Sebelumnya... Do Kyung memberikan Ji An kesempatan terakhir. Ia meminta Ji An memberinya kesempatan, tapi Ji An menggeleng. Do Kyung pun menyerah. Ia mengucapkan selamat tinggal dan pergi meninggalkan Ji An.Tapi Do Kyung balik lagi. Ia menatap Ji An putus asa. āKenapa sulit sekali mendapatkanmu!ā teriaknya. Ji An mengajak Do Kyung masuk. Do Kyung jalan duluan, tapi sampai di pintu gerbang ia tak jadi masuk dan pergi lagi. Sampai di dalam, tangis Ji An pecah. Do Kyung lari mengitari lapangan. Ia tidak mempedulikan dinginnya hujan salju yang turun cukup lebat. āPara direktur tidak melihat keuntungan berinvestasi. Maafkan aku. Kau gagal melewati evaluasi.ā Do Kyung mengingat ketika proposalnya ditolak sana sini. Terakhir, ia ingat penolakan Ji An. Do Kyung akhirnya berhenti berlari setelah mengitari beberapa putaran. Pikirannya masih mengingat penolakan-penolakan Ji An. Di kamar barunya, Ji An yang sedang bekerja dengan laptopnya langs...