Sebelumnya... Chorim menyuruh Roo Bi ke dokter untuk periksa lebih lanjut karena ingatan Roo Bi sudah kembali. Roo Bi pun meminta maaf. Roo Bi berkata, ia salah karena mengira ingatannya sudah kembali. Roo Bi juga mengaku, ingin ingatannya cepat pulih agar keluarganya berhenti mencemaskannya. Tak ingin ditanya-tanya lagi, Roo Bi pun beranjak pergi meninggalkan ruang makan. "Apa bedanya meskipun ingatannya kembali? Ditambah, dia lebih baik dan pintar sekarang. Dulu dia benar- benar brengsek." ucap Chorim. "Komo, jaga bicaramu. Bagaimana bisa kau menyebutnya brengsek. Kau lupa dengan yang sudah kau lakukan?" jawab Gilja. "Memangnya apa yang kulakukan?" tanya Chorim. "Haruskah aku menyebutkannya? Berjudi! Meminjam uang dari lintah darat..." Untuk menghentikan Gilja bicara, Chorim pun berniat memasukkan makanan ke mulut Gilja tapi Gilja menolak karena sudah kenyang. "Eonni, lupakan masa laluku. Mulai sekarang, kau amnesia...