• Sinopsis Wonderful World Episode 1-16

    Kim Nam Joo dan Cha Eun Woo memiliki rasa sakit yang sama akibat kehilangan seseorang yang sangat berharga bagi mereka.

  • Duis non justo nec auge

    Mauris eu wisi. Ut ante ui, aliquet neccon non, accumsan sit amet, lectus. Mauris et mauris duis sed assa id mauris.

  • Vicaris Vacanti Vestibulum

    Mauris eu wisi. Ut ante ui, aliquet neccon non, accumsan sit amet, lectus. Mauris et mauris duis sed assa id mauris.

  • Vicaris Vacanti Vestibulum

    Mauris eu wisi. Ut ante ui, aliquet neccon non, accumsan sit amet, lectus. Mauris et mauris duis sed assa id mauris.

  • Vicaris Vacanti Vestibulum

    Mauris eu wisi. Ut ante ui, aliquet neccon non, accumsan sit amet, lectus. Mauris et mauris duis sed assa id mauris.

The Promise Ep 48 Part 2

Sebelumnya...


Joong Dae mengeluarkan ayam dari oven dengan wajah serius.

Setelah itu, ia menyalin ayamnya ke dalam mangkuk dan meminta Mal Sook, Eun Bong serta Geum Bong mencicipinya.

Joong Dae senang mereka menyukai ayamnya. Geum Bong bahkan berkata bahwa Joong Dae benar2 meniru tepung rahasia ibunya.


Setelah mencicipi ayam itu, Eun Bong mengajak Mal Sook pulang dan menyuruh Geum Bong membantu Joong Dae di restoran. Sontak Geum Bong protes tapi Mal Sook dan Eun Bong tidak peduli.

Joong Dae berkata, kesehatan Mal Sook penting untuk masa depannya.


Setelah mereka pergi, Joong Dae bicara pada Geum Bong soal niatannya untuk pindah ke rumah Geum Bong agar bisa melindungi Geum Bong, Eun Bong dan Mal Sook.

Mendengar itu, Geum Bong pun curiga Joong Dae naksir eonni nya.

Tapi Joong Dae tidak mengaku.

Geum Bong lalu bertanya, apa yang akan ia dapatkan dengan membantu Joong Dae pindah ke rumahnya.

Joong Dae pun berkata, Geum Bong boleh memakai flatnya.


Geum Bong tertarik. Ia berkata, ia akan menyewakan flat Joong Dae dan uang sewanya akan masuk ke rekeningnya.

"Jika kau setuju, aku pastikan kau bisa pindah ke rumah kami."

Joong Dae berpikir sejenak, tapi kemudian ia tersenyum.

Ia tertarik!


Di tokonya, Man Jung sedang menghitung puluhan tonic. Ia lalu berkata, setelah satu bulan, orang tua pun bisa hamil setelah meminum tonic itu. Ia lantas mengatakan, Se Jin harusnya beruntung punya ibu mertua sepertinya.

Man Jung kemudian menghubungi Se Jin. Ia mengatakan soal tonic itu. Ia berkata, seorang pria membuatkan tonic itu setelah melihat foto Se Jin.

Tapi Se Jin menolak. Ia berkata, ia masih muda dan masih bisa mencoba memiliki anak.

Namun Man Jung tak peduli dan meminta Se Jin datang untuk mengambil tonic nya.

Se Gwang datang. Man Jung yang sedang bicara dengan Se Jin pun menyuruh Se Gwang diam.

Man Jung lalu berkata, kalau Se Jin sudah tak muda lagi.


Usai bicara dengan Se Jin, Man Jung ngedumel. Ia bilang, harusnya Se Jin berterima kasih padanya.

Sementara di belakang, Se Gwang lagi meminum tonic nya.


Melihat itu, Man Jung langsung memarahi Se Gwang. Puas memarahi Se Gwang, Man Jung mengambil tonic yang baru setengah diminum Se Gwang itu.


Se Jin yang masih bersama Tae Joon saat itu, menyuruh Tae Joon bicara dengan Man Jung. Se Jin berkata, ia mengerti maksud Man Jung tapi ia merasa tidak nyaman dan ingin Man Jung berhenti bersikap seperti itu.

