Skip to main content

Ruby Ring Ep 51 Part 2

Sebelumnya...


Nenek memanggil keduanya. Nenek bertanya, itu syal siapa. Keduanya diam.

"Gyeong Min-ah, kau tahu caranya bicara kan?" tanya nenek.

"Itu milikku." jawab Roo Na.

"Jadi kau ingin menggunting syalmu sendiri?" tanya nenek.

"Maafkan aku, Nek. Aku sangat marah..."

"Semarah apapun dirimu, bagaimana bisa kau berniat merusak syal sebagus itu? Aku tidak bisa menebakmu. Bagaimana bisa kau terus-terusan membuat masalah." ucap nenek.

"Maaf, Nek. Dia marah padaku. Jadi disaat marah dia..." Gyeong Min berusaha menjelaskan, tapi nenek langsung menyuruhnya diam. Nenek kesal karena Gyeong Min terus saja membela Roo Na.


Nenek lantas bertanya, apa yang membuat Roo Na begitu kesal pada Gyeong Min. Nenek juga mengungkit soal luka cakaran di wajah Gyeong Min. Nenek bertanya, apa Gyeong Min berjudi? Apa Gyeong Min memukul seseorang? Apa Gyeong Min tidak menafkahi Roo Na? Apakah Gyeong Min berselingkuh?

Nenek juga berkata, bahwa Roo Bi yang sekarang berbeda dengan Roo Bi yang dikenalnya pertama kali.

"Saat aku berpikir, aku mungkin akan menyukaimu, kau selalu saja membuat masalah. Kau selalu memberiku alasan untuk tidak menyukaimu." ucap nenek.

"Ini tidak adil, Nek. Bagaimana bisa kau mengatakan itu?" protes Roo Na.

"Kenapa tidak bisa? Itu kebenarannya. Aku benar tentang kalian berdua." ucap nenek.

Sakit hati dengan ucapan nenek, Roo Na pun langsung beranjak dari kamar nenek.


"Kau lihat sendiri, kan? Kita sudah bersikap baik padanya. Tapi keserakahannya melampaui awan. Kau masih muda, jadi mungkin kau berpikir tidak masalah bagimu. Tapi bagiku tidak. Dan beraninya dia pergi saat aku tengah menasihatinya. Apa kau mengenalnya dengan baik?" ucap nenek.

"Ini kesalahanku. Maafkan aku." jawab Gyeong Min, lalu beranjak pergi.


Tuan Bae dan Nyonya Park menemui nenek. Nenek sedih, ia merasa tidak ada satu pun di rumah itu yang bersikap hormat pada orang tua. Nyonya Park meminta maaf, ia berjanji akan menasihati Roo Na dan Gyeong Min.

"Aku juga akan bicara dengan mereka, jadi tenanglah." ucap Tuan Bae.

"Aku sudah tidak tahu lagi. Lakukan saja semaumu!" marah nenek.


Gyeong Min menyeret Roo Na ke bawah. Ia menyuruh Roo Na minta maaf pada orang tuanya. Terpaksa lah Roo Na meminta maaf pada orang tua Gyeong Min.

Setelah itu, Gyeong Min membawa Roo Na pergi.


Gyeong Min membawa Roo Na ke lokasi kecelakaan itu. Roo Na sontak kaget.

"Apa yang kau inginkan dariku! Berapa lama lagi aku harus menunggumu kembali!" tanya Gyeong Min.

"Gyeