Skip to main content

Posts

Showing posts from July 23, 2020

King Maker : The Change Of Destiny Ep 17 Part 3

Sebelumnya... Malam harinya, In Gyu bertemu Byeong Woon. Ia datang ke kediaman Byeong Woon di Ganghwa. In Gyu menuangkan minum untuk Byeong Woon. In Gyu : Kau minum sekarang? Byeong Woon : Tiga tahun lalu, sejak datang ke sini, aku minum sedikit. Bagaimana kabarmu? Bagaimana lenganmu? In Gyu : Aku tidak bisa memegang senjata lagi. Byeong Woon : Kau interogator. Kau tidak perlu menggunakan senjata lagi. Byeong Woon mengajak In Gyu minum. Byeong Woon : Kau ingat? Lima belas tahun lalu, di sini. Kau menuduh dukun tidak bersalah, bukan? Ibu kandung Tuan Putri, Ban Dal. In Gyu : Kau benar, aku melakukan itu. Byeong Woon : Aku tidak menyalahkanmu. Berkat kau, aku bisa mendapatkan kekuatan luar biasa Tuan Putri. In Gyu : Kau mau dia kembali? Kau ingin mengendalikan dewan kerajaan lagi? Byeong Woon : Mungkin... Jawab aku dahulu. Kau milik Daewongun atau Ibu Suri? In Gyu tak menjawab. Byeong Woon : Kau tidak akan menjawab? Kurasa itu tidak penting saat ini. Kadang ...

King Maker : The Change Of Destiny Ep 17 Part 2

Sebelumnya... Bong Ryeon menaiki tandunya, bersiap pergi meninggalkan kediaman Hakim Lee. Tanpa ia sadari, Chun Joong menatapnya dari kejauhan. Chun Joong bersama Man Seok. Keduanya juga melihat Chi Sung mengawal Bong Ryeon. Chun Joong menatap Bong Ryeon, dengan lirih. Chun Joong :  Aku sudah kembali. Aku berjanji. Aku akan mendapatkanmu kembali. Aku akan membawamu kembali ke sisiku. Di Balai Perdagangan, Man Seok kembali bekerja sebagai debt collector nya Nyonya Lee. Ternyata itulah pekerjaan Man Seok selama ini. Man Seok membawa sepasang suami istri ke hadapan Nyonya Lee. Man Seok : Pasangan pedagang ini menerima sutra darimu, Nyonya Gaekju dan menjualnya lebih dari 50 kali lipat. Ini kejahatan mereka. Nyonya Lee : Apa? 50 kali lipat? Nyonya Lee lalu menatap pasangan suami istri itu. Nyonya Lee : Aku pernah melihat pencuri seperti itu! Aku, Lee Deok Yoon, tidak membiarkan orang yang bekerja untukku langgar etika moral! Siapa yang mengizinkan kal...