Tae Joon : Baiklah. Kau akan segera bergabung dengan perusahaan jadi jangan biarkan dia mengganggumu.

Se Jin : Tapi menurutmu, akankah itu baik2 saja?

Tae Joon : Apanya?

Se Jin : Bergabungnya aku ke perusahaan. Itu akan membuatmu tidak nyaman juga dan aku juga cemas dengan apa yang dipikirkan Paman Hwi Kyung.

Tae Joon : Aku dan paman profesional, jadi jangan cemaskan itu.

Se Jin lalu dihubunginya. Setelah itu, ia langsung pergi.


Di dapur, Young Sook memasak dengann wajah kesal.

Tak lama, pembantu datang memberitahukan kedatangan Yoo Kyung.

"Aku tidak percaya mereka benar2 datang." ucap Young Sook kesal.


Udah dimasakin bukannya terima kasih, tapi Yoo Kyung malah bilang makanannya terlalu sederhana. Yoo Kyung pun tanya, apa Young Sook memang sudah biasa seperti itu atau Young Sook tidak senang melihat mereka.

Young Sook menjawab, kalau itulah yang dimakan Pimpinan Park, bahkan disaat mereka bahagia.

Young Sook lalu berkata, tidak baik protes soal makanan di depan Tae Joon dan Se Jin.

Kyung Wan membela Yoo Kyung. Ia berkata, Yoo Kyung seperti itu karena lelah memikirkannya dan meminta pengertian Young Sook.


Hwi Kyung pun muncul.

"Lalu kenapa kau tidak makan di rumahmu? Kenapa malah mengganggu kami?"

"Kebetulan kau datang, jadi kita bisa mulai makan sekarang." jawab Kyung Wan.

"Kapan kau mulai bekerja di AP Foods? Haruskah aku mengirimimu bunga?" tanya Yoo Kyung.

"Besok. Aku terlalu sibuk untuk menikmati melihat bunga." jawab Hwi Kyung.


"Samchoon, bukankah sulit untuk AP Foods? Ditambah aku juga merasa tidak nyaman di perusahaan karena dirimu." ucap Se Jin.

"Hentikan, kita di meja makan." jawab Tae Joon.

"Aku tidak akan pernah menentang kakekmu. Aku akan mengikuti keinginannya." ucap Hwi Kyung.

"Apa maksud posisi Se Jin di perusahaan?" tanya Young Sook.

"Akan kuceritakan nanti." jawab Hwi Kyung.


Yoo Kyung lalu memberitahu Young Sook kalau mereka akan segera pindah kesana. Young Sook kaget.

Yoo Kyung : Kenapa kaget? Kami tidak pernah menentang ayah dan akan mengikuti keinginannya.


Di kantor, rekan2 Tae Joon sedang membaca surat penugas Hwi Kyung sebagai pimpinan AP Foods.

Staff yg cewek bertanya, siapa yang lebih marah. Direktur utama (Hwi Kyung) mereka yang kaku atau Tae Joon yang bekerja dibawah Se Jin.

Staff yg cowok berkata, yg marah adalah yang tidak punya kekuatan.


Hwi Kyung, Se Jin dan Tae Joon datang. Mereka menyambut Se Jin dengan baik.

Melihat itu, Hwi Kyung pun pura2 ngambek karena dia tidak disapa juga.

Tuan Bae berkata, itu karena Se Jin perempuan jadi mereka menyapa Se Jin.


Na Yeon sedang mempelajari laporan penjualan AP Foods dibantu tutornya. Sang tutor berkata, berdasarkan laporan itu, AP Foods adalah satu-satunya yang memiliki kurva berbeda dari kelompok lainnya.

Na Yeon berkata grafiknya berbeda, AP Food terlihat seperti parasit bagi Baekdo.

"Kau cepat tanggap." puji tutornya.

"Tapi kenapa hanya AP Foods?" tanya Na Yeon.


"Itu menjadi pekerjaanmu untuk pelajaran selanjutnya." jawab tutor.

"Kau berhenti di bagian yang menarik. Tapi terima kasih." ucap Na Yeon.

