Sebelumnya.... Sang Wook berjalan sendiri menyusuri sepinya malam. Tiba2, ia menoleh ke belakang dengan wajah cemas. Sang Wook kembali berjalan sambil menatap ponselnya yang sudah kehabisan baterai. Ketika mendengar suara aneh, ia langsung berteriak ketakutan. Saking takutnya, ponselnya sampai terlempar ke jalan dengan keras. āKim Sang Wook! Aku tidak takut! Aku berani!ā teriak Sang Wook sambil memungut ponselnya. Sang Wook kembali melihat ponselnya yang hampir mati. Tiba2, sebuah motor melaju ke arahnya. Sang Wook berteriak, menyuruh si pengendara berhenti tapi si pengendara malah melewatinya begitu saja, membuat Sang Wook kesal dan mengatai si pengendara kejam. Si pengendara lantas memutar laju motornya dan berhenti tepat di depan Sang Wook. āAku bukan orang aneh, aku juga bukan buronan polisi. Sesuatu terjadi dan aku ditinggalkan di sini. Jika kau bisa mengantarku ke keramaian, aku pasti akan membayarmu. Jika kau mau, tanda pengenalkuā¦ā Belum lagi kata2 Sang Woo...