Unknown Woman Ep 12 Part 2

Sebelumnya...


Paginya, Ji Won menemani Do Young sarapan.

Do Young : Dimana anak-anak?

Ji Won : Moo Yeol pasti gugup di hari pertamanya bekerja, Hae Joo sedang membantunya.

Do Young : Aku mengundang Do Young dan pacarnya makan malam. Kita harus mendorong mereka untuk segera menikah.

Ji Won : Jangan khawatir soal pernikahannya.


Sementara Hae Joo sedang mengurus Moo Yeol. Hae Joo memberikan Moo Yeol hadiah jam tangan mahal untuk menyelamati Moo Yeol.

Hae Joo : Kenakan ini dan naiklah ke posisi tertinggi yang kau inginkan.

Moo Yeol : Siapa yang tahu akan mencapai posisi tinggi atau menjadi budak.

Hae Joo pun kesal disindir Moo Yeol terus. Moo Yeol menatap Hae Joo. Lalu ia mengatakan tidak punya waktu meladeni Hae Joo.


Hae Joo memeluk Moo Yeol.

Hae Joo : Yeobo, naega mianhae.Lupakan saja. Aku pasti masih terlalu mencintaimu. Aku mau terus mengeluh dan mengamuk kepadamu. Kau tahu perasaanku, kan?

Moo Yeol diam saja dan menghela napasnya.


Moo Yeol diantar dua bawahannya ke ruangannya. Mereka mengucapkan selamat datang di bagian perencanaan pada Moo Yeol.

"Kami sudah mendengar kesuksesan anda di Tiongkok, jadi kami kira anda akan bergabung sebagai CEO."

"Suatu kehormatan bisa bergabung dengan kalian, tolong bantu aku melangkah ke depan." jawab Moo Yeol.


Setelah bawahannya pergi, Moo Yeol memegang papan namanya.

Moo Yeol : Direktur Perencanaan Strategis, Kim Moo Yeol. Aku tidak akan puas hanya dengan ini saja. Mari kita lihat sejauh apa aku akan memanjat.


Moo Yeol menghubungi seketarisnya dan bertanya kapan Do Chi akan datang. Tapi Do Chi ujug2 muncul di ruangannya.

Do Chi sudah selesai meneken kontrak.

Moo Yeol menyalami Do Chi dan menantikan hal baik dari Do Chi.


Sekarang, Do Chi berjalan menuju lobby bersama Jang Goo. Staf Wid pun langsung heboh melihat Do Chi.

Do Chi langsung narsis. Ia bangga pada dirinya. Jang Goo lantas pergi mengambil mobil.

"Kepopuleranku tidak pernah memudar." ucap Do Chi, lalu memakai kacamatanya.


Tiba-tiba, Do Chi teringat pada Yeo Ri.

Do Chi yakin pernah bertemu Yeo Ri sebelumnya tapi dia tidak ingat dimana.


Di saat tengah serius memikirkan Yeo Ri, Do Young menghubunginya. Do Chi memberitahu kalau ia baru saja meneken kontrak dengan Wid dan dalam perjalanan pulang.

Do Young menyuruh Do Chi makan malam ke rumah. Do Young minta Do Chi datang dengan So Ra. Sontak, Do Chi kaget.

Do Young : Jika kau mau menghindari masalah wanita, menikahlah.

Do Young pun memutus panggilannya hingga Do Chi tidak bisa berkata apa-apa lagi.


Ji Won di rumah sakit. Ia terkejut mendengar penjelasan dokter tentang dirinya yang tidak bisa hamil lagi.

Dokter berkata, menopause tidak bisa ditunda meski dengan suntikan hormon sekali pun.

Ji Won : Aku tidak bisa menyerah begitu saja. Aku sudah menuruti saranmu. Aku menipunya dan membuatnya minum obat itu. Aku juga minum obat, berolahraga dan menerima perawatan, lalu kenapa?

