Sebelumnya... Roo Na masuk ke dalam. Ia menatap kopernya dengan wajah kesal, sebelum menariknya masuk ke dalam kamar. Gilja terbaring lemas. Ya, masalah Roo Na membuat badannya lemas seketika. Gilja lantas menyuruh Chorim dan Soyoung ke restoran. Chorim pun kesal, "Siapa yang bisa memikirkann restoran sekarang!" "Kita harus bertahan hidup." jawab Gilja. "Haruskah aku membuatkanmu bubur?" tanya Soyoung. "Aku baik-baik saja." jawab Gilja. "Ada apa dengan Gyeong Min? Kenapa dia tidak menelpon?" gumam Chorim. Gilja menangis. Melihat Gilja menangis, Chorim tambah kesal dan langsung ke kamar Roo Bi. Ia menggedor-gedor pintu, menyuruh Roo Na keluar, tapi Roo Na tak kunjung keluar. "Kau pikir, dengan kau mengunci diri di kamar, bisa menyelamatkanmu dari apapun? Kalau kau tidak mau melihat ibumu mati, keluarlah sekarang!" perintah Chorim Soyoung pun berusaha menenangkan Chorim. Di lantai, Roo Na du...