Sebelumnya... Tuan Seo mulai menjalani pemeriksaan. Diluar, Nyonya Yang dan Ji An menunggu hasilnya dengan cemas. āIni salah ibu. Ini semua salah ibu. Dia memutuskan menjadi pelaut karena ibu, bahkan dalam kondisi seperti itu.ā Ucap Nyonya Yang. Tak lama kemudian, Ji Ho datang dan langsung menanyakan kondisi sang ayah. āSedang dites. Hampir selesai.ā Jawab Ji An. āSesakit apa dia sampai kolaps di jalan?ā tanya Ji Ho. āDia kolaps di depan rumah kita. Tetangga kita menelepon 119. Tapi dia sudah membawa koper, bahkan gitarnya.ā Jawab Ji An. āKoper? Dia sudah mau pergi bergabung dengan para kru?ā tanya Ji Ho. āDia bahkan muntah darah di ambulans. Aku tidak mengerti. Bukankah dia bilang dia hanya radang lambung?ā ucap Ji An. āTapi kenapa gejalanya seperti yang dialami Nenek dan Paman Seok Doo?ā tanya Ji Ho. āMungkinkah dia menyembunyikan sesuatu dari kita?ā ucap Ji An. āDia tidak bisa begitu. Ibu harap tidak.ā Jawab Nyo...