Skip to main content

Ruler : Master Of The Mask Ep 33 Part 2

Sebelumnya...


Di tempat persembunyian mereka yang baru, Chung Woon berkata bahwa Tae Ho mengerahkan seluruh orangnya untuk mencari Seja. Mae Chang ikut bicara bahwa mereka tidak bisa terus bersembunyi seperti itu. Woo Bo membenarkan dan berkata bahwa sudah saatnya bagi mereka melawan Dae Mok dari dalam istana.


Kwang Ryul sependapat. Ia mendesak Seja mengambil alih tahta. Namun Moo Ha tak setuju karena Pyunsoo-hwe mengendalikan seisi istana. Mae Chang dan Chung Woon ikut mendesak Seja merebut kembali tahta. Tapi Seja menolaknya dengan alasan tidak berhak menjadi Raja.

Chung Woon terkejut, apa maksud perkataan anda?

“Raja, mendiang ayahku, bekerja sama dengan Dae Mok untuk mengambil alih tahta Raja saat itu.” jawab Seja lirih.


Kwang Ryul dan Moo Ha pun meminta Seja tidak mempercayai kata-kata Dae Mok itu. Mereka yakin, Dae Mok berupaya mengelabui Seja. Akan tetapi, Mae Chang membenarkan perkataan Seja. Seja syok saat Mae Chang mengaku bahwa mendiang Raja lah penyebab tragedy di istana.


Seja menyendiri diluar, berusaha menenangkan diri. Tak lama kemudian, Woo Bo pun datang.

“Guru, pencetus kudeta tahta dan pembunuh kakaknya sendiri, aku putra orang seperti itu. Orang yang berpura-pura menjadi diriku dan menjadi boneka Dae Mok adalah Lee Sun. Apa dia disebut palsu? Siapa, Raja yang asli? Siapa yang palsu?” lirih Seja.

Seja pun tertunduk sedih. Woo Bo mengerti perasaan Seja.


Ga Eun akhirnya sampai di kuil, ditemani ibunya Sun. Ga Eun tersenyum melihat anak2 yang bermain di halaman kuil. Namun ia tidak menyadari, ruam2 yang muncul pada wajah dan kulit anak2 itu.


Ga Eun berdoa di kuil. Sorot matanya nampak sedih. Tak lama, ibu Sun menghampirinya. Ga Eun mengaku tidak ingin kembali ke istana. Ibu Sun berkata memahami perasaan Ga Eun. Ia pun meminta Ga Eun membujuk Sun dan mengaku cemas kalau2 Raja yang asli datang.

“Imo, Raja yang asli tidak akan bisa kembali. Chun Soo Doryongnim adalah Raja yang asli.” Jawab Ga Eun.

Ibu Sun terkejut, tidak menyangka Chun Soo adalah Raja Joseon.


Ga Eun lantas berkata, ingin pergi ke makam ayahnya. Ibu Sun ingin menemani, namun Ga Eun menolak. Ga Eun tahu, ibu Sun disuruh Sun untuk mengawasinya. Ibu Sun pun hendak menjelaskannya namun Ga Eun langsung memotong kata-katanya dengan berkata, bahwa dirinya memang ingin pergi meninggalkan istana, tapi jika harus pergi meninggalkan ibu Sun dan Kko Mool, lebih baik ia tidak pergi.


Di jalan menuju makam ayahnya, Ga Eun teringat kenangannya bersama Seja ketika mereka memetik bunga bersama.


Ga Eun lalu pergi ke makam ayahnya.


Woo Bo mendekati anak2 yang masih bermain di halaman kuil. Ia ingin tahu sejak kapan ruam2 itu muncul. Semula anak2 itu diam saja karena takut. Woo Bo pun membuat anak2 tertawa dengan memasang muka jeleknya. Wol lalu mengaku bahwa ruam itu muncul sejak tadi malam. Woo Bo berjanji akan membuat obat penawar untuk menyembuhkan ruam2 itu.

Wol kemudian menanyakan Seja. Woo Bo bilang bahwa Seja mampir ke suatu tempat.