Dokter : Kau amat percaya diri untuk itu, membuatku tidak tahu harus mengatakan apa untuk menenangkanmu.

Ji Won langsung lemas.

*Jd yang diminum Do Young itu ramuan gaes supaya mereka bisa punya anak lagi.


Ji Won keluar dari ruangan dokter sambil memikirkan kata-kata dokter tentang dirinya yang tidak bisa hamil lagi.

Ji Won : Aku tidak boleh menyerah. Aku akan pergi ke dokter lain. Aku harus punya putra lagi.

Selang beberapa menit, seorang wanita menghampiri Ji Won. Ji Won langsung marah karena wanita itu berani muncul di depannya.

"Aku sama sepertimu, datang ke klinik ini juga. Klinik ini klinik kesuburan."

Ji Won terkejut, jangan bilang kau...

"Kau benar. Aku memiliki apa yang tidak bisa kau miliki. Aku akan memberikan putra pada Pimpinan."

"Apa dia tahu?"

"Aku belum memberitahunya. Tapi akan kuputuskan bagaimana dan kapan memberitahunya."

Wanita itu kemudian pergi meninggalkan Ji Won yang syok.


Dari kejauhan, Mal Nyeon mengawasi Ji Won.


Ji Won masuk ke kamarnya dengan wajah lemas. Ia duduk di meja riasnya. Selang beberapa menit, ia berteriak dan membanting barang2 di meja riasnya.

Foto Hae Sung jatuh. Melihat foto Hae Sung jatuh, Ji Won langsung mengambilnya dan memeluknya.

"Hae Sung-ah, andai kau bersama ibu. Andai putraku bersamaku."

Ji Won lantas menyalahkan Yeo Ri.

"Ini semua salahmu. Son Yeo Ri, kau tewas untuk menebus dosamu."

*Diih, si Ji Won ini malah nyalahin Yeo Ri. Ini si Ji Won terobsesi banget pengen punya anak laki-laki lagi kek nya biar dia bisa nguasain Wid kali ya.


Di ruangannya, Yeo Ri sedang menatap foto Beom.

Yeo Ri : Beom-ah, tunggulah sebentar lagi. Ibu akan menyusulmu setelah balas dendam ibu selesai.


So Ra senang bukan main, ia bahkan nyaris menangis saat Do Chi memberitahu undangan Do Young.

So Ra mengaku, ia sempat bertanya-tanya Do Chi serius apa tidak dengannya. So Ra pun berniat ke salon agar tampil cantik di depan keluarga Do Chi.


Malam pun tiba. Do Chi sudah tiba di kediaman kakaknya. Do Chi membawa So Ra.

So Ra takjub melihat betapa besarnya kediaman Do Chi.

Do Chi : Orang tuaku sudah meninggal, jadi ini rumah kakakku sekarang.


Ji Won menatap pantulan wajahnya di cermin. Ia berusaha meyakinkan dirinya yang tidak akan bisa punya anak lagi.

Ji Won : Sadarlah Hong Ji Won. Kau harus lebih kuat dalam situasi seperti ini. Tidak peduli apa kata orang, kau adalah nyonya rumah ini. Tidak ada yang bisa merampas itu darimu.


Tak lama, Do Young masuk dan mengajak Ji Won keluar. Ji Won terdiam sembari menatap kesal Do Young.

"Jangan marah dan bicara saja dengan manis. Begitulah caramu meraih hatinya." ucap Ji Won dalam hati.

"Kau mau mengatakan sesuatu?" tanya Do Young.

"Tidak, tidak ada. Aku butuh semenit. Aku akan keluar nanti." jawab Ji Won.

Setelah Do Young keluar, Ji Won pun menambah lipstick nya.


Sekarang, Ji Won keluar dari kamarnya dan menyambut So Ra dengan penuh senyuman.

So Ra tersenyum dan berterima kasih karena sudah diundang makan malam.

Hae Joo juga menyapa So Ra. Hae Joo lalu bertanya, haruskah ia memanggil So Ra bibi dan semua tertawa mendengarnya.

Ji Won memuji kecantikan So Ra.

So Ra lalu memberikan Ji Won bunga. Ia mengaku tidak tahu harus memberikan apa jadi ia memutuskan membawa bunga saja.


Di kantor, Moo Yeol tak bisa berhenti memikirkan Yeo Ri.

Moo Yeol : Sangkal lah sesukamu, tapi aku tahu itu kau.

Moo Yeol beranjak pergi.


Hae Joo kembali ke kamarnya untuk menghubungi Moo Yeol. Moo Yeol minta maaf karena tidak bisa pulang cepat. Moo Yeol beralasan, dirinya banyak pekerjaan di kantor karena itu hari pertamanya.

Moo Yeol sendiri ada di depan klub nya pacar Seol.

Hae Joo : Sudah kubilang pacar Paman Do Chi akan datang.

Moo Yeol : Aku harus mengurusnya hari ini. Aku tidak akan pulang sampai larut malam.


Moo Yeol masuk ke dalam dan melihat Yeo Ri sedang bernyanyi.

Moo Yeol lalu ingat luka bakar di bahu Yeo Ri.


Flashback...

Moo Yeol mengunjungi Yeo Ri di Amerika. Yeo Ri yang malu, berusaha menutupi luka di bahunya dengan selimut.

"Tidak apa-apa." ucap Moo Yeol menenangkan Yeo Ri. Moo Yeol lalu mencium bekas luka Yeo Ri.

Flashback end...


Di rumah, anggota keluarga Wid sedang makan malam dengan So Ra.

Ji Won : Kami membutuhkan wanita sepertimu untuk Do Chi. Kau wanita yang ramah dan periang. Kami menyukaimu.

Do Young : Kalian sudah membahas pernikahan?

So Ra : Aku mau menikahinya besok jika dia mau.

Ji Won : Kau pasti amat menyukai Do Chi.

So Ra : Siapa yang bisa menolak seseorang sepertinya? Kian aku mengenalnya, kian kusadari betapa nyatanya dia. Aku tidak membayangkan dia adik Pimpinan Grup Wid.


Do Chi beralasan, ia menyembunyikan itu karena mau sukses dengan kemampuannya sendiri.

Hae Joo : Jika kau sudah tahu, akankah keadaannya berbeda?

So Ra : Jika tahu, aku mungkin tidak akan memberitahu aku menyukainya dan mengikutinya. Aku pasti mengira kami berasal dari dunia yang berbeda.

So Ra lalu tidak sengaja menumpahkan wine ke roknya.

Ji Won pun langsung mengajak So Ra ke kamar mandi.

Hae Joo : Daebak. Dia sungguh menyukai paman.

Do Young : Menikahlah sebelum terlambat.

Di kamar mandi, So Ra mencuci roknya. Tak lama kemudian, Ji Won masuk membawakan rok pengganti.

So Ra lalu mengatakan kalimat yang membuat Ji Won terkejut.

So Ra : Kau menyukai aktingku, Hong Ji Won Wid Group Samonim?

Ji Won : Tutup mulutmu!


Yeo Ri menemui Moo Yeol usai bernyanyi.

Yeo Ri : Kau kembali? Siapa namamu?

Moo Yeol : Kim Moo Yeol.

Yeo Ri : Matta, Kim Moo Yeol. Kau masih mengira aku Son Yeo Ri? Kau pasti sangat mencintai wanita itu.

Moo Yeol : Ya, aku mencintainya dan mengkhianatinya.

Moo Yeol lantas menarik Yeo Ri ke belakang.


Di belakang, ia merobek gaun di bahu Yeo Ri dan terkejut melihat luka bakar itu tidak ada.

Yeo Ri yang marah, langsung menampar Moo Yeol.

Moo Yeol tidak percaya dengan yang dilihatnya.


Bersambung...............

0 Comments:

Post a Comment