupakan semuanya.

Tapi Roo Bi tidak mau.


"Kau pikir itu mungkin! Aku bukan diriku! Aku bukan Jeong Roo Bi atau Jeong Roo Na! Jadi jangan katakan itu lagi karena kau tidak punya hak!" jawab Roo Bi, lalu beranjak pergi.

In Soo pun menghela nafas dengan tatapan lirih.

Bersambung ke part 3.

0 Comments:

Post a Comment