Skip to main content

Fantastic Ep 15 Part 2

Sebelumnya...


Keesokan harinya, So Hye dan Hae Sung menggelar pernikahan di sebuah taman. Para sahabat memuji kecantikan So Hye dalam balutan gaun pengantin. Tak lama kemudian, So Hye dan Hae Sung pun resmi menjadi sepasang suami istri. Para sahabat menyuruh Hae Sung mencium So Hye.


So Hye dan Hae Sung tampak malu2. Beberapa saat kemudian, Hae Sung memutar tubuh So Hye agar menghadap ke arahnya dan menciumnya…..

“Lagi! Lagi!” teriak Chang Suk.


So Hye dan Hae Sung tersipu malu. So Hye kemudian mengedarkan pandangannya, menata satu per satu wajah para sahabatnya. So Hye seketika terdiam saat melihat sosok Joon Gi duduk di antara para sahabat mereka. Joon Gi tersenyum lebar dan memberikan tepuk tangan untuk So Hye. So Hye tersenyum dengan mata berkaca2 menatap Joon Gi.


So Hye kemudian melemparkan bunga pengantinnya. Sebelum mulai melempar, ia menyuruh Sang Hwa untuk menangkapnya. Tapi bunga itu malah terlempar ke arah Sang Wook. Sang Wook menyambut bunga itu dengan ekspresi terkejut. Begitu pula dengan Seol. 



Tak lama kemudian, Sang Wook memberikan bunga itu pada Seol. Sang Wook dan Seol lantas tersipu malu. Chang Suk cemburu melihatnya.


Adegan berikutnya…. So Hye mengambil foto bersama dengan Sang Hwa, Seol dan Mi Sun.


Sementara Hae Sung berfoto bersama Chang Suk, Sang Wook dan Pil Ho.


Chang Suk sibuk mengatur kamera untuk mengambil foto mereka semua. Tapi jepretan pertama gagal karena Chang Suk hanya kelihatan punggungnya. Jepretan kedua juga gagal. Semuanya tertawa geli. Chang Suk lantas kembali mengatur kameranya dan buru2 bergabung dengan yang lain. Jepretan ketiga pun berhasil.


 “Untuk masa depan kalian bersama-sama!” teriak Hae Sung.

“Bersulang!” teriak mereka bersama2 sembari mengangkat gelas mereka tinggi2.


“Dan karena ini adalah malam pertamamu, milikilah malam yang penuh gairah dan indah. Kau tahu, milikilah malam yang berapi-api. Untuk malam yang berapi-api...” goda Chang Suk.

“Aku tidak bercanda. Seperti katanya, jangan menelponku. Oke? Aku orang asing untkmu. Jangan menelponku hari ini.” balas Hae Sung pada Chang Suk.


Hae Sung membawa So Hye yang kini telah resmi menjadi istrinya ke rumahnya. Setibanya di rumah, Hae Sung mendesak So Hye ke dinding dan mencium So Hye. So Hye mendorong Hae Sung dan berkata akan mengganti bajunya dulu. Tapi Hae Sung tetap memaksa mencium So Hye.

“Aku akan ganti baju! Tunggu aku.” ucap So Hye, lalu buru2 pergi dengan wajah malu.


So Hye memakai lingerie seksinya dan berdiri di depan cermin. Ia menambahkan lipstick merah ke bibirnya. So Hye terlihat begitu bersemangat. Beberapa saat kemudian, So Hye terdiam saat melihat payudaranya di kaca. Ia teringat pada kankernya. Tapi kesedihan So Hye itu tak berlangsung lama, karena ia kembali ceria beberapa saat kemudian.


Hae Sung sibuk menghiasi kamarnya. Ia menaburkan bunga mawar di lantai untuk menambah kesan romantic. Setelah itu, Hae Sung bersiap2 untuk malam pertamanya dengan So Hye. Tak lama kemudian, So Hye datang. Hae Sung langsung turun dari tempat tidurnya. So Hye hanya berdiri di depan pintu dan menatap Hae Sung dengan rasa malu dan gugup.

“Kau datang?” tanya Hae Sung gugup.


“Ya, aku di sini.” Jawab So Hye.

“Kalau begitu... Maka, haruskah kita...”


