Sebelumnya... Setelah restoran tutup, Chorim pergi hangout dengan Dongpal. Soyoung berkata, Roo Bi sangat beruntung bisa sekantor dengan Roo Na. Gillja bertanya, apa Soyoung jealous? "Saat aku melihat wanita dengan stelan jas dan duduk dibalik meja kerja mereka, mereka terlihat mengagumkan." ucap Soyoung. "Jika kau berpikir seperti itu, kenapa kau tidak mulai memasukkan lamaranmu?" tanya Gilja. "Anio, siapa yang akan membantumu disini." jawab Soyeong. "Betapa manisnya dirimu. Kau satu-satunya yang bekerja keras disini tanpa membuat masalah." puji Gilja. Roo Na pun datang dan langsung meminta air pada Soyoung. Wajahnya tampak lelah. "Apa kau bisa keluar?" tanya Gilja cemas. "Aku bukan penjahat. Jangan cemas. Aku hanya butuh alasan pergi dari rumah." jawab Roo Na. "Bagaimana perasaanmu? Kau bisa tidur dengan baik?" tanya Gilja. "Kuharap begitu." jawab Roo Na. "Kau tahu, R...