Thursday, March 28, 2019

Haechi Ep 11 Part 1

Sebelumnya...


Dari sekian banyak musuh2nya Geum, sy paling merasa terganggu dengan Byung Joo. Gk nyangka Han Sang Jin bisa semenyebalkan ini saat memerankan  tokoh antagonis. Sy rindu dia jadi cowok baik-baik kayak di Temptation Of An Angel. Kapan Han Sang Jin dapat peran seperti itu lagi

Geum terkejut ketika gadis kecil itu dibawa masuk oleh Tuan Min.

Tuan Min lantas duduk bersama para inspektur lainnya.

Inspektur Kepala meminta penjelasan Byung Joo soal gadis itu.

Byung Joo pun menatap Geum dengan wajah annoying dan mencengkram wajah gadis itu.

Byung Joo : Anda mengenal dia? Perhatikan dia baik-baik.


Sementara itu, Petugas Yoon meminta penjelasan Mil Poong terkait keberadaan Mil Poong disana.

Mil Poong pun berkata, bahwa Ji Gwang adalah teman barunya dan ia membantu Ji Gwang menjual ginseng ke Qing.


Mendengar itu, Moon Soo sontak mencabut pedangnya.

Moon Soo : Omong kosong apa yang dia katakan? Pikirmu alasan itu akan berhasil?

Jang Dal dan A Bong langsung menahan Moon Soo.

Jang Dal lantas mengingatkan Moon Soo kalau Mil Poong adalah keturunan Raja dan meminta Moon Soo menyimpan pedangnya. Tapi Moon Soo menolak. Moon Soo berkata, jika mereka membiarkan Mil Poong, Geum tidak akan terbebas dari tuduhan.

Yeo Ji langsung khawatir pada Geum.


Geum diam saja. Byung Joo pun berencana membantu Geum mengingat semuanya.

Byung Joo menarik baju gadis itu dan menunjukkan tato di punggung gadis itu.

"Hentikan!" teriak Geum.

"Bunuh Majikannya, sumpah untuk membunuh bangsawan terukir di tubuh ini! Ini pembunuh Jipyeong Oh yang sebenarnya, dan Yang Mulia mengetahui semua ini." ucap Byung Joo.

"Maksudmu dia pembunuh para bangsawan?" tanya Inspektur Eksekutif.


"Putra Mahkota mengetahui ini? Apa maksudmu?" tanya Inspektur Kepala.

"Yang Mulia! Tunggu apa lagi? Tolong jawab kami. Tidak tahukah Anda gadis ini membunuh majikannya!" tanya Byung Joo.

Geum marah. Ia lantas melepas jubahnya dan memakaikan jubahnya ke tubuh gadis itu.

Geum lalu membantu gadis itu berdiri.

"Berhentilah menyiksa anak ini. Hari itu, aku melihat anak ini Akankah itu cukup?" tanya Geum marah.


Inspektur Kepala marah mengetahui kenyataan Seja melihat anak itu membunuh Jipyeong Oh tapi merahasiakannya.

Tuan Min terlihat puas bisa menyudutkan Geum.


-Episode 11, Pincang, Wajah Dengan Bekas Luka Penyakit Cacar dan Sembilan Jari-


Petugas Saheonbu memacu kuda mereka melewati pasar.


Melihat itu, para penduduk langsung membicarakan tentang si pembunuh bangsawan yang sudah tertangkap.


Seorang pria tua mendengar itu. Ia lalu berjalan dengan kaki pincangnya.


Gyeongjong terkejut mendengar laporan tentang Saheonbu yang menuduh Putra Mahkota melindungi seorang pembunuh.

Gyeongjong lantas meminta Tuan Lee dan Tuan Cho membawa Seja ke istananya dengan mengirimkan Pengawal Kerajaan.

Tuan Cho tidak setuju. Mengirimkan Pengawal Kerajaan sama saja memicu perang.