So Hye mengangguk sembari tersenyum malu. So Hye lantas beranjak menghampiri Hae Sung. Begitu So Hye datang, Hae Sung langsung menyeret So Hye ke ranjang. Saat tengah asyik bercumbu, tiba2 saja bunyi keras sirine mengagetkan mereka. Mereka pun buru2 keluar dari kamar dan mendapati Chang Suk membunyikan sirine di ruang tengah.


 “Apa sih yang kau lakukan, Hyung?” sewot Chang Suk.

“Ponselmu mati. Kurasa aku tidak seharusnya mengganggu pasangan yang baru menikah...

“Tidak apa-apa. Kau bisa berbalik. Ada apa semua ini?” ucap So Hye.

Namun begitu berbalik, Chang Suk terkejut melihat So Hye yang tampak seksi dengan lingerie nya.

“Omo.” Kaget Chang Suk.

So Hye langsung sembunyi di balik tubuh Hae Sung.


“Apa kau sedang melakukan latihan evakuasi kebakaran? Kenapa kau menyalakan sirene?” protes Hae Sung.

“Ada sebuah artikel tentang kalian berdua. Aku pikir akan lebih baik untuk pergi
ke tempat tidur setelah membaca itu.” jawab Chang Suk.

“Rumor skandal kita?” kaget So Hye yang langsung berdiri di samping Hae Sung.

“Tidak. Pernikahan kalian.” Jawab Chang Suk.
  

Hae Sung dan So Hye terkejut dan saling melirik.  Pandangan Hae Sung turun ke bawah. Ia melihat gaun tidur So Hye yang sedikit terbuka dan buru2 menutupnya. Chang Suk terkejut dan langsung menutupi wajahnya dengan speakernya. LOL LOL
  

Pernikahan Bintang Hallyu Ryu Hae Sung dengan Penulis Naskah Lee So Hye!

Hubungan mereka telah dirahasiakan pada wartawan yang mengetahui tentang ini sejak lama. Alasan wartawan tidak mengekspos berita ini untuk melindungi cinta mereka yang indah dan tidak mengganggu perjuangan Penulis Lee melawan kankernya. Setelah skandal narkoba Ryu Hae Sung, Penulis Lee membuat blog, tentang hubungan mereka yang diekspos ke publik. Dia menunjukkan kepercayaan dan dukungan untuk pacarnya.Dan mereka mengkonfirmasi cinta mereka melalui pernikahan kecil.Aku mengharapkan kebahagiaan mereka di masa depan.


Hae Sung dan So Hye sama2 tersenyum senang membaca artikel itu. Chang Suk lantas menyuruh mereka membaca komen terkait artikel itu.
 
“Penggemarmu yang meninggalkanmu saat kasus narkoba itu sudah kembali.” Ucap Chang Suk.

“Semua itu berkat dukungan dari istriku, Lee So Hye.” jawab Hae Sung.

“Itu tidak benar. Ini berkat suamiku, Ryoo Hae Sung.” ucap So Hye.

“Tidak.” Jawab Hae Sung tersipu malu.

“Memang benar.” ucap So Hye malu2.

“Hae Sung, aku akan pergi. Kalian berdua, milikilah malam yang bergairah dan indah. Tidur yang nyenyak.” Jawab Chang Suk, lalu buru2 pergi.


Hae Sung berbaring sambil memeluk So Hye. Mereka berbaring hanya ditemani oleh cahaya lilin saja. Hae Sung ingin tahu apa yang sedang dipikirkan So Hye.

“Bukankah menurutmu kita seperti berada di Uyuni?” tanya Hae Sung.

“Ya. Tidak. Ini lebih romantis.” Jawab So Hye sembari menatap Hae Sung.

So Hye kemudian merapatkan tubuhnya ke Hae Sung. Hae Sung menatap So Hye dalam2. So Hye memegang wajah Hae Sung. Hae Sung kemudian mencium So Hye.


Keesokan harinya… Chang Suk berjalan menuju lift dengan wajah ceria. Tak lama kemudian, pintu lift terbuka dan Seol keluar dari sana. Chang Suk langsung salah tingkah melihat Seol. Seol menanyakan So Hye. Chang Suk berkata kalau So Hye sibuk pacaran beberapa hari ini.

“Merekaa pergi menonton film.” Ucap Chang Suk.


“Aku akan membuat makan malam yang enak. Kau harus datang dan menikmatinya.” Jawab Seol.

“Aku, juga?” tanya Chang Suk.


