Sunday, February 17, 2019

Haechi Ep 2 Part 2

Sebelumnya...


Menteri Personalia Min baru tiba di kediaman Perdana Menteri Kim. Bok Dan yang berdiri diluar, menyapanya dan mengatakan bahwa ia sangat terlambat dan semua orang sudah menunggu.

Menteri Personalia Min awalnya cuek. Ia tak mempedulikan ucapan Bok Dan dan berniat masuk ke dalam, tapi Bok Dan menyebut nama Tan.

Bok Dan : Pangeran Mil Poong menari saat dipuji seperti anak-anak. Jangan terlalu galak padanya.

Menteri Personalia Min menanggapinya dengan sinis.

"Kau menyindir dengan senyuman dan kata-katamu. Kau juga bicara seperti itu pada Perdana Menteri."

"Tentu saja tidak. Aku hanya berterus terang kepadamu karena kau sepertinya mengetahui hubunganku dan Pangeran Mil Poong. Kau mengendalikan Pangeran Mil Poong. Kau yang membawa dia sejauh ini saat dia hidup seperti binatang." ucap Bok Dan.

"Terima kasih sudah mengurus Perdana Menteri. Tapi tidak akan ada tempat bagi pelacur untuk berada di sisi raja." jawab Menteri Personalia Min, lalu pergi.


Di dalam, Tan mengamuk. Ia menghancurkan semua barang-barang milik Perdana Menteri Kim sambil berteriak akan membunuh Pangeran Yeoning.

Semua menteri ketakutan. Tidak ada yang berani menghentikan Tan. Termasuk si pemilik rumah, Perdana Menteri. Perdana Menteri bahkan sampai meminta bantuan

Inspektur Kepala Lee untuk menghentikan Tan. Tapi Inspektur Kepala Lee juga sama, takut pada Tan. Tan lalu menghancurkan guci kesayangan Perdana Menteri Kim.


Tak lama kemudian, Menteri Personalia Min datang. Tan marah karena Yeoning dibebaskan. Menteri Personalia Min berkata, itu urusan pengadilan kerajaan dan menutupinya adalah cara yang tepat.

Tan semakin marah. Ia mengambil cangkir dan mengacung-ngacungkan cangkir itu ke arah semua menteri.

"Dia menghinaku! Apa yang kau lakukan selama ini? Untuk apa semua boneka ini ada!" teriaknya.

Ia lalu bersumpah, saat ia menjadi Raja, ia akan membunuh Yeonryung dan Yeoning dan semua orang yang tidak berguna.


Plaaak! Menteri Personalia Min menampar Tan, hingga Tan jatuh tersungkur.

Menteri Personalia lalu menyuruh semua menteri pergi karena ia mau bicara berdua saja dengan Tan.

"Kau tahu bagaimana raja saat ini memerintah? Dengan dalih restorasi pemerintahan, Raja sangat sering memecat para pelayan setia. Untuk memperkuat takhta, dia memusnahkan bangsawan, pilar negeri ini. Raja semacam itu tidak boleh berkuasa lagi. Dia tidak pantas menjadi raja. Dan jangan pernah merendahkan Noron lagi." ucap Menteri Personalia.

Tan menurut. Ia mengangguk dan menatap Menteri Personalia Min dengan wajah ketakutan.


Moon Soo mencengkram jubah Geum. Geum tersenyum dan mengajak Moon Soo bicara baik-baik. Ia berkata, kekerasan hanya akan membuat Moon Soo tampak bodoh.

Moon Soo pun melepaskan cengkramannya.

"Hei, semua orang tahu aku bodoh. Dan semua orang akan tahu bahwa kau dalam masalah." jawab Moon Soo.

Yeo Ji menghentikan mereka. Ia minta mereka tidak bicara kasar. Tapi Moon Soo tidak mau. Yeo Ji lalu membahas Geum yang menggantikan Tae Pyung ujian. Geum pura- pura tidak tahu maksud Yeo Ji.


Melihat sikap Geum yang pura-pura tidak tahu, Moon Soo greget dan kembali mencengkram Geum. Yeo Ji menghentikan Moon Soo.

Moon Soo : Ini hanya akan membuang waktu! Kita harus menghajarnya agar dia mengaku!

