Sebelumnya... Paginya, Ji Soo memilih pergi tanpa sarapan. Ji Soo menjawab dengan wajah kesal saat ditanya Ji Ho mau kemana. Ji Soo bilang, ia mau bekerja meskipun itu Hari Minggu. Ji Ho pun membujuk Ji Soo sarapan. Ji Ho bilang ada sosis kesukaan Ji Soo. āKau pikir aku bayi yang kelaparan! Urus saja dirimu sendiri!ā ketus Ji Soo, lalu melirik Ji An dengan kesal dan beranjak pergi. Ji An mau mengejar Ji Soo, tapi Nyonya Yang meminta Ji An memberikan Ji Soo waktu. āDia serius sekali.ā Ucap Ji Ho. āMasalah sebenarnya adalah bahwa kita tidak menganggapnya serius.ā Jawab Ji Tae. āKemarahannya akan mereda setelah seminggu.ā Ucap Ji Ho yakin. Tuan Seo sendiri baru terjaga. Semalaman ia tidur di tepi jalan, menuju ke rumah lamanya saat ia masih kaya. Bayangan Ji An dan Ji Soo yang berlari menghampirinya sepulang dari sekolah seketika mengisi benaknya. Perlahan2, Tuan Seo mengikuti bayangan itu sampai ke rumah lamanya. Senyum Tuan Seo semakin mengembang sa...