Monday, May 6, 2019

Haechi Ep 22 Part 4

Sebelumnya...

Dua episode terakhir lagi gaes.... abis Haechi, sy mulai nulis drama baru, dramanya Mbak Yo Won gaes... dilanjutkan dengan sinop2 yg lain..


Dal Moon memberikan uang pada Yoon Young. Dal Moon bilang, uang itu akan cukup untuk membeli sebuah rumah kecil.

Tapi Yoon Young enggan menerimanya. Ia bilang, tidak pernah meminta Dal Moon menyelamatkannya.

Dal Moon memaksa. Ia meletakkan kantung uang itu ke tangan Yoon Young dan meminta Yoon Young menganggap itu sebagai balasan atas bantuan Yoon Young.

Yoon Young berkaca-kaca menatap Dal Moon. Apalagi saat Dal Moon bilang, itu satu2nya cara agar ia bisa melupakan Yoon Young.

Dal Moon lalu menatap pria yang ada di kapal.

Dal Moon : Kau harus pergi. Dia akan mengantarmu.

Dal Moon kemudian pergi.


Yoon Young menangis.

Yoon Young : Kau seharusnya berada di sisiku. Jika ingin menyelamatkanku, kau seharusnya juga memaafkanku.


Dal Moon kembali ke huniannya. Ia duduk di tangga dengan wajah sedih.


Moon Soo kaget pas Yeongjo bilang Yoon Young mengungkap persembunyian para pemberontak.

Yeongjo lantas memberikan lokasi tempat persembunyian mereka dan meminta Moon Soo menangkap mereka.

Moon Soo berjanji, akan menangkap Tuan Yi dan Mil Poong gun hidup2.


Tuan Yi tanya, situasi diluar pangkalan mereka. Anak buah Tuan Yi berkata, bahwa ia sudah memastikan ada seseorang yang membocorkan informasi begitu Mil Poong gun tiba.

Tuan Yi : Kerja bagus. Saat itulah kita akan pergi. Begitu pasukan kerajaan berkumpul untuk menangkap Pangeran Mil Poong, kita akan meninggalkan tempat ini.


Mil Poong gun turun ke bawah bersama beberapa orang.


Dan pria yang disewa Dal Moon, berhasil membawa Yoon Young keluar dari ibukota. Pria itu lantas menyuruh Yoon Young menunggunya sebentar karena ia mau mengecek kapal di pelabuhan.


Saat pria itu pergi, Yoon Young melihat Mil Poong melintas.

Sontak, Yoon Young kaget dan langsung sembunyi.


Mil Poong sampai di lokasi tempat ia akan bertemu dengan bangsawan Namin.

Anak buahnya berkata, bahwa anggota Namin yang mereka hubungi akan segera datang.

Salah satu anak buahnya lantas pergi dengan alasan mau mengecek situasi.


Pria sewaan Dal Moon memberitahu Yoon Young kalau mereka harus ke stasiun. Ia cerita, kalau pasukan kerajaan sudah mengepung pelabuhan karena mengetahui jejak Mil Poong.

Yoon Young kaget. Ia tanya, kenapa hanya Mil Poong. Tak lama, ia sadar Tuan Yi sudah menjebak Mil Poong.


Tuan Yi dan pasukannya mulai turun dari gunung.

Si bodoh Mil Poong mulai gelisah karena orang2 yang akan mereka temui tidak kunjung datang.


Yoon Young cemas Mil Poong tertangkap. Ia berharap Mil Poong segera melarikan diri sebelum pasukan kerajaan tiba.

Pria itu mengajak Yoon Young pergi.

Yoon Young menangis dan menyebut Mil Poong bodoh.


Mil Poong yang mulai curiga, menyuruh anak buahnya mengecek apa yang terjadi.

Setelah mereka pergi, Yoon Young menghampiri Mil Poong.


Moon Soo cs berhasil mengepung Tuan Yi.

Moon Soo meminta anak buah Tuan Yi menyerah. Ia janji, anak buah Tuan Yi akan diampuni Yeongjo jika menyerah sekarang.

Tuan Yi : Jangan dengarkan! Dia berbohong. Begitu menyerahkan pedang, kalian akan dibunuh.


Tapi tak lama kemudian, salah satu anak buah Tuan Yi mulai menjatuhkan pedangnya.

Lalu diikuti dengan anak buahnya yang lain. Bahkan dua orang kepercayaan Tuan Yi juga menyerah.

Tuan Yi marah.

"Angkat pedang kalian. Kubilang angkat pedang kalian!


Moon Soo mencabut pedangnya dan mengarahkannya ke Tuan Yi.

Tuan Yi syok dan mulai menjatuhkan pedangnya.

Moon Soo : Semua sudah berakhir. Semua gerakan yang gila ini.


Moon Soo lantas membawa Tuan Yi ke istana.


Tak lama, Yeongjo datang.

Yeongjo : Akhirnya aku menemuimu. Pemimpin pemberontakan. Yi In Jwa.

Tuan Yi menatap Yeongjo dengan kesal.

Bersambung...

No comments:

Post a Comment