Kepala Sensor datang. Ia meminta Gyeongjong berhenti ikut campur masalah Seja.

Gyeongjong pun berkata, bahwa ia hanya memberikan kesempatan bagi Seja untuk menjelaskan.

Kepala Sensor tidak peduli dan terus menekan Gyeongjong agar Gyeongjong tidak ikut campur lagi dalam kasus Seja.

*Bangke lah si para pejabat ini, manfaatin kasus pembunuhan para bangsawan buat memakzulkan Geum.


Moon Soo, Yeo Ji, Jang Dal dan A Bong ke MA. Namun mereka kaget melihat tempat itu sudah kosong.

Jang Dal pun bertanya apa yang harus mereka lakukan karena mereka gagal menangkap Ji Gwang.

Moon Soo menyuruh Yeo Ji melihat situasi di istana.

Yeo Ji mengerti dan mengajak Jang Dal ikut dengannya.

Moon Soo mengajak A Bong ke ruangan para inspektur.


Petugas Joo mengajak anak buahnya menyerang markas pembunuh para bangsawan.

Petugas Joo : Inspektur Kepala memberi perintah untuk membunuh semua yang menghalangi kita.

Moon Soo dan A Bong datang. Petugas Joo memberikan pedang pada Moon Soo dan meminta Moon Soo ikut dengannya.


Moon Soo yang tidak tahu apa-apa, langsung melihat peta. Ia terkejut menyadari mereka mau menyerang anak-anak pembunuh para bangsawan itu.

Petugas Yoon muncul dan mengatakan kalau itu juga tugas mereka.

Moon Soo tidak setuju.

Petugas Yoon menegaskan, kalau mereka tidak bisa mengubah fakta kalau anak-anak itu adalah anak-anak pembunuh.


Di ruang interogasi, Geum resah memikirkan anak-anak itu.

Tak lama kemudian, Tuan Min datang menemuinya.

Tuan Min mengaku tahu, apa alasan anak-anak membunuh para bangsawan.

Geum sontak kaget. Ia tak habis pikir kenapa Tuan Min tetap bertindak seperti itu padahal tahu alasannya.

Tuan Min : Sudah sewajarnya untuk dunia ini selama ada status dan kekuasaan. Maksudnya Anda tidak tahu bagaimana manusia secara alamiah membandingkan diri dengan orang lain? Bagaimana Anda berpikir bisa mengubah sifat alami manusia. Dan oleh sifat alami itu, orang-orang berkuasa yang memutuskan untuk membunuh atau menyelamatkan adalah para bangsawan kerajaan ini, Yang Mulia.


Geum : LANTAS!  Maksudmu kau akan membunuh semua anak-anak itu? Ada jiwa-jiwa tidak bersalah di antara mereka.

Tuan Min : Cinta Anda untuk rakyat jelata memang kuat. Tapi ini bukan saatnya untuk mengasihani jiwa-jiwa rakyat jelata itu.


Si pria tua pincang yang tak lain adalah pria tua yang dijumpai Moon Soo dan Dal Moon di markas anak-anak itu, sontak menyuruh anak-anak lari begitu melihat petugas

Saheonbu menyerang markas mereka.

Anak2 itu langsung lari. Petugas Saheonbu menyebar dan langsung mengepung mereka.


Moon Soo dan A Bong datang. Mereka terkejut melihat petugas Saheonbu memukuli anak-anak itu.

Moon Soo lantas melihat salah satu petugas Saheonbu memukuli anak kecil sampai anak itu terluka dan sekarat.


Sontak, jiwa Moon Soo terpanggil untuk menolong anak itu.

"Ini tidak diperlukan Ini ilegal. Kalian memukuli semuanya sampai mati bahkan tanpa persidangan!" marah Moon Soo.

Petugas Joo menendang Moon Soo. Ia marah dan menyuruh anak buahnya menyeret Moon Soo.

