Sebelumnya... Di kamarnya,, Ae Nok sedang berdoa. Tak lama, Yeol Mae datang membawakan bubur. Yeol Mae : Astaga, ibu! Ibu harus kenyang agar bisa berdoa dengan benar. Makanlah sesuap saja. Ayolah. Tapi Ae Nok tak mau makan. Ae Nok : Pergi temui kakakmu dan bilang tidak ada panti jompo yang mau menerima ibu yang dicampakkan anaknya. Jadi, ibu akan tinggal di kuil di atas gunung. Yeol Mae kesal, dia benar-benar berubah usai menikah! Tidak peduli masalah macam apa yang ibu sebabkan, Kakak dulu selalu memihak ibu. Aku tidak akan memaafkannya! Yeol Mae keluar. Begitu Yeol Mae keluar, Ae Nok yang tadi gak mau makan di depan Yeol Mae, langsung melahap buburnya. Di kantor, Moo Yeol dan Yeo Ri membicarakan Blanc. Yeo Ri : Menurutmu, perwakilan Blanc akan bertindak sesuai harapan kita? Moo Yeol : Tentu saja. Tidak ada yang bisa menolak uang. Dia pasti akan menelepon. Yeo Ri lalu bicara dalam hatinya. Yeo Ri : Itukah alasannya kau meninggalkan aku dan Bom? Karena...