Sebelumnya... Paginya, Na Yeon mengajak Sae Byeol bicara sambil mengelap tangan Sae Byeol dengan handuk basah. Ya, Na Yeon sudah lebih tenang hari itu. Na Yeon berkata, bahwa semua teman2 Sae Byeol pergi ke tamasya ke taman hiburan hari itu dan membawa gimbap sebagai makan siang. Na Yeon : Tapi tidak apa-apa. Kau akan pergi piknik bersama ibu, nenek dan kedua bibimu. Kita akan pergi musim semi. Kau bisa bangun sebelum itu, kan? Na Yeon lalu mengkaitkan kelingkingnya dengan kelingking Sae Byeol. Tae Joon menuju kamar Sae Byeol. Bersamaan dengan itu, Na Yeon keluar dari kamar Sae Byeol. Mereka bertemu. Tae Joon mengaku, datang untuk melihat Sae Byeol. Tapi Na Yeon mengusir Tae Joon. Na Yeon bilang, menakutkan melihat Tae Joon dan melihat Tae Joon membuatnya sakit. "Kau tidak punya pilihan, aku ayahnya Sae Byeol." "Kau sebut dirimu ayah, tapi kau melakukan itu pada putrimu, hanya agar kau bisa menikahi wanita lain? Bagaimana bisa kau menyebut dirimu aya...