Sebelumnya... Dengan sombongnya, CEO No berkata membalas dendam pada keluarga Tuan Seo hanya akan menguras tenaganya. Tuan Seo pun meminta maaf, tapi CEO No langsung menyuruhnya berhenti bicara. āAku benci orang-orang yang hanya mengulang-ulang. Kata-kata tidak berarti.ā Ucap CEO No. āLantas, boleh kutanya kenapa anda kemari?ā tanya Tuan Seo. āPutrimu, Ji An, sangat membuatku stres.ā Jawab CEO No. āJi An? Apa Ji An berbuat salah?ā tanya Tuan Seo. āItu ada hubungannya dengan cucuku, Do Kyung. Aku tidak tahu itu cinta atau keterikatan. Tapi sesuatu yang seharusnya tidak pernah terjadi sudah terjadi sekarang.ā Jawab CEO No. Tuan Seo dan Nyonya No pun terkejut. āKalian terkejut. Aku kemari untuk melihat itu. Kalian harus mengendalikannya sebelum terlambat dan tanganku bersimbah darah.ā Ucap CEO No. āMaaf, tapi Ji An sudah mengonfirmasinya? Apa dia bilang dia mengencani cucu anda?ā tanya Tuan Seo. āJika menjadi dirinya, akankah kau mengakuiny...