*Jadi Na Yeon udah bisa memprediksi apa yang akan terjadi pada Hwi Kyung setelah 49 hari... dan dia diam2 mempelajari AP Foods di salah satu ruangan Baekdo? Omo.....


Se Gwang datang setelah tutor pergi. Se Gwang tanya, apa Na Yeon mau langsung pulang sekarang. Na Yeon berkata, ia mau ke suatu tempat dulu.

*Detik2 berakhirnya kesalahpahaman Na Yeon dan Hwi Kyung gaes...


Na Yeon pergi menemui atasan Do Hee di Jungle News. Ia menanyakan soal Jungle News yang merilis berita Young Sook dibanding beritanya. Ia yakin, atasan Do Hee tahu itu karena atasan Do Hee adalah seorang editor.

Na Yeon : Apa Baekdo yang menyuruhmu melakukannya?

Atasan Do Hee : Baek Kija, ini...

Na Yeon : Aku disalahkan untuk sesuatu yang mengerikan. Kalau kau tidak mau memberitahuku, akan kurilis berita Kang Tae Joon dan Jang Se Jin.

Atasan Do Hee : Kau tidak akan melakukannya.

Na Yeon :  Kau tahu lebih baik dari siapapun.


Hwi Kyung sedang membereskan barang2nya.

Namun saat melihat komik2 yang Do Hee berikan, ia langsung teringat pada Do Hee.

Saat hendak mengambil komik2 itu, ia tak sengaja menjatuhkannya.


Tepat saat itu, Na Yeon datang dan langsung membantu Hwi Kyung membereskan komik2 itu.

"Belakangan ini komik itu sangat menyenangkan. Kau sudah membaca semuanya?"

"Belum." jawab Na Yeon.Ia lalu meminta Hwi Kyung meminjamkan komik itu padanya setelah semuanya baik.


Na Yeon lalu mengaku, ia datang untuk membersihkan namanya.

Na Yeon kemudian memutar alat perekam suara. Terdengarlah suara Reporter Min dan Na Yeon.

Reporter Min menyebut jika story yang diberikan Na Yeon adalah badai tropis, maka story yang dirilisnya adalah badai besar. Reporter Min berkata, itulah kenapa ia menolak story Na Yeon.

Na Yeon lalu tanya, siapa yang memberikan story itu.

Reporter Min : Itu tidak kenal, tapi semua orang tahu. Itu istri Pimpinan sementara Baekdo, Jang Kyung Wan sekaligus putri mendiang Pimpinan Park Man Jae, Park Yoo Kyung.

Sontak Hwi Kyung kaget mendengarnya.


Hwi Kyung pun langsung menemui Yoo Kyung. Ia berkata, ia akan menyelamatkan AP Foods.

Yoo Kyung berkata, akan lebih baik jika AP Foods dijual untuk menghasilkan uang.

Hwi Kyung : Ayah selalu memiliki niat yang baik. Siapa tahu, ada sesuatu yang layak dicoba disana dan untuk menemukan sesuatu itu adalah tugasku sebagai anak laki2nya satu2nya.

Yoo Kyung : Aku harap kau menemukannya dan memenuhi tugasmu dan jadilah anak yang baik untuknya.

Hwi Kyung beranjak pergi.


Diluar, ia bertemu Na Yeon yang baru datang. Na Yeon berkata, ia sudah menunggu Hwi Kyung.

Na Yeon lalu mengajak Hwi Kyung berjabat tangan. Hwi Kyung tanya, untuk apa.

Na Yeon : Ayo saling bekerja sama untuk lebih maju.

Hwi Kyung tertegun.


Bersambung...........

The Promise Ep 48 Part 1

Sebelumnya...


 "Nice shoot!" teriak Se Gwang saat Na Yeon memukul bolanya.

Na Yeon membuka kacamatanya dan mendekati orang tua Do Hee serta Se Gwang.

Sung Joo : Kau memiliki hari yang baik hari ini. Pukulanmu sangat bagus.

Na Yeon : Bola golf seperti bola baseball bagiku.

Se Gwang : Keahlian adalah satu hal tapi ayunannya sangat cantik.