Seol mengangguk. Chang Suk kemudian mempersilahkan Seol masuk. Chang Suk yang gemetaran bertemu dengan Seol sampai terpeleset di lantai depan lift. Seol tertawa geli. Sedangkan Chang Suk malah menyalahkan lantai yang membuatnya terjatuh.


Sementara itu, di kamar Seol sedang mengecek berita Jin Tae di internet. Seol tertawa sinis membaca komentar2 positif tentang Jin Tae. Seol yang kesal dengan kepura2an Jin Tae, akhirnya membuat sebuah komentar.

Aku Baek Seol, istri Calon kandidat Choi Jin Tae. Aku tidak bisa diam lagi terhadap kepura-puraan Choi Jin Tae dan kebenarannya yang buruk. Oleh karena itu, aku menulis ini sekarang. Ia dikenal sebagai pengacara hak asasi manusia yang menyumbangkan setengah dari gajinya dan peduli untuk pada orang-orang yang tidak memiliki hak istimewa. Tapi penghasilan resminya bukan 29.000.000. Tapi ratusan kali lebih banyak. Tentu saja itu adalah dana ilegal tertentu karena tidak membayarkan pajak sama sekali. Aku mengajukan petisi untuk mengungkapkan tindakan tak tahu malu mereka ke Kantor Kejaksaan. Tapi itu diblokir oleh koneksinya Choi Jin Tae. Aku tidak bisa bersandar pada hukum lagi. Aku siap untuk dihukum. Aku meng-upload daftar asset Choi Jin Tae dan keluarganya dan video dari penyimpanan mereka. Masyarakat sekalian, aku mengharapkan atas penilaian kalian yang bijaksana.

Seol lantas mengunggah video kekayaan keluarga Choi Jin Tae.


Sementara itu Sang Wook juga menerima sebuah email.

Tuntutan hukummu dan petisi untuk melindungi urusan dan hubungan pribadimu telah dilaporkan merusak tugas menegakkan martabat sebagai pengacara.Asosiasi kami telah memulai pra-penyelidikan pada kasusmu.


Usai mengupload video itu, Seol bergegas ke asrama Sang Wook tapi ia tak menemukan Sang Wook di sana. Seol lantas berjalan2 di taman dekat asrama dan tersenyum saat menemukan Sang Wook di depannya

“Noona-ssi.” Panggil Sang Wook.

“Dongsaeng-ssi, aku menyebabkan beberapa masalah saat ini.” jawab Seol.


Sang Wook tersenyum dan mengaku juga menyebabkan beberapa masalah. Seol bingung. Sang Wook kemudian berjalan mendekati Seol.

“Sebuah hubungan dari sebuah kebetulan dan takdir yang tidak bisa kupercaya... Siapa yang akan mempercayainya? Jadi aku tidak punya alasan untuk menahannya lagi.” Ucap Sang Wook.

Sang Wook lantas memegang bahu Seol dengan kedua tangannya.

“Noona-ssi, jangan khawatir. Aku akan melindungimu sampai akhir.” Ucap Sang Wook.


Sang Wook yang sudah tidak sanggup lagi menahan perasaannya, akhirnya menarik Seol ke dalam pelukannya. Seol terkejut dan berusaha melepas pelukan Sang Wook, tapi Sang Wook memeluknya begitu erat.

“Noona-ssi, aku mencintaimu.” Ucap Sang Wook.

Seol tersentuh, kemudian membalas pelukan Sang Wook. Seol tampak nyaman di pelukan Sang Wook.


So Hye duduk sendirian di bangku taman. Setibanya di taman, So Hye menghubungi Hae Sung dan meminta Hae Sung cepat datang. Usai berbicara dengan Hae Sung, So Hye memejamkan matanya dan menikmati hembusan angin. Saat membuka matanya, ia terkejut mendapati Joon Gi yang berdiri di sampingnya.

Joon Gi menatap dingin So Hye dan memegang balon berwarna ungu. Tak lama kemudian, Joon Gi beranjak pergi tanpa mengucapkan sepatah kata pun untuk So Hye.


Hae Sung akhirnya datang. Ia tersenyum dan melambaikan tangannya pada So Hye. So Hye menoleh ke arah Hae Sung sejenak. Setelah itu, ia kembali menatap ke arah perginya Joon Gi. Wajah So Hye mulai pucat.

Joon Gi terus berjalan menjauhi So Hye. Balon di genggaman Joon Gi terlepas ke udara.


Hae Sung merasa ada yang aneh dengan So Hye. Tak lama kemudian, So Hye jatuh pingsan. Hae Sung panic dan langsung berlari ke arah So Hye.


Next preview…


Detak jantung So Hye berhenti di meja operasi.


So Hye kembali bertemu dengan Joon Gi.

“Sudah kubilang untuk bertahan lebih lama lagi. Kenapa jadi malah buru-buru? Apa kau sungguh tidak memiliki perasaan berlama-lama?” tanya Joon Gi.

“Tidak, aku sudah lebih dari bahagia.” Jawab So Hye.

Comments

Popular posts from this blog

I Have a Lover Ep 50

Sebelumnya.... “Aku rasa aku jatuh cinta lagi padamu.” Ucap Jin Eon begitu Hae Gang menghampirinya. “Aku sudah tahu.” jawab Hae Gang. “Berikan tasmu.” Pinta Jin Eon. “Tidak mau, tas melambangkan harga diri seorang wanita.” Jawab Hae Gang. “Berikan padaku. Tas wanitaku melambangkan harga diriku.” ucap Jin Eon. Hae Gang pun tersenyum, lalu memberikan tas alias keranjangnya yang berisi peralatan mandi pada Jin Eon. Jin Eon kemudian menyuruh Hae Gang menggandeng lengannya. Hae Gang pun menggandeng lengan Jin Eon, dan selanjutnya keduanya beranjak pergi menuju sauna dengan senyum terkembang. “Kau akan memakai itu?” tanya Hae Gang saat melihat Jin Eon sedang memilih2 baju sauna. “Aku pernah memakainya dulu.” Jawab Jin Eon. “Tak bisa kubayangkan…” dan Hae Gang pun tersenyum geli, “… tapi entah bagaimana tampaknya akan lucu.” “Awas ya kalau kau jatuh cinta padaku.” Ucap Jin Eon.   Ajumma penjaga sauna kemudian memberitahu bahwa Jin Eon...

I Have a Lover Ep 29 Part 2

Sebelumnya... Seok sedang galau di kamar yang dulu ditempati Hae Gang. Tak lama kemudian, sang ayah datang. Seok mengaku bahwa mungkin dia harus keluar dari rumah untuk sementara waktu karena ia tidak bisa mengendalikan dirinya. “Berusaha melupakan dengan putus asa akan membuatmu bertambah putus asa. Tidak bisakah putus asamu berkurang sedikit?” tanya sang ayah. “Aku punya penyesalan. Aku menyesal dan itu membuatku gila. Aku seharusnya menikahinya saat kau menyuruhku tahun lalu. Maka dengan begitu, dia akan berada di sampingku selamanya. Setidaknya, aku bisa mengatakan padanya untuk tinggal, untuk memohon padanya untuk tinggal. Aku rasa aku tidak bisa melepaskannya. Aku rasa tidak bisa membiarkan itu terjadi. Aku rasa aku tidak akan pernah bisa melepaskannya.” Jawab Seok. “Hanya kau menahan seseorang, hanya karena kau menyukainya, itu hanya akan membuat tanganmu sakit.   Tanpa bisa merasakan kehangatan, kau akan berteriak kesakitan. Itu sebabnya cinta bertepuk sebelah ...

I Have a Lover Ep 17 Part 2

Sebelumnya <<< Hae Gang di rumah sakit, menunggui Moon Tae Joon yang sedang di operasi. Wajahnya tampak cemas. Tak lama kemudian, Jin Eon datang. Dua staf keamanan Jin Eon yang sudah duluan tiba di sana, langsung menemui Jin Eon begitu Jin Eon datang. "Bagaimana dengan Moon Tae Joon?" tanya Jin Eon. "Dia sedang di operasi." jawab salah satu staf keamanan Jin Eon. "Lalu Do Hae... ah, maksudku Nona Dokgo Yong Gi?" tanya Jin Eon. "Dia menunggu di depan ruang operasi." jawab staf keamanan itu lagi. "Kau sudah mendapatkan nomor platnya?" tanya Jin Eon. "Sudah." Staf keamanan Jin Eon pun memberikan nomor plat kendaraan yang menabrak Tae Joon pada Jin Eon. Jin Eon menatap nomor plat itu dengan wajah cemas. Ia lalu menyusul Hae Gang ke ruang operasi. Keluarga Moon Tae Joon menyalahkan Hae Gang atas kecelakaan yang menimpa Tae Joon. Kakak Tae Joon berkata, jika saja Tae Joon mendengarkannya untuk m...