Yeo Ji memberitahu Geum, bahwa Tae Pyung adalah paman Yoon Yeo Ok yang tewas bulan lalu.

"Yeon Yeo Ok adalah wanita yang diperkosa Pangeran Mil Poong yang sangat Tuan kenal." ucap Yeo Ji.

Mendengar Yeo Ji memanggil Geum 'Tuan', Moon Soo kaget.

Yeo Ji :  Yoon Yeo Ok akhirnya bunuh diri. Saheonbu menganggap ini sebagai kasus pembunuhan yang Pangeran Mil Poong rencanakan.

Moon Soo : Yeo Ji, kau tidak mendengarku? Kau memanggil dia....

Yeo Ji : Jawablah, Tuanku. Apa Tuan mengenal No Tae Pyeong? Dia bersembunyi di mana, Tuanku?

Moon Seo :  Tidak mungkin.


Geum : Benar! Aku seorang pangeran. Jadi, kau sebaiknya tahu. Orang sepertimu tidak akan berani mengusik pangeran sepertiku. Jadi, meskipun yang dia katakan benar, isu itu bisa dialihkan dengan mudah. Pengadilan kerajaan sangat andal melakukannya. Jika kau mengerti kuharap kau akan pergi. Aku akan memaafkan ketidaksenonohan malam ini.


Geum beranjak pergi. Sementara Moon Soo kaget tahu Geum adalah pangeran.

Yeo Ji memberitahu Moon Soo siapa Geum. Sontak, Moon Soo kaget tahu Geum adalah Pangeran Yeoning, putra kedua Raja.

Sementara itu, Yeo Ji yakin Geum tahu sesuatu karena Geum berusaha mencari tahu rahasia Pangeran Mil Poong.

Moon Soo terduduk lemas.

"Hidupku sudah celaka, kini tamatlah riwayatku. Aku bahkan belum sempat lulus ujian, tapi peluang kesuksesanku sudah lenyap."


Diluar, Geum memikirkan kata-kata Yeo Ji tadi soal Tan dan Tae Pyung.

Geum : Teka-teki akhirnya mulai terungkap. Pangeran Mil Poong berusaha membungkam No Tae Pyeong dengan meluluskannya dari ujian kepegawaian. Tapi apa yang terjadi kepadanya? Dia mendadak menghilang, padahal lulus ujian. Kenapa?


Geum lalu ingat kata-kata Jang Dal soal buku kematian Tan. Ia pun curiga, Tan sudah membunuh Tae Pyung.


Tanpa Geum sadari, di belakang, Dal Moon mengawasinya.


Paginya, Menteri Personalia Min menghadap Raja. Ia melihat Raja meminum obat yang diberikan oleh tabib. Setelah tabib pergi, barulah Menteri Personalia Min bicara.

"Sepertinya Tuan lebih sering mengonsumsi obat belakangan ini." ucap Menteri Personalia Min.

Raja : Dan aku bisa membaca ketamakan hatimu. "Raja tua bangka itu akhirnya akan mati."

Menteri Min : Itu tidak benar, Yang Mulia.

Raja : Menurutmu Pangeran Mil Poong mumpuni untuk menjadi raja meskipun emosinya tidak bisa dikendalikan?

Menteri Min : Raja juga manusia. Wajar saja seorang raja memiliki kekurangan.

Raja : Bagiku, kau terdengar tidak pedul siapa yang akan menjadi raja meskipun orang itu bermasalah selama Noron diuntungkan.

Menteri Min :  Pria yang baik tidak selalu menjadi raja yang baik. Tuan pun tidak memiliki niat jahat selagi membunuh orang-orang itu hingga sekarang.

Raja : Semua kematian itu harus terjadi untuk menciptakan ketertiban.


Menteri Min : Aku yakin Pangeran Mil Poong akan memerintah negerinya dengan bijak jika kita arahkan.

Raja : Jadi, kau sungguh akan mendukung Pangeran Mil Poong? Aku juga mengetahui rumor tentang buku kematian Lee Tan. Kudengar, Pangeran Mil Poong sering membunuh orang.

Menteri Min : Itu belum terbukti, Yang Mulia Dengan bukti apa Tuan berkata demikian?

Raja menatap kesal Menteri Min.

Bersambung ke part 3.......

No comments:

Post a Comment