Friday, April 26, 2019

Haechi Ep 15 Part 4

Sebelumya...


Pasukan Pengawal Kerajaan datang dan langsung menangkap Ji Gwang cs.


Moon Soo mencabut pedang yang menancap di jubahnya.

Seja menghampirinya.

Seja : Kau baik-baik saja?

Moon Soo : Di sini sangat gelap... Bagaimana kau bisa memanah dengan tepat?

Seja langsung narsis. Ia bilang itu karena ia hebat.

Moon Soo tertawa : Kau tahu kau juga terlambat saat ini?


Seja pun mengulurkan tangannya. Moon Soo langsung menyambut tangan Seja.

Seja : Sekarang, kita harus menangkap Pangeran Mil Poong.


Mil Poong sendiri ketakutan. Ia berencana pergi tapi dihalangi Yoon Young. Mil Poong berkata, Byung Joo telah ditangkap dan ia tidak bisa menghubungi Ji Gwang serta Dal Moon, jadi ia mau mengecek apa yang terjadi.

Yoon Young : Itu terlalu berbahaya...

Mil Poong : Aku hampir berhasil. Aku tidak boleh menyerah sekarang.


Yoon Young masuk ke kamar Mil Poong. Ia mengambil sesuatu, tapi tiba2 Dal Moon datang.

Dal Moon menyuruh Yoon Young seperti. Ia berkata, Mil Poong sudah tamat.

Yoon Young pun syok menyadari Dal Moon pura2 mendukung Mil Poong.

Dal Moon mengaku. Ia berkata, tidak bisa mengkhianati Yoon Young ataupun Putra Mahkota.

Yoon Young marah.

Lantas ia berkata, tidak bisa diam saja.

"Jika Pangeran Mil Poong tertangkap, tamatlah aku." ucapnya.


Yoon Young mau pergi tapi dicegah Dal Moon.

"Tahukah kau sekeras apa usahaku untuk bisa sampai di sini? Tahukah kau apa yang kukorbankan? Kau pikir kau siapa? Kau pikir kau siapa bisa menghentikanku?"


Mil Poong ke lembaga peradilan dan terkejut melihat petugas memindahkan alat2 penyiksaan. Salah satu petugas yang ditanyai Mil Poong pun berkata, bahwa Raja yang memutuskannya. Mil Poong kaget.


Tuan Min datang dan memberitahu apa yang terjadi.

Mil Poong marah.

"Konspirasi ini diarahkan kepada Putra Mahkota. Kenapa...

"Karena tidak ada bukti. Bisa dibilang itu strategi yang bagus karena kau mencetuskan itu. Hanya saja, itu kurang cukup."

"Kau tidak ingat bagaimana nenek buyutku meninggal dunia? Dia dituduh berencana untuk membunuh Raja Injo. Dia tetap dihukum mati meski tidak ada bukti yang sah! Setelah itu, Putra Mahkota So Hyeon juga mati. Dan itu yang membuat keluargaku, pemilik takhta kerajaan yang mutlak, kehilangan segalanya! Lantas kenapa? Kenapa itu tidak bisa terjadi lagi? Kenapa ada yang dihukum mati meskipun tidak ada bukti? Dan kenapa ada yang tetap hidup karena tidak ada bukti? Siapa yang memutuskan itu? Kenapa Lee Geum bisa lolos dari tuduhan ini?"

"Sadarlah, Pangeran Mil Poong! Dan carilah cara untuk bertahan hidup jika kau merasa begitu kesal dengan hal ini. Aku pun tidak mau kau tertangkap. Aku tidak mau membantu Putra Mahkota menjadi makin berkuasa dengan membiarkannya menangkapmu. Jagalah dirimu."

Tuan Min lalu pergi.


Pasukan Pengawal Raja memburu Mil Poong dan Yoon Young. Kepala Pengawal kaget saat anak buahnya berkata, buruan mereka telah kabur.


Mil Poong sembunyi di salah satu sudut istana. Ia menangis.

"Apa kesalahanku?"

Salah satu prajurit istana mendekatinya. Mil Poong pun langsung menusuknya.


Tuan Lee membawa petugas yang ditanyai Mil Poong tadi ke hadapan Seja. Tuan Lee berkata, kalau satu jam yang lalu, petugas itu melihat Mil Poong di dalam istana
Yang Mulia.

Seja kaget.


Mil Poong mengusap wajahnya dengan darah prajurit yang ditusuknya.


Seja bertanya2 kenapa Mil Poong datang ke istana.


Gyeongjong kaget dapat laporan kalau Mil Poong di istana.

Mil Poong tiba2 datang dari arah belakang Gyeongjong.

Para pengawal langsung mencabut pedang dan melindungi Gyeongjong.


Tak lama kemudian, Seja datang.

Seja : TAAN!

Bersambung...........

1 comment: