Watcher Ep 12 Part 4

Sebelumnya...


Setelah semua kejadian itu, Tae Joo duduk sendirian di ruangannya dengan wajah kalut, sambil menatap ibu jarinya.

Tak lama kemudian, Chi Gwang datang. Chi Gwang memberitahu Tae Joo bahwa mereka menemukan darah para anggota geng yang dikubur, serta darah Pak Kim dan Jae Myung di senjata

Chan Hee, tapi tidak ditemukan darah Tae Joo dan mantan suami Tae Joo.

Tae Joo : Aku tahu. Pelakunya orang lain.

Chi Gwang : Haruskah aku menghentikanmu saat itu?

Tae Joo : Tidak. Terima kasih atas kesempatan itu.


Chi Gwang : Kau sendiri yang membuka kesempatan dengan alat kejut listrik itu.

Tae Joo : Maaf soal itu. Kau tetap tidak menghalangiku walau melihatnya. Itu sudah cukup bagiku.

Chi Gwang : Aku sekadar menunggu untuk memastikan pelaku tertangkap. Tidak perlu berterima kasih.

Tae Joo : Artinya, kita saling timbal balik, seperti biasa. Tapi kini aku kehilangan arah.

Chi Gwang : Pikirkanlah selagi beristirahat. Kini kau bisa undur diri dari kasus.

Chi Gwang beranjak pergi, tapi sebelum pergi dia bilang dia melihat Tae Joo melepas cincin itu.

Tae Joo tampak ingin menangis.


Chi Gwang kembali ke kantornya dan menemukan Hae Ryong sudah berada disana. Hae Ryong mengaku, ia hanya mau memeriksa saja dan tanya kondisi Tae Joo.

Chi Gwang bilang, Tae Joo akan baik-baik saja. Lalu dia tanya kondisi Chan Hee.

Hae Ryong : Operasi Park Chan Hee sudah selesai, tapi prognosisnya kurang bagus karena dia teler. Aku ingin meminta keterangan darinya, tapi aku ragu ada kesempatan.

Chi Gwang : Kau sungguh tidak tahu?

Hae Ryong : Tidak. Chan Hee polisi yang bersih. Muda dan cerdas. Juga baik.

Chi Gwang : Kau pernah bilang, alih-alih mengubah dunia, akulah yang berubah. Jadi, bagaimana rasanya berhasil tanpa mengubah dunia? Kini semua anggota timmu akan tersandung masalah. Semua yang hormat kepadamu, kini tersandung masalah. Seperti halnya keadaan kita setelah dipimpin Jae Myung.

Hae Ryong : Bantuan apa yang bisa kuberikan?


Setelah itu, Hae Ryong beranjak keluar. Bersama tim nya, dia menuju sebuah mobil. Seorang anggota tim Hae Ryong membuka bagasi mobil itu dan menemukan karung putih berisi sabu2 disana. Hae Ryong menyuruh anggotanya memastikan itu sabu2 apa bukan lebih dulu. Anggota Hae Ryong memeriksanya, lalu mengangguk pada ae Ryong.

Mobil siapakah itu?? Jawabannya akan terungkap setelah adegan Jin Woo dan Chi Gwang berikut ni gaes... Nah jadi Chi Gwang yang minta bantuan Hae Ryong nyita tu barang haram dari mobil itu.


Chi Gwang masuk ke ruangan Jin Woo tanpa mengetuk pintu seperti biasa dan langsung duduk di sofa.

Chi Gwang : Tidak akan ada yang melindungimu. Begitulah dunia. Kau tidak bisa mundur lagi setelah mencapai titik tertentu. Kita hanya bisa terus melaju. Aku tahu kau informan untuk Jang Society. Entah ini titik penghabisanmu sebelum pensiun atau kau sudah lama menjadi informan, tapi itu berakhir di sini.

Jin Woo : Apa ini direkam? Kau selalu menangkap dengan cara menjebak.

Chi Gwang : Tidak. Untuk apa merekamnya?


Jin Woo lantas beranjak dari mejanya dan duduk di depan Chi Gwang.

Jin Woo : Anggaplah aku mengikuti teorimu. Misalnya ada kelompok rahasia dalam kepolisian. Anggap saja ada satu. Sebuah perkumpulan elite polisi yang geram menyaksikan para kriminal dibebaskan. Jika kelompok itu ada, bukankah petinggi kepolisian akan membiarkannya? Mereka tidak akan mau kehilangan para polisi cerdas.

Chi Gwang : Siapa bosnya?

Jin Woo : Jika kelompok itu ada, tapi tidak ada yang tahu, mana mungkin aku tahu identitas bosnya? Semuanya bergerak secara independen. Mereka hanya tahu kandidat anggota untuk posisi masing-masing. Kau yakin bukan kau bosnya? Kenapa? Kau cocok untuk Jang Society. Kau tahu Han Tae Joo sengaja memancing pembunuhnya. Bahkan kau menunggu pembunuhnya muncul demi menangkapnya. Kau tidak peduli Han Tae Joo terbunuh atau tidak. Benar, bukan?

Chi Gwang : Itu siasat yang sama seperti saat kau  mempertemukanku dengan Jae Myung. Aku tidak punya pilihan lain jika ingin membekukmu.


Ponsel Chi Gwang berbunyi, telepon dari Hae Ryong.

Hae Ryong sendiri baru keluar dari tim forensik. Hae Ryong bilang, yg ditemukan di mobil itu adalah sabu-sabu.

