Sebelumnya... Pelayan datang, untuk mengambil piring bekas makanan. Saat pelayan mau keluar, Bong Ryeon menahannya dan meminta bantuan. Bong Ryeon lalu menatap Dan. Dan berdiri, kemudian cengengesan. Si pelayan ikut cengengesan sambilan menatap bingung kedua orang itu. Dan Dan pun memukul leher si pelayan. Si pelayan jatuh pingsan dan meja nampan yang dibawanya jatuh. Untunglah Bong Ryeon sigap menangkap meja nampan itu sebelum jatuh ke lantai dan menimbulkan keributan. Bong Ryeon dan Dan lantas melepas baju si pelayan. Dan menatap Bong Ryeon. Dan : Tidak ada cara untuk menghentikanmu, bukan? Bong Ryeon : Lagi pula, kita di sini... Setidaknya mari cari pengakuan itu. Mungkin ada di sini. Kita tidak bisa melewatkan kesempatan ini. Dan : Jika sesuatu terjadi, larilah, mengerti? Bong Ryeon hanya tersenyum, lalu melepas bajunya. Bong Ryeon keluar pakai baju pelayan. Di gerbang depan, dia melihat beberapa penjaga. Bong Ryeon mencari jalan lain tapi......