Sebelumnya... Di tengah kepanikan mereka, Ji An ingat kain biru yang pernah diberikan Tuan Jung saat di hutan dulu. Dengan meminjam motor pengantar barang, Ji An pun bergegas pergi mengambil kain itu. Sementara itu, Do Kyung makin panic karena Ji An tiba2 saja tidak bisa dihubungi. Tak lama kemudian, Ji An datang membawa kain itu. Ji An berhasil membawa kain itu tepat pada waktunya. āIni pemberian Pak Jung kepadaku. Aku meninggalkannya di kantor. Aku tidak bisa menelepon karena tadi naik motor.ā Ucap Ji An. āMotor? Kau pergi ke sana dan kembali naik motor?ā kaget Do Kyung. āAku melebihi batas kecepatan.ā Jawab Ji An, lalu mulai merapikan kain itu. Do Kyung lalu melihat lutut Ji An yang terluka. Do Kyung pun semakin iba pada Ji An. Acara utama pun dimulai, tapi ditengah2 acara Tuan Choi pergi duluan dengan alasan tidak enak badan. Acara ultah perusahaan berlangsung sukses. Tim pemasaran bahkan mendapatkan bonus sebagai tambahan. Nyonya No menata...