Thursday, November 8, 2018

Love Rain Ep 4

Sebelumnya...

Sejak pertama kali aku melihatmu
Dalam penglihatanku, hanya ada kau
Dan pemandangan itu sangat indah
Membuat hatiku berdebar2

(Seo In Ha)



In Ha dan Yoon Hee jalan2 dalam gelapnya malam. In Ha mengaku kalau dirinya sangat merindukan Yoon Hee. Yoon Hee juga merasakan hal yang sama. Mereka lalu bergandengan tangan. Yoon Hee melihat bibir In Ha yang luka. “Ah ini, aku tidak apa2. Chang Mo memukulku. Aku tidak apa2. Oya, apa kau sudah pergi ke rumah sakit?” tanya In Ha. Yoon Hee mengangguk, lalu meminta maaf. In Ha mengingatkan kalau cinta tidak mengenal kata maaf. Yoon Hee tersenyum. Lalu, mereka mendengar ada suara musik dari dalam gedung.


In Ha-Yoon Hee mengintip ke dalam. Ternyata ada sekelompok pemuda pemudi sedang menari. In Ha-Yoon Hee pun ikut menari di luar gedung. “Aku sudah menyelesaikan laguku. Di bagian akhir adalah hal yang mau kukatakan padamu. Aku akan menyanyikannya untukmu.” Ucap In Ha.

Di kelas, Yoon Hee dikucilkan teman2nya. Yoon Hee menghela napas, lalu menghampiri Hye Jung. Hye Jung tak mau bicara dengan Yoon Hee. Ia beranjak pergi meninggalkan kelas. In Sook menyusul Hye Jung. Teman2 yang lain sudah mendengar kalau Yoon Hee bersama In Ha semalaman di Chuncheon. Mereka mengatai Yoon Hee gadis murahan.

Dong Wook menantang In Ha bermain tennis. Chang Mo memberitahu Hye Jung dan In Sook kalau Dong Wook-In Ha ada di lapangan tennis. Mereka pun segera ke lapangan. Dong Wook yang pertama melakukan servis, tapi In Ha tidak membalas pukulan Dong Wook. Ia juga tidak menghindari dari bola. Dong Wook menatap In Ha kaget. Ia pun kembali memukul bola itu ke In Ha dan In Ha sama sekali tidak membalas. Chang Mo, Hye Jung dan In Sook prihatin melihat hubungan mereka.


Seorang teman memberitahu Yoon Hee tentang Dong Wook-In Ha. Yoon Hee pun langsung menyusul In Ha. Sesampainya di lapangan, Hye Jung-In Sook menatap sinis Yoon Hee. Dong Wook terus menembaki In Ha dengan bola. Ia tak peduli melihat In Ha yang sudah kesakitan. Yoon Hee sudah habis kesabaran, berlari ke lapangan. Chang Mo juga begitu. Ia berusaha menghentikan Dong Wook. Yoon Hee melindungi In Ha.


Dong Wook berlari melintasi lapangan. Ia berteriak pada In Ha. “BERHENTI BERSIKAP BAIK!”

“Aku tidak mau bertanding denganmu. Dan aku serius dengan Yoon Hee.” Ucap In Ha.

Dong Wook marah dan mau memukul In Ha. Tapi Yoon Hee melindungi In Ha. Dong Wook melepaskan In Ha dan beranjak pergi. “Ini kesalahanku.” Ucap Yoon Hee. “Bukan…” jawab In Ha. Hye Jung mendekat, “Ya ini salahmu.” Ucapnya lalu mengeluarkan diary Yoon Hee. Yoon Hee heran diary-nya ada pada Hye Jung. “In Ha yang menyimpannya.” Ucap Hye Jung. In Ha dan Yoon Hee sama2 kaget.


“Aku bertanya2 kenapa kau bisa begitu menyukainya. Sekarang aku mengerti.” Ucap Hye Jung.

Yoon Hee menoleh ke In Ha. “Jadi kau membaca diary-ku?” tanyanya kecewa.

“Kau tidak berpikir semua ini takdir kan? Semua ini bohong. Aku berharap kau tidak pernah masuk ke kehidupan kami. Kalau kau tidak ada, In ha dan Dong Wook tidak mungkin bertengkar!” ucap Hye Jung lagi.


“Hye Jung…” panggil In Ha.

“Tolong hentikan semua ini.” Pinta Hye Jung.

Yoon Hee beranjak pergi. In Ha mau menyusul Yoon Hee, tapi ditahan Hye Jung.

“Apa aku tidak berarti apa2 untukmu? Aku juga menyukaimu. Bukan hanya cintamu yang penuh air mata. Jadi berhentilah bersikap seolah2 kau yang paling menderita. Aku menyukaimu sama seperti kau menyukainya. Tapi kenapa di sini aku yang jadi orang jahat?” ucap Hye Jung.


In Ha diam saja. Yoon Hee terus berjalan. In Ha menyusul Yoon Hee. Yoon Hee yang lagi marah tidak sadar kalau In Ha mengikutinya. Tiba2, lagu kebangsaan berkumandang. Yoon Hee berbalik untuk memberi hormat. Barulah ia sadar ada In Ha di belakangnya. Yoon Hee tidak mempedulikan In Ha. In Ha mendekati Yoon Hee, kemudian memeluk Yoon Hee. Orang2 yang ada di sekitar mereka memperhatikan mereka. Yoon Hee melepaskan pelukan In Ha, lalu pergi.


Di kamarya, Yoon Hee membuka lembar demi lembar diary-nya. Di halaman paling belakang ia menemukan tulisan In Ha.

Aku mau berterima kasih pada diary ini, yang sudah menuntunku padamu. Suatu hari aku akan mengembalikan diary ini. Aku minta maaf. Hanya satu hal yang perlu kau tahu, kalau perasaanku tulus padamu.


Yoon Hee membaca tulisan In Ha sambil nangis. Sementara itu diluar, dibawah guyuran hujan, In Ha berdiri di depan kamar Yoon Hee.

“Yoon Hee, dengarkan aku. Aku minta maaf. Aku tahu aku salah tapi hatiku tulus padamu. So please, percaya padaku.” Ucapnya.

Yoon Hee mau membuka jendela, tapi tiba2 batuknya kambuh dan mengeluarkan darah. Yoon Hee terkena TBC stadium akhir!! Diluar, In Ha sedih karena Yoon Hee gak mau keluar.

Di kelas, In Sook mendengar dari teman2nya tentang penyakit Yoon Hee.

Chang Mo, Hye Jung dan Dong Wook ada di kafe. Pemilik kafe bertanya tentang keseriusan mereka tampil di radio. Chang Mo bilang kalau mereka akan tetap bernyanyi tapi Dong Wook gak mau. Chang Mo marah. Dia hanya mau bernyanyi. Ia pun mengambil gitarnya dan naik ke panggung lalu menyanyi.


Seorang pengunjung bertanya2 apa tidak apa Chang Mo menyanyikan lagu terlarang. Chang Mo kesal mendengarnya. In Ha datang ke kafe. Chang Mo menyuruh pengunjung itu pergi kalau tak mau mendengar lagunya. In Sook datang dan memberitahu semuanya kalau Yoon Hee cuti kuliah dan berencana pulang kampung. Semua kaget dan langsung pergi ke rumah Yoon Hee, namun sesampainya di sana mereka tak bertemu Yoon Hee.

Di asrama, Chang Mo didatangi dua polisi. Polisi tanya tentang org2 yg terlibat dalam pembuatan lagu terlarang, termasuk In Ha. Chang Mo menyangkal mengenal In Ha. Di kamar, Chang Mo meminta maaf karena sudah memukul In Ha. Ia juga bilang sangat ingin menyanyi agar bisa dilihat oleh adik2nya. In Ha memberitahu Chang Mo kalau besok dia mau pergi ke rumah Yoon Hee.


In Ha berencana pergi ke kampung halaman Yoon Hee. Dong Wook sudah menunggu In Ha di stasiun.

"Aku berencana menjemputnya jika kau tidak datang." ucap Dong Wook.

"Maafkan aku." jawab In Ha.

"Bawa Yoon Hee pulang. Aku mau minta maaf padanya." ucap Dong Wook lagi.


In Ha akhirnya sampai di kampung halaman Yoon Hee. Yoon Hee diajak neneknya berobat ke Amerika. Awalnya Yoon Hee menolak. Berat baginya meninggalkan In Ha. Tapi akhirnya dia setuju. Saat In Ha tengah mencari alamat Yoon Hee, Yoon Hee lagi jalan2 keluar. Begitu sampai di rumah Yoon Hee, In Ha bertemu nenek Yoon Hee. Nenek memberitahu kalau Yoon Hee lagi keluar.


In Ha mencari2 Yoon Hee. Ia ingat cerita Yoon Hee soal ayahnya yang menjadi guru di sebuah sekolah. In Ha pun mencari Yoon Hee ke sekolah itu. Benar dugaan In Ha. Yoon Hee memang ada di sana dan sedang main piano. In Ha pun langsung melesat menuju Yoon Hee. Melihat In Ha, Yoon Hee pun buru2 pergi. Namun langkahnya terhenti karena ucapan In Ha.

"Tunggu. Kau tidak boleh pergi meninggalkanku." ucap In Ha.

Yoon Hee berbalik.

"Ini bukan kesalahanmu. Aku baru sadar kalau perasaanku salah. Aku tidak menyukaimu. Kau tahu semuanya tentangku dari buku diary. Yang aku inginkan adalah, bertemu dgn seseorang yg memahamiku. Aku merasa malu. Seperti kata orang, aku mempermainkanmu dan Dong Wook. Jadi aku pergi. Aku tidak mau menyakiti siapapun lagi." ucap Yoon Hee.


In Ha syok mendengarnya. Yoon He mau pergi tapi ditahan In Ha. In Ha yakin Yoon Hee berbohong. Yoon Hee minta In Ha melepaskan tangannya. In Ha tidak mau. Masih ada yang mau dikatakannya pada Yoon Hee. Yoon Hee akhirnya menghempaskan tangan In Ha. Ia pun beranjak dari kelas. Sebelum Yoon Hee keluar, In Ha meminta Yoon Hee datang ke pertunjukannya di radio.


Dalam perjalanan pulang, Yoon Hee nangis. Sesampainya di rumah, Yoon Hee menumpahkan semua unek2nya pada neneknya. Ia janji akan sembuh dan kembali. Ia menangis dalam pelukan neneknya. Saat mengemasi bajunya, Yoon Hee melihat jam tangan dari In Ha. Ia teringat janji In Ha yang akan menyanyikan bait lagu terakhir untuknya.


Pertunjukan dimulai. Hye Jung dan In Sook datang untuk memberi semangat. Saat In Ha dan Dong Wook sudah masuk ruang audisi, Chang Mo melihat ada polisi yg sedang melakukan patroli di sana. Yoon Hee belum datang sampai audisi dimulai. Tibalah giliran band In Ha. In Ha akan menyanyikan lagu Love Rain. Sebelum bernyanyi, MC sempat mengobrol sebentar dgn In Ha tentang lagu yg akan dibawakan band In Ha.


Yoon Hee datang! In Ha sempat bengong melihat Yoon Hee. Saat sedang bernyanyi, mereka teringat kenangan2 kisah cinta mereka. Yoon Hee menangis mendengar lagu In Ha. Selesai bernyanyi, mereka akan membawakan lagu kedua. Semua orang bertepuk tangan melihat penampilan In Ha cs. Polisi datang menangkap In Ha dan Chang Mo! Yoon Hee panik melihat itu. Ia mau menghampiri In Ha, tapi batuknya kambuh. Dong Wook melihat Yoon Hee. Yoon Hee pingsan! Dong Wook kaget saat melihat darah di tangan dan mulut Yoon Hee.


Dong Wook menjenguk In Ha di penjara. In Ha menanyakan kabar Yoon Hee. Dong Wook bilang kalau ia tak melihat Yoon Hee karena suasana yang kacau. In Ha minta Dong Wook ngasih tau Yoon Hee kalau dirinya baik2 saja. Dong Wook mengangguk, lalu tanya apa yang akan dilakukan In Ha selanjutnya. In Ha bilang kalau dia akan menjalani WaMil lebih awal.


Malam harinya, Hye Jung keluar rumah membawa buntelan gede. Dia menemui Chang Mo. Chang Mo melarikan diri dari penjara! Hye Jung memberikan buntelan yg isinya piama dan perhiasan. Chang Mo berterima kasih pada Hye Jung. Hye Jung tanya keadaan In Ha. Chang Mo memberitahu Hye Jung kalau In Ha akan menjalani WaMil. Wajah Hye Jung berubah sedih.


Dong Wook menjenguk Yoon Hee di RS. Ia tahu Yoon Hee punya penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Yoon Hee akhirnya cerita kalau dia akan berobat ke Amerika. Dong Wook tanya apa itu alasannya dia tidak boleh memberitahu In Ha. Yoon Hee berjanji akan memberitahu In Ha setelah dia pulang dari Amerika, setelah dia sembuh. Dong Wook sedih mendengarnya.

Dong Wook, Hye Jung dan In Sook mengantarkan In Ha yang akan masuk WaMil. Dong Wook memberikan surat dari Yoon Hee pada In Ha. Bukan hanya itu, Yoon Hee juga mengembalikan jam tangan yg diberikan In Ha padanya. In Ha pun membaca surat Yoon Hee.

Kudengar kau baik2 saja. Aku lega mendengarnya. Aku dan nenek akan pindah ke Amerika, ke tempat pamanku. Ini sangat mendadak. Aku bahkan tidak bisa mengucapkan selamat tinggal padamu. Hari itu aku sangat bahagia bisa mendengarkan lagumu. Terima kasih. Setelah aku pikir2, kau sudah banyak melakukan sesuatu untukku. Terima kasih karena sudah mengajakku menonton film itu. Terima kasih karena sudah melindungiku dari hujan. Terima kasih karena sudah mendengar cerita ttg orang tuaku. Terima kasih karena mempunyai pikiran yang sama denganku. Aku berharap aku bisa mengatakan semua ini padamu. Sekarang aku tidak bisa menghabiskan waktu denganmu. Jadi aku mengembalikan jam tangan darimu. Dan aku akan kembali untuk melihatmu. Terima kasih untuk semuanya. Aku bahagia bersamamu


“Jadi itu yang terakhir? Dia hanya meninggalkan surat untukku, dan menghilang dari hidupku. Tapi dia tidak menyebutkan kata maaf di suratnya. Jadi aku yakin kalau cinta ini belum berakhir.” Ucap In Ha dalam hati.

Kereta In Ha mulai jalan. Dong Wook pun berlari mengejar In Ha.

"In Ha! Yoon Hee akan kembali! Dia pergi karena penyakitnya, tapi dia akan kembali kalau sudah sembuh. Jadi tunggu dia!" teriak Dong Wook.


In Ha menangis mendengarnya. Ia yakin cinta itu belum berakhir. Kereta terus melaju, tapi pemandangannya berubah. Dari dataran hijau yang luas menjadi salju yang putih Di dalam kereta, Seo Joon sedang mengambil foto dengan kameranya. Joon ada di Jepang. Kereta berhenti di stasiun. Joon turun dari kereta bersama orang2. Tiba2, Joon bertabrakan dengan seseorang. Dialah Jung Ha Na.


BERSAMBUNG

No comments:

Post a Comment