Sebelumnya... Episode ini diawali dengan Seja yang teringat kata2 ayahnya. Flashbackā¦ Seja dan ayahnya sama2 melihat ke arah singgasana. Sang ayah berkata, bahwa itu adalah kursi paling kesepian di dunia. āSemua abdimu akan memberikan pendapat berbeda. Siapa yang harus kau dengarkan? Mana yang benar? Akan tiba saat kau tidak lagi mengetahuinya.ā Ucap sang ayah. āBila saat itu tiba, apa yang harus saya lakukan?ā tanya Seja. āCukup dengarkan suara hatimu. Tak ada yang akan mengambil keputusan untukmu. Tak ada pula yang akan bertanggungjawab atas dirimu. Itulah peran seorang Raja.ā Jawab sang ayah. Flashback endā¦ Woo Bo berlutut, memohon agar Seja tidak menyerang Pyunsoo-hwe sekarang. Jae Hon juga tidak mau kalah. Ia membujuk Seja untuk menyerang Pyunsoo-hwe sekarang. Seja pun kebingungan, ia menatap ke arah Woo Bo dan Jae Hon secara bergantian. āAku mau menyerang Pyunsoo-hwe sekarang juga. Aku akan membalaskan dendam ayah dan ibuku. Aku akan membala...