Dong Jin mengajak Na Yeon makan. Tapi Na Yeon masih ingin main. Sung Joo pun berkata kalau ia sudah lapar dan mulai berhalusinasi. Na Yeon setuju mereka makan dulu tapi ia bilang ia lah yang akan memilih makanannya.


Ternyata Na Yeon mengajak mereka makan iga bakar di restoran Sung Joo.

Sung Joo : Ibu bilang kita harus makan sesuatu yang spesial, kenapa kau memilih restoran ibu?

Na Yeon : Aku paling suka ini dan aku selalu makan ini bersama orang-orang yang kusayang.

Se Gwang : Terima kasih sudah sangat mencintaiku.

Na Yeon : Benar, iga bakar terasa lebih nikmat berkat dirimu.


Dong Jin : Se Gwang-ssi, tolong jaga Do Hee kami dengan baik. Ini permintaan khususku.

Se Gwang : Tentu saja, aku bahkan tidak akan tidur mulai sekarang.

Mereka tertawa.


Sung Joo kemudian tanya, Na Yeon mau melakukan apa lagi setelah ini. Apa Na Yeon mau perawatan ke salon.

Na Yeon berkata, tutornya sudah menunggu jadi ia harus pergi.

Sung Joo : Kenapa kau bekerja begitu keras?


Se Gwang : Nona Do Hee mungkin menikmatinya. Dia direktur keuangan di Baekdo. Kadang2 aku mendengarkanya dan mulai mengerti. Tapi itu aneh.

Sung Joo terkejut, Direktur Baekdo?

Dong Jin tanya, berapa lama Na Yeon akan belajar?

Na Yeon : Tidak terlalu lama. Ini hari ke-49.


Young Sook, Hwi Kyung, Yoo Kyung, Kyung Wan, Se Jin, Tae Joon dan beberapa dewan direksi sedang mendoakan Pimpinan Park di kuil.

Young Sook masih menangis.

Tapi di belakang, Yoo Kyung dan Kyung Wan malah mencemaskan soal wasiat.


Tibalah pembacaan surat wasiat.

Pengacara Go mengatakan, bahwa Hwi Kyung harus menjadi Pimpinan AP Foods. Jika Hwi Kyung berhasil menyelamatkan AP Foods dari kebangkrutan, semua sahamku di Baekdo Group akan kuberikan pada Hwi Kyung dan dia akan bertanggung jawab pada perusahaan sebagai pemegang saham terbesar tapi....


Kyung Wan terkejut mendengarnya. Sementara Yoo Kyung dan Se Jin tampak kesal.


Pengacara lalu melanjutkan, jika Hwi Kyung gagal menyelamatkan AP Foods, maka Hwi Kyung akan kehilangan haknya di Baekdo dan sampai Hwi Kyung berhasil menyelamatkan AP Foods, Kyung Wan lah yang akan menggantikan posisinya.

Yoo Kyung, Se Jin dan Tae Joon senang mendengarnya.

Sementara Young Sook mendapatkan tanah di Gyeonggi yang sebelumnya dimiliki Baekdo.


Dan rumah yang ditinggali Pimpinan Park bersama Young Sook dan Hwi Kyung diberikan kepada Yoo Kyung.

Sontak, Young Sook kesal mendengarnya dan Yoo Kyung tersenyum puas.


Yoo Kyung keluar dengan wajah bahagia.

Yoo Kyung : Dia tidak memberiku apa-apa saat masih hidup tapi memberiku semuanya saat sudah tidak ada. Dia sukses mengejutkan semua orang.

Kyung Wan : Ini masih 49 hari. Tidak baik bagimu untuk terus tersenyum.

Yoo Kyung : Aku tahu. Karena kau Pimpinan Baekdo, jadi aku akan mendengarkanmu.


Se Jin : Chukkae appa, aku pikir ayahku benar-benar orang kepercayaan kakek.

Tae Jin : Selamat, Pimpinan.

Kyung Wan : Ini hanya sampai Hwi Kyung mengambil alih. Aku pimpinan sementara.