Usai dari makam ayahnya, Ga Eun menangis melihat kalung bulan dan bintang nya Seja. Ga Eun lantas mengalihkan pandangannya ke depan dan terkejut melihat Seja yang berdiri tegak di hadapannya.


Seja pun sama terkejutnya melihat sosok Ga Eun.

Comments

Popular posts from this blog

I Have a Lover Ep 50

Sebelumnya.... “Aku rasa aku jatuh cinta lagi padamu.” Ucap Jin Eon begitu Hae Gang menghampirinya. “Aku sudah tahu.” jawab Hae Gang. “Berikan tasmu.” Pinta Jin Eon. “Tidak mau, tas melambangkan harga diri seorang wanita.” Jawab Hae Gang. “Berikan padaku. Tas wanitaku melambangkan harga diriku.” ucap Jin Eon. Hae Gang pun tersenyum, lalu memberikan tas alias keranjangnya yang berisi peralatan mandi pada Jin Eon. Jin Eon kemudian menyuruh Hae Gang menggandeng lengannya. Hae Gang pun menggandeng lengan Jin Eon, dan selanjutnya keduanya beranjak pergi menuju sauna dengan senyum terkembang. “Kau akan memakai itu?” tanya Hae Gang saat melihat Jin Eon sedang memilih2 baju sauna. “Aku pernah memakainya dulu.” Jawab Jin Eon. “Tak bisa kubayangkan…” dan Hae Gang pun tersenyum geli, “… tapi entah bagaimana tampaknya akan lucu.” “Awas ya kalau kau jatuh cinta padaku.” Ucap Jin Eon.   Ajumma penjaga sauna kemudian memberitahu bahwa Jin Eon...

I Have a Lover Ep 29 Part 2

Sebelumnya... Seok sedang galau di kamar yang dulu ditempati Hae Gang. Tak lama kemudian, sang ayah datang. Seok mengaku bahwa mungkin dia harus keluar dari rumah untuk sementara waktu karena ia tidak bisa mengendalikan dirinya. “Berusaha melupakan dengan putus asa akan membuatmu bertambah putus asa. Tidak bisakah putus asamu berkurang sedikit?” tanya sang ayah. “Aku punya penyesalan. Aku menyesal dan itu membuatku gila. Aku seharusnya menikahinya saat kau menyuruhku tahun lalu. Maka dengan begitu, dia akan berada di sampingku selamanya. Setidaknya, aku bisa mengatakan padanya untuk tinggal, untuk memohon padanya untuk tinggal. Aku rasa aku tidak bisa melepaskannya. Aku rasa tidak bisa membiarkan itu terjadi. Aku rasa aku tidak akan pernah bisa melepaskannya.” Jawab Seok. “Hanya kau menahan seseorang, hanya karena kau menyukainya, itu hanya akan membuat tanganmu sakit.   Tanpa bisa merasakan kehangatan, kau akan berteriak kesakitan. Itu sebabnya cinta bertepuk sebelah ...

I Have a Lover Ep 17 Part 2

Sebelumnya <<< Hae Gang di rumah sakit, menunggui Moon Tae Joon yang sedang di operasi. Wajahnya tampak cemas. Tak lama kemudian, Jin Eon datang. Dua staf keamanan Jin Eon yang sudah duluan tiba di sana, langsung menemui Jin Eon begitu Jin Eon datang. "Bagaimana dengan Moon Tae Joon?" tanya Jin Eon. "Dia sedang di operasi." jawab salah satu staf keamanan Jin Eon. "Lalu Do Hae... ah, maksudku Nona Dokgo Yong Gi?" tanya Jin Eon. "Dia menunggu di depan ruang operasi." jawab staf keamanan itu lagi. "Kau sudah mendapatkan nomor platnya?" tanya Jin Eon. "Sudah." Staf keamanan Jin Eon pun memberikan nomor plat kendaraan yang menabrak Tae Joon pada Jin Eon. Jin Eon menatap nomor plat itu dengan wajah cemas. Ia lalu menyusul Hae Gang ke ruang operasi. Keluarga Moon Tae Joon menyalahkan Hae Gang atas kecelakaan yang menimpa Tae Joon. Kakak Tae Joon berkata, jika saja Tae Joon mendengarkannya untuk m...