Skip to main content

Posts

Showing posts from May 27, 2019

Different Dreams Ep 13-14 Part 4

Sebelumnya... Young Jin di ruangan ayahnya, bicara dengan sang ayah, sambil minum teh. Hiroshi : Inspektur Jenderal Urusan Negara dilahirkan berparu-paru lemah. Penyakit keturunan keluarganya. Young Jin : Karena itulah aku merasa ini perlu. Aku ingin mengirimkan pemberitahuan untuk pemeriksaan medis rutin bagi para pejabat di Kantor Gubernur berdasar riwayat medis mereka. Hiroshi : Baiklah. Mereka akan merasa kita selalu memikirkan kesehatan mereka. Young Jin : Kita juga harus memberi mereka informasi tentang makanan dan kondisi yang tidak baik bagi mereka. Hiroshi : Kau benar-benar ingin merombak rumah sakit ini. Young Jin : Benar. Hiroshi : Tapi ayah punya syarat. Pertama, pikirkan baik-baik soal posisi wakil direktur yang ayah katakan tadi. Young Jin : Aku akan memikirkannya. Lalu yang kedua? Hiroshi : Jaksa Fukuda dari Biro Urusan Yudisial. Kenali dia lebih baik dengan rencana menikahinya. Dia pria baik. Dia tidak tergoda tren dan bekerja penuh keyakinan. Y...

Different Dreams Ep 13-14 Part 3

Sebelumnya... Young Jin ke apotik Saehwa. Pemilik apotik tanya, apa Young Jin diikuti. Young Jin bilang tidak. "Kau harus berhati-hati. Belakangan ini pengawasan mereka lebih ketat." ucap pria itu. "Aku tahu." jawab Young Jin. "Masuklah, aku sudah menyiapkannya untukmu." ucap pria itu. Young Jin hendak masuk tapi pria itu memanggilnya lagi. "Kau kenal si apoteker?" tanya pria itu. "Siapa?" tanya Young Jin. "Kim Won Bong, pria dari Miryang itu." "Ya, aku mengenalnya." "Entahlah. Korps Pahlawan dan Korps Patriotik. Entah sedang apa mereka di sini." Young Jin turun ke bawah. Ia masuk ke sebuah ruangan dan membaca surat dari Kim Goo. Satu, laporkan operasi Korps Pahlawan di Gyeongseong. Dua. Dekati Kim Won Bong dan cari tahu siapa saja di sekelilingnya. Tiga. Bantu Korps Pahlawan, kecuali rencana pembunuhan dan penghancuran. Young Jin lantas membakar surat itu. Won Bong te...

Different Dreams Ep 13-14 Part 2

Sebelumnya... Fukuda dan Young Jin bicara diluar. Fukuda : Aku memikirkan masa lalu hingga menyiksa diri sendiri. Aku bersumpah aku tidak pernah memanfaatkanmu. Young Jin diam saja, membuat Fukuda tambah panic. Fukuda : Tolong katakan sesuatu. Young Jin : Aku tahu. Akulah yang salah paham. Aku menolak kebaikanmu. Fukuda : Tidak, tindakanku yang membuatmu salah paham. Young Jin : Kita saling salah paham dan sama-sama merasa tidak enak, karena itu lupakan saja. Young Jin lalu mengajak Fukuda berjabat tangan. Fukuda menjabat tangan Young Jin. Keduanya tersenyum. Setelah berbaikan, Fukuda melepas mantelnya. Ia bermaksud memakaikan mantelnya pada Young Jin. Tapi kemudian, ia tersenyum malu. Dari balkon, Miki memperhatikan mereka. Ia terluka melihat Fukuda memakaikan mantel ke Young Jin. Young Jin dan Fukuda lalu beranjak pergi. Di dalam salah satu kamar, Tuan Noda menasehati Hiroshi, Oda dan Kenta. Tuan Noda bilang, bahwa anjing dan wanita harus dipukul...