Saturday, April 20, 2019

Haechi Ep 12 Part 3

Sebelumnya...


Petugas Yoon terkejut mendengar cerita Moon Soo soal biro kepolisian yang menutupi kematian petugas patroli.

Moon Soo berkata, pria yang tewas itu adalah pria yang baru bekerja selama 6 hari.


Lalu flashback, saat wanita itu menceritakan kematian suaminya.

"Biro kepolisan bilang dia jatuh dari jembatan saat tengah malam. Tapi dia bahkan tidak mengalami luka memar."


Kemudian diperlihatkan saat Moon Soo memeriksa jasad pria itu.

"Ini bukan akibat terjatuh. Lantas kenapa biro kepolisian menutupi kematian anggotanya sendiri?" Moon Soo bertanya.


A Bong : Lihatlah cara dia menangani jasad itu. Kini dia benar2 seorang inspektur.

Jang Dal : Fokus.


Moon Soo lantas minta bantuan A Bong dan Jang Dal membalikkan jasad pria itu.

Di punggung pria itu, mereka menemukan tiga lubang tusukan.

Moon Soo langsung menebak senjata pembunuhan adalah trisula yang digunakan biro kepolisian.


Moon Soo kemudian menatap senjata trisula anggota biro kepolisian. Anggota biro kepolisian itu langsung pura2 tidak tahu.


Byung Joo mendatangi kantor Biro Kepolisian karena Kepala Biro ingin bertemu.

Sampai disana, Kepala Biro mengenalkannya pada Kwon Ik Soo, si Kepala Personalia, pria penimbun koin. Tuan Kwon ternyata juga penanggung jawab personil Saheonbu. Byung Joo ingat ia pernah bertemu Tuan Kwon di pesta di rumah pelacuran Ji Gwang.

Kepala Biro Polisi menjelaskan pada Byung Joo bahwa Tuan Kwon mengurus hal penting.

"Dia penanggung jawab personel tiga agensi. Wajar saja dia mengurus personel di berbagai agensi."

*3 agensi (Saheonbu, Saganwon, Hongmoongwan

Tuan Kwon : Sejujurnya ini sudah menjadi tradisi. Menolak hadiah kecil juga tidak sopan.

Byung Joo pun langsung tahu, Tuan Kwon menerima suap beberapa hari lalu dan kepergok petugas Biro Polisi.


Lalu flashback... saat anak buah Tuan Kwon berusaha menyogok dua petugas dari Biro Polisi. Tapi salah satu dari petugas Biro Polisi tidak mau menurutinya. Petugas Biro Polisi yang lurus itu lalu memeriksa tandu berisi uang suap. Saat itulah, ia ditusuk oleh rekannya yang satu dengan trisula.

Flashback end...


Byung Joo : Salah satu petugas patroli bersikeras untuk melapor, sehingga kau menyuruh petugas lain membungkamnya. Tapi petugas yang hendak melaporkan insiden itu berakhir tewas, dan istrinya menolak untuk mengadakan pemakaman dan itu sebabnya kasus ini berakhir ke Saheonbu.

Kepala Biro Polisi berkata, bahwa ia sudah berusaha menangani situasi di Biro Polisi tapi salah satu inspektur Saheonbu mengacau. Mereka lantas meminta bantuan Byung Joo.

Byung Joo : Siapa nama Inspektur itu?


Gyeongjong dan Seja sedang membahas Moon Soo. Gyeongjong tanya, apa Seja mengenal Moon Soo.

Seja : Kami adalah teman seperjuangan.


Tuan Cho dan Tuan Lee lalu memberitahu Seja bahwa Moon Soo sedang menyelidiki tindakan kriminal Tuan Kwon. Tuan Cho berkata, ia mendapat informasi dari Departemen Keadilan.

Seja kaget.


Petugas Biro Polisi yang menusuk rekannya yang jujur berlari ke dalam rumahnya. Ia lalu membuka lemarinya dan mengambil uang suap yang diterimanya. Sepertinya ia berusaha kabur tapi Moon Soo dan Yeo Ji datang.

 "Naeuri, aku menemukannya." ucap Yeo Ji saat berhasil menemukan uang suap itu.

"Kau membunuh rekan patrolimu dengan ini, bukan?" tanya Moon Soo.

Pria itu mau kabur, tapi Yeo Ji berhasil melumpuhkannya.

Moon Soo pun tanya, siapa atasan pria itu.


