Monday, March 11, 2019

Haechi Ep 8 Part 3

Sebelumnya...


Tuan Min menemui Gyeongjong. Ia marah.

"Pangeran Yeoning tidak mumpuni, Yang Mulia! Apa Anda berniat menghancurkan kerajaan ini!"

"Melihatmu semarah ini, aku makin yakin bahwa tindakanku benar." jawab Gyeongjong, lalu pergi meninggalkan Tuan Min.


Tuan Min lalu menatap singgasana. Ia terpukul.


Sementara Mil Poong, membunuh semua pasukan ninja nya karena telah gagal melaksanakan tugas membunuh Yeoning.


Yeoning sudah siap dengan jubahnya. Tandunya pun sudah menunggu diluar, bersama dengan para penduduk yang gembira melihatnya.

Ja Dong menjemput Yeoning.

"Kita harus berangkat, Seja Jeoha."


Moon Soo menangis melihat Seja.

"Apa ini? Aku meneteskan air mata. Aku mempermalukan diri sendiri." ucapnya malu.

"Bisa-bisanya seorang pria menangis seperti itu." jawab Jang Dal.

Tapi Jang Dal juga ikut menangis.

"Astaga, kalian berdua menangis." ucap A Bong yang ujungnya juga ikut menangis.

Mereka semua terharu.

Yeo Ji : Yeoning gun Daegam, ani, Seja Jeoha datang.


Begitu Seja datang, seluruh rakyat langsung menunduk, memberi hormat.

Seja lantas berhenti di depan Yeo Ji. Ia jongkok dan menyuruh Yeo Ji bangun. Tapi malah A Bong yang menyahut dan bergegas berdiri. Sontak, Jang Dal langsung memarahi A Bong.

Seja pun tertawa melihatnya.


Seja lalu menatap Moon Soo.

Seja : Kalian adalah teman-temanku.

Moon Soo : Seja Jeoha...

Seja tersenyum menatap Moon Soo.


Seja lalu menatap Yeo Ji.

Lantas, ia menyuruh Yeo Ji dan Moon Soo berdiri.

Ia juga menyuruh Jang Dal dan A Bong berdiri.


Setelah itu, ia menatap teman-temannya satu per satu.

Tapi pada Yeo Ji, tatapannya sangat dalam.


Terakhir, ia menatap Moon Soo. Moon Soo tersenyum padanya.


Pemimpin pasukan pengawal Raja mendekati Seja.

"Kami akan mengawal Anda ke Istana."

Tandu mulai bergerak, membawa Seja.


Rakyat terlihat bahagia melepas kepergian Seja.


Dal Moon yang menatap Seja dari kejauhan, tersenyum.


Seo lagi sibuk mempersiapkan dirinya yang akan masuk ke istana sebentar lagi.

Seo lalu menanyakan ornamen gioknya pada Samwol.

Samwol langsung memberikannya.

"Saat memasuki Istana, aku harus menyapa Ibu Suri dan para tetua. Jangan lupa membawa semua ornamenku yang berharga." ucapnya.


Berbeda dengan Cho Hong yang hanya mempersiapkan pakaian Seja. Cho Hong bilang pada Ja Dong kalau Seja sangat menyukai pakaian berwarna gelap.

Ja Dong : Dia pasti mendapatkan pakaian baru saat berangkat ke Istana.

Cho Hong : Aku ingin memberinya semua pakaian bagus. Aku tidak perlu melakukan apa pun jika dia pergi ke Istana.

Ja Dong : Apa maksud Anda? Anda harus ikut dengannya.

Cho Hong : Aku? Bagaimana mungkin?

Ja Dong : Selir Putra Mahkota akan menjadi seorang Sohoon.

Cho Hong : Sohoon? Tapi apa hubungannya itu dengan kehadiranku di istana?

Ja Dong : Tentu saja itu...

Cho Hong : Maksudku, Raja harus memberikan berkatnya agar aku bisa menjadi selir Putra Mahkota atau semacamnya.

Ja Dong : Apa?

Cho Hong : Kau belum tahu? Kisahnya mungkin erotis, tapi dia sebenarnya pemalu. Kau pasti belum mengetahui itu.

Ja Dong : Maksud Anda Pangeran Yeoning?


Seja menemui Dal Moon. Dal Moon berkata, obatnya akan segera disiapkan. Seja mengucapkan terima kasih pada Dal Moon.

Dal Moon : Astaga, kau pasti makin menyadari bahwa ini nyata, bukan? Kau telah menjadi Putra Mahkota.

Dal Moon menyapa para pengawal Seja.

Seja berkata, bahwa semua itu berkat Dal Moon.

"Aku tidak akan melupakan ucapanku. Kelak, aku akan menjadi raja yang cocok untuk kerajaan ini. Aku membicarakan soal janji itu." ucap Seja.

"Berarti kau harus banyak belajar dariku sekarang. Raja Jalanan adalah aku, Dal Moon. Istana dan jalanan tidak jauh berbeda." jawab Dal Moon, kemudian tertawa.

Seja juga tertawa.

"Aku pun sependapat denganmu. Aku akan menantikan ajaranmu." ucap Seja.

"Terserah kau saja." jawab Dal Moon.


Tak lama kemudian, Goon Tae datang membawa obatnya.

Dal Moon : Kau tampak sangat memedulikan inspektur wanita itu.

Seja : Siapa? Aku? Tidak seperti itu. Aku hanya merasa kasihan kepadanya.

Seja mengatakannya dengan wajah merona malu.


Setelah hanya berdua, Goon Tae bertanya apa maksud Dal Moon bilang kalau Seja sangat peduli pada Yeo Ji.

Dal Moon : Kau belum perlu tahu. Kau akan tahu begitu sudah dewasa.


Yoon Young muncul di pasar itu. Dal Moon yang melihat itu, langsung mengejarnya. Tapi ia kehilangan jejak.

*Bahkan Dal Moon pun tahu Seja menyukai Yeo Ji.

Bersambung ke part 4...........

No comments:

Post a Comment