Sebelumnya... Jin Hee menghubungi 119 dari telepon kantor. Setelah itu, ia mengambil ponselnya dan berusaha menghubungi Roo Na, tapi tidak dijawab. Gilja yang tidak bisa tidur, berusaha menghubungi Roo Na tapi ponsel Roo Na tak aktif. Soyoung terbangun karena mendengar suara tangisan Chorim. "Soyoung-ah, sekarang aku tahu kenapa ada banyak sekali lagu patah hati. Rasanya seperti ditusuk disini. Sakit sekali, sampai aku ingin mati tapi tidak ada yang bisa kulakukan. Apa yang harus kulakukan? Gilja mencemaskan Roo Bi jadi aku tidak bisa bicara dengannya. Kau lebih muda dariku, aku malu cerita padamu. Apa yang harus kulakukan." "Itulah kenapa kubilang saat seseorang jatuh cinta, hati dan pikiran mereka akan bertentangan." jawab Soyoung. Tapi Chorim malah menggeplak kepala Soyoung. *Astaga Chorim, masih sempet2nya ngajak Soyouung ribut. LOL Chorim lalu menjatuhkan dirinya ke pelukan Soyoung. Soyoung pun berusaha menenangkan Chorim yang tangisnya...