Yoo Kyung tak yakin Hwi Kyung mampu menyelamatkan AP Foods. Se Jin penasaran kenapa kakeknya melakukan itu pada Hwi Kyung. Yoo Kyung berkata, itu karena Pimpinan Park tahu Hwi Kyung tidak mumpuni. Pimpinan Park mengajak mereka pergi.


Yoo Kyung menatap rumah ayahnya.

"Aku kembali, Bu. Ibu mungkin sudah bertemu ayah disana. Jadi tolong maafkan dia dan aku akan menyiksa Young Sook lebih banyak untukmu." batin Yoo Kyung.


Hwi Kyung menemui ibunya di kamar. Ia menenangkan ibunya dengan mengatakan, bahwa ia yakin sang ayah sudah memikirkan masak-masak sebelum menuliskan wasiat itu.

Young Sook : Kau tahu kenapa aku tidak mau memanggilmu? Karena aku tidak mau membicarakan penyakit ayahmu di depanmu. Kedua karena aku tidak mau terlihat serakah di depanmu. Jadi tinggalkan aku.

Hwi Kyung pun pergi.

Young Sook menangis.


Hwi Kyung berterima kasih pada pengacara ayahnya. Pengacara Go berkata, ia juga tidak percaya saat Pimpinan Park mengatakan wasiat itu padanya. Ia juga mengaku, sudah protes pada Pimpinan Park sebelum Pimpinan Park meninggal.

Pengacara lalu beranjak pergi.


Hwi Kyung lalu terduduk lemas di sofa.

Ia lantas menatap foto ayahnya dengan wajah kecewa dan tidak mengerti kenapa ayahnya melakukan itu padanya.


Sekarang, Kyung Wan berbicara di studio tentang pelantikannya menjadi Pimpinan Baekdo yang baru.

Kyung Wan : Dalam kesempatan ini, aku ingin berterima kasih kepada mendiang Pimpinan Park Man Jae, juga dewan direksi dan seluruh Keluarga Baekdo karena sudah memberiku kesempatan ini....


Ribuan karyawan menonton itu di lobi, tak terkecuali Yoo Kyung dan Se Jin. Yoo Kyung berkata pada Se Jin, kalau ia sejak dulu ingin melakukan hal seperti itu, menonton Kyung Wan di hadapan ribuan karyawan.


Tae Joon datang dan mengajak Se Jin menonton di ruangannya tapi Se Jin ingin menonton disitu.


Kyung Wan berjanji akan melakukan yang terbaik untuk perusaaan.

Hwi Kyung menonton siaran itu di ruangannya dengan wajah tak nyaman.


Kyung Wan mengajak karyawannya untuk saling percaya satu sama lain dan melakukan yang terbaik bersama.

Seluruh karyawan bertepuk tangan.


Rekan2 Tae Joon juga bertepuk tangan.


Na Yeon muncul di lantai dua Baekdo dan menatap Tae Joon, Se Jin dan Yoo Kyung.


Yoo Kyung menatap Se Jin. Se Jin tanya, kenapa sang ibu menatapnya begitu.

Yoo Kyung : Kau tahu kan siapa yang akan duduk di kursi itu selanjutnya?

Se Jin : Apa maksud ibu? Ini hari pertama ayah dan juga ada Paman Hwi Kyung disana.

Tae Joon melihat Yoo Kyung menggenggam tangan Se Jin.

Yoo Kyung menegaskan, kalau Pimpinan Baekdo selanjutnya adalah Se Jin, bukan yang lain.

Se Jin : Aku mengerti, aku putri ibu.


Kyung Wan masuk ke ruangannya dan mendapat ucapan selamat dari anak, istri dan menantunya.

Kyung Wan mengajak mereka makan untuk merayakannya.

Yoo Kyung berkata, mereka bisa memanfaatkan seseorang yang tidak melakukan apa-apa.


Young Sook yang masih berbaring kesal dihubungi Yoo Kyung. Yoo Kyung menghubunginya hanya untuk menyuruhnya menyiapkan makan malam yang special. Yoo Kyung berkata, itulah yang harusnya dilakukan seorang ibu di hari special seperti itu. Setelah menyuruh Young Sook seperti itu, Yoo Kyung memutus panggilannya.

Sontak Young Sook marah.

Bersambung ke part 2........