Anak itu kembali dipukuli. Moon Soo bergegas memeluk anak itu.

Para petugas Saheonbu pun ikut memukuli Moon Soo secara brutal.

A Bong yang berusaha menolong Moon Soo juga ikut dipukuli.

Petugas Saheonbu bahkan juga tampak mencekik Moon Soo.


Dal Moon terkejut mendengar laporan dari Goon Tae dan si pendongeng soal Seja.

Yeo Ji dan Jang Dal lalu datang meminta bantuan Dal Moon.

Dal Moon memberitahu mereka kalau Seja akan dibawa ke Hanseongbu. Sontak mereka kaget.

Dal Moon : Saheonbu dan Hanseongbu menginvestigasi ini bersama.

Yeo Ji pun sadar, para pejabat berusaha mempermalukan Seja sekarang dengan membawa Seja ke Hanseongbu.

Dal Moon membenarkan.

"Mereka ingin menunjukkan pada rakya Putra Mahkota ditangkap. Mereka ingin mempermalukan dia."

Jang Dal marah, mereka pantas dipukuli sampai mati. Beraninya mereka...

Yeo Ji : Lalu istana Apa yang dilakukan Yang Mulia?


Seo memohon di depan kediaman Inwon, agar Inwon menolong Geum.

Inwon pun tidak tahu harus bagaimana untuk menyelamatkan putranya.


Tuan Cho dan Tuan Lee menolak perintah Gyeongjong yang ingin mengirimkan pengawal kerajaan untuk Seja. Mereka berkata, jika Gyeongjong melakukan itu, maka Soron dan Noron akan memusuhi Gyeongjong.

Gyeongjong berkeras ingin menolong adiknya. Ia mengaku tidak bisa mengabaikan sang adik karena dia juga punya andil dalam masalah adiknya.


Seonui datang dan meminta suaminya berhenti ikut campur masalah Seja.

Ia bahkan berlutut dan menangis serta meminta Gyeongjong membunuhnya terlebih dahulu jika masih mau ikut campur masalah Seja.

Gyeongjong pun bingung harus bagaimana.


Sementara itu, Geum bersiap ke Hanseongbu dikawal petugas Saheonbu.

Dengan wajah puas, Byung Joo meminta maaf karena tidak bisa menyiapkan tandu atau kuda untuk Seja.

Geum : Akankah itu cukup untuk menghinaku? Kau juga akan butuh tali.


Seja mulai diarak menuju Hanseongbu.

Melihat itu, para penduduk langsung membicarakannya. Mereka berkata, tidak seharusnya mereka mempercayakan kerajaan Joseon pada orang seperti Geum. Mereka juga membahas status Geum yang anak seorang petani.


Yeo Ji dan Dal Moon datang. Yeo Ji ingin mendekati Geum tapi ditahan Dal Moon. Dal Moon berkata, Yeo Ji tidak boleh sampai ditangkap.


Geum menatap Yeo Ji. Ia melarang Yeo Ji mendekat.

Yeo Ji terluka melihat Geum diarak seperti itu.


Di tengah jalan, mereka bertemu Moon Soo dan A Bong yang juga diseret Petugas Saheonbu.

Moon Soo dan A Bong marah menyadari Seja sedang dipermalukan sekarang.


Terutama Moon Soo. Ia ingin mendekati Seja tapi malah dipukuli Petugas Saheonbu.

Seja menangis melihatnya. Begitu pun dengan Moon Soo.


Dari rumah bordil Ji Gwang, Mil Poong senang melihat Geum dipermalukan.

Ji Gwang yang ingat Geum adalah pria di tempat Dal Moon, terkejut mengetahui Geum adalah Seja.

Ji Gwang : Tidak heran melihatnya di sarang pengemis.

Mil Poong : Sarang pengemis? Jawab aku, Berandal. Apa itu sarang pengemis?

Bersambung ke part 2...........

No comments:

Post a Comment