Di Saheonbu, Byung Joo memarahi Petugas Joo karena sudah memberikan kasus itu pada Moon Soo. Petugas Joo membela diri, ia berkata, ia fikir itu hanya kasus reformasi tradisi yang sederhana.

Byung Joo mencengkram Petugas Joo.

"Kau tahu apa yang sudah kau perbuat? Kwon Ik Soo, Kepala Personalia adalah dalangnya."

Petugas Joo kaget, apa?


Moon Soo kemudian datang. Byung Joo langsung meminta penjelasan Moon Soo kenapa Moon Soo menggali kasus Biro Kepolisian yang sudah ditutup.

Moon Soo : Aku hanya menginvestigasi...

Byung Joo memukul Moon Soo dan meminta Moon Soo berhenti menginvestigas kasus itu.

Tapi Moon Soo tidak mau.

Byung Joo tambah sewot.


Moon Soo berkata, ia mau berhenti tapi hanya saja situasinya agak sulit.

Byung Joo : Sulit?

Moon Soo : Ya, aku mau berhenti tapi tersangka ditahan.

Tak lama kemudian, Jang Dal membawa masuk anak buah Tuan Kwon.

Moon Soo : Pria yang membunuh Petugas Biro Kepolisian, Ma Sang Tae, dan pria yang menyewa dia. Pasukanku dan aku mendapatkan mereka semua, dan mengetahui semuanya.

Jang Dal : Ini adalah Kepala Pelayan nya Kepala Personalia. Akan kubawa dia ke ruang investigasi.


Moon Soo : Kasus ini bermula  sebagai reformasi tradisi, tapi berubah menjadi kasus korupsi dan pembunuhan dengan Kepala Personalia Kwon Ik Soo sebagai dalangnya. Karena dia sudah kutangkap, kasus ini bisa kututup, kan?

Byung Joo kesal, kau... Park Moon Soo...


Diluar, Seja tanya pada Tuan Lee dan Tuan Cho apa yang akan terjadi jika Moon Soo berhasil membuktikan Tuan Kwon bersalah.

Tuan Lee : Ini akan menjadi kesempatan untuk Yang Mulia. Kepala Personalia akan didakwa dan posisinya yang mengurus ketiga agensi bisa digantikan.

Tuan Cho : Jika kasus ini diketahui publik, Soron akan mampu mengambil posisi itu.

Seja : Tapi akankah Noron dan Min Jin Hoon mudah menyerahkan posisi Kepala Personalia? Mereka sudah lama memonopoli itu. Aku mungkin lancang, tapi boleh kukatakan pemikiranku pada kalian? Kesempatan langka ini harus dimanfaatkan untuk mewujudkan keinginan Yang Mulia.


Ja Dong dan Seja menuju suatu tempat.

Seja : Kau sudah kirim pesanku?

Ja Dong : Sudah, disana Tuan.

Tampak seseorang tengah menunggu mereka. Dan orang itu adalah Petugas Yoon.

Petugas Yoon sendiri kaget melihat Seja.


Seja lalu memberi tugas pada Petugas Yoon. Ternyata Seja meminta Petugas Yoon mengisi posisi Kepala Personalia. Petugas Yoon merendah, ia bilang, mana mungkin orang seperti dirinya bisa mengisi posisi itu.

Seja : Inspektur Saheonbu, Yoon Hyuk, kau pria cakap yang lulus ujian di posisi pertama dan kau putra keluarga Noron yang terhormat. Tapi kau tidak berafiliasi secara politik. Dan kau tidak terguncang oleh politik dan mode. Karena itu aku merekomendasikanmu. Kau seorang Noron tapi kau tidak memihak dan adil. Kau akan mampu menahan perlawanan Noron dengan memuwujudkan reformasi yang ingin dicapai Yang Mulia.


Petugas Yoon : Maksudnya anda merekomendasikan aku?

Seja : Tentu, ini akan sulit diputuskan. Jika kau mengayunkan pedangmu sebagai Kepala Personalia, kau akan menjadi sasaran semua orang. Tapi aku yakin kau akan membantu Raja dan berjuang melawan ketiga agensi yang sudah lama korup.

Petugas Yoon : Sejauh apa anda akan bertindak? Akan lebih sulit untuk anda dan Raja daripada untukku. Meski begitu, jika anda berjanji mendampingiku sampai akhir, aku akan dengan senang hati mengemban tanggung jawab itu.

Bersambung ke part 4

No comments:

Post a Comment