Sebelumnya <<<< Para pembunuh itu melepaskan anak panah ke arah Seung Yoo dan Se Ryung. Namun panahnya meleset. Seung Yoo terus memacu kudanya dengan kecepatan tinggi. Dan Se Ryung tampak ketakutan. Pembunuh itu kembali melepaskan anak panah dan mengenai kuda. Kuda berontak, Seung Yoo dan Se Ryung pun jatuh dari kuda. āYang Mulia Putri! Anda baik2 saja?ā tanya Seung Yoo cemas. Se Ryung melihat para pembunuh itu masih mengincar mereka. Seung Yoo membawa Se Ryung lari. Mereka masuk ke hutan. Tiba2, anak panah tertancap di punggung Seung Yoo. Seung Yoo terjatuh. Se Ryung terkejut melihat gurunya jatuh. Seung Yoo tampak menahan sakit. āGuru!ā teriak Se Ryung. Seung Yoo menoleh ke belakang. Rupanya luka Seung Yoo tidak terlalu parah. Ia menarik Se Ryung pergi. Para pembunuh masih berkeliaran mencari mereka. Seung Yoo dan Se Ryung bersembunyi di semak2. Seung Yoo merasakan darah mengaliri tangannya. Tak ingin Se Ryung cemas, ia menyembunyikan ...