Thursday, May 2, 2019

Haechi Ep 18 Part 2

Sebelumnya...


Dal Moon terkejut dapat informasi kalau Seja akan segera dilantik menjadi Raja.

Goon Tae dengan semangat 45 mengatakan, bahwa ia melihat orang-orang membawa sutra dan aksesori untuk pakaian kerajaan Seja ke istana.

Goon Tae : Bahkan hal itu tertulis di dokumen pemerintahan. Sepertinya mereka hendak melakukan upacara penobatan.

Si pendongeng juga senang.


Jang Dal dan A Bong datang. Mereka pun senang mengetahui Seja akan segera dinobatkan.


Tuan Jo minta penjelasan Tuan Min, kenapa Tuan Min mendukung Seja.

Tuan Min : Saat kau di istana, musuh dan sekutumu selalu berubah. Yang terpenting kau butuh orang itu atau tidak. Aku yakin kau tahu bahwa militermu tidak sebanding dengan militer kami. Kau pasti juga tahu organisasi seperti apa yang mendukung Noron. Jangan sampai ada korban jiwa.

Tuan Jo : Apa yang Anda terima dari Putra Mahkota? Dia pasti sudah memberikan kesepakatan pada Anda.

Tuan Min : Kesepakatan? Entah ini bisa dianggap kesepakatan atau tidak. Tapi ya, memang ada kesepakatan. Tapi bukan dari Putra Mahkota. Aku tidak terlalu mengerti. Aku mendapatkannya dari sekelompok orang bodoh. Tapi ya, memang ada.


Seja keluar dari istananya

Tuan Lee, Tuan Cho, Moon Soo, Ja Dong dan Cho Hong menyambutnya dengan penuh hormat.

Seja : Kalian terlihat lelah. Pasti ini malam yang melelahkan bagi kalian.

Tuan Lee : Kami tidak lelah sama sekali, Yang Mulia.

Tuan Cho :Terima kasih atas perhatian Yang Mulia.


Moon Soo mendekati Seja.

Moon Soo : Anda bukan lagi seorang Putra Mahkota. Semoga Anda menjadi raja yang hebat, Yang Mulia. Aku akan selalu mendampingi dan melindungi Anda. hingga akhir perjalanan Anda.

Seja terharu.

*Sukaaaak bromance Moon Soo-Geum..... semoga habis Haechi, Kwon Yool-Jung Il Woo bisa sedrama lagi, jadi saudara lagi... kek Moon Soo-Geum..


Di istana Inwon, para dayang sedang mempersiapkan pakaian baru Seja.

Inwon tersenyum dan menyuruh Yeo Ji yang melakukannya.

Yeo Ji kaget.

Inwon : Jika kau melakukan ini, keriputmu akan hilang, dan pakaianmu juga akan wangi.


Yeo Ji pun melakukannya. Ia menyiapkan pakaian Seja dengan penuh rasa haru.


Lalu, Yeo Ji mengingat ekspresi Seja saat ia mengatakan, mau masuk istana untuk melindungi Seja.


Setelah itu, ia ingat saat menatap Seja dari kejauhan di malam sebelum Gyeongjong meninggal.


Terakhir ia ingat kata2 Seja saat ia mengatakan, bahwa ia seorang inspektur wanita sebelum masuk ke istana.

Seja : Bagaimana jika aku pun seorang pria sebelum menjadi Putra Mahkota? Sepertinya ini juga bagus. Aku suka merasakan angin yang sama denganmu.


Yeo Ji lalu bicara dalam hatinya.

Yeo Ji : Fakta karena aku bisa melakukan sesuatu untukmu, sudah lebih dari cukup.


Di istananya, Seja tengah menatap pakaian barunya.


Penobatan Seja dimulai.

Seja berjalan, menuju tahta.

Sambil berjalan menuju tahta, ia menatap para pejabatnya satu per satu.

Seja kemudian menatap Moon Soo.

Moon Soo mengangguk.


Tuan Jo menatap Seja dengan tatapan kesal.


Seo tersenyum.


Seonui tampak kesal.


Inwon bahagia.


Seja mulai duduk di tahta. Seluruh pejabat bersikap hormat padanya.


Cho Hong terharu.


Sebagian rakyat menggosipkan Seja. Mereka percaya, Seja yang membunuh Gyeongjong dan mengatakan Seja tidak pantas disebut manusia.

Tuan Yi yang kebetulan melintas, tersenyum senang mendengarnya.


Penobatan Seja selesai. Dari semua pejabat, Moon Soo yang paling bersemangat.

Dan kini Seja telah resmi menjadi Raja.


Geum masuk ke balai istana.

Begitu ia datang, para pejabat langsung memberi hormat.


Geum pun mulai duduk di kursi tahta.

Geum : Maka, hari ini, saya akan memulai hari pertama saya di singgasana.


"Yeongjo, Raja Joseon ke-21"

Bersambung ke part 3..............

No comments:

Post a Comment