Chi Gwang puas dan langsung memutus panggilannya.


Chi Gwang memberitahu Jin Woo kalau sabu2 ditemukan di mobil istri Jin Woo.

Jin Woo : Kau mempermainkan keluargaku?

Chi Gwang : Tidak. Aku mempermainkanmu. Mustahil kau membawa narkoba di mobilmu, bukan?


Flashback,, ketika Hae Ryong datang menangkap Pak Lee, ternyata Pak Lee sudah menyingkirkan sabu2 yg asli sebelumnya dan mengamankannya. Setelah itu, Pak Lee menaburkan abu hewan di dalam krematorium. Kemudian Hae Ryong datang menangkapnya. Setelah Hae Ryong pergi, Chi Gwang mengambil sabu2 yg asli yang sudah diamankan Pak Lee dan memasukkannya ke mobil istri Jin Woo.


Jin Woo : Dari mana narkoba itu? Bukankah semuanya sudah dibakar?

Chi Gwang : Jika aku mau meneruskan teoriku, pasti sebagian narkoba akan kusisihkan, bukan? Sebab kelak bisa berguna.

Jin Woo : Lagakmu seperti polisi yang bersih, padahal kau memanipulasi barang bukti. Pikirmu kau polisi yang adil?

Chi Gwang : Tidak. Kenapa aku harus adil. Itu yang mendorong kita saling bunuh. Aku hanya berusaha menegakkan kebenaran untuk diriku.

Jin Woo : Jae Myung dipenjara selama 15 tahun gara-gara "kebenaranmu" itu. Memang apa hakmu? Apa hakmu menghakimiku? Apa kau akan meminta maaf jika nanti terbukti keliru?


Tak lama, tim Hae Ryong datang untuk menangkap Jin Woo.

Jin Woo pun beranjak mengambil jasnya dan kembali ke Chi Gwang.

Jin Woo : Suatu saat, orang-orang akan sadar bahwa tindakanku benar. Aku tidak sepertimu yang memalsukan barang bukti sesuka hati.


Setelah Jin Woo ditangkap, Bu Yeom datang.

Bu Yeom : Kantor ini nyaman sekali. Bagaimana? Berkat dirimu, Kejaksaan dan polisi akhirnya bersepakat. Kami sepakat menganggapnya sebagai pertukaran antara Jaksa Wilayah Min dan Wakil

Komisaris Park. Jangan sampai sistem pengadilan negara ini goyah akibat insiden ini, bukan?

Chi Gwang : Jang Society bagaimana?

Bu Yeom : Jika benar-benar ada, mereka harus ditangkap. Itu tugas Tim Investigasi Korupsi. Temukan juga catatan itu.

Bu Yeom tersenyum dan mengajak Chi Gwang berjabat tangan. Mereka sepakat, kerja sama membasmi Jang Society.


Young Koon dan Soo Yeon menunggui Chan Hee yang masih belum siuman.

Tak lama, Tae Joo datang. Soo Yeon yang mau ke toilet minta Tae Joo mengawasi Young Koon. Tae Joo mengerti dan Soo Yeon langsung pergi.


Young Koon : Katanya kau akan undur diri dari Tim Investigasi Korupsi?

Tae Joo : Sejak awal, aku memang bukan anggota resmi.

Young Koon : Menurutmu kini kau bisa ikhlas?

Tae Joo : Aku juga tidak yakin. Entah itu bagus atau baik, atau benarkah ini yang kuharapkan.

Young Koon : Kukira hidupku akan berubah setelah membalas dendam. Aku menimbang-nimbang untuk membunuh bedebah ini. Cukup dengan menarik kabel itu.

Tae Joo : Jangan. Kau terlalu baik untuk itu.

Young Koon : Pertimbanganku adalah ibuku. Mustahil Kim Kang Wook dan Park Chan Hee pelakunya. Mereka terlalu muda. Saat kejadian, Kim Kang Wook baru saja masuk Akpol dan Park Chan Hee masih SMP. Aku tidak akan menyerah sampai menangkapnya.


Young Koon lalu berkata, kalau dia mau pulang.

Tae Joo berdiri. Sebelum pulang, Young Koon berterima kasih karena Tae Joo sudah mencegahnya membunuh Chan Hee waktu itu.

Young Koon lalu memeluk Tae Joo dan berharap Tae Joo bisa nenangin pikiran.

*Apalagi ini???!!! Pas emaknya Young Koon dibunuh, Kang Wook baru masuk Akpol? Berarti bukan Kang Wook yang melakukannya?? Jgn bilang Chi Gwang....

Setelah Young Koon pergi, Tae Joo juga pergi.


Tae Joo kembali ke kantornya. Jae Sik bilang ada yang menunggu Tae Joo.

Tae Joo : Sudah kubilang aku mau istirahat.

Jae Sik : Katanya dia teman dekat Anda.


Penasaran, Tae Joo langsung masuk ke ruangannya. Betapa kagetnya Tae Joo melihat tamu yang menunggunya adalah mantan suaminya.


Tampak bekas jahitan di kedua ibu jari mantan suami Tae Joo.


Keduanya lalu mengingat saat mereka disiksa si Kura2.


Tae Joo kemudian menyembunyikan ibu jarinya.


"Tae Joo-ya." ucap mantan suaminya.

Tae Joo masih terkejut, tidak menyangka mantan suaminya itu masih hidup.

Bersambung......

1 Comments:

  1. Unknown said...:

    Ditunggu episode selanjutnya kak 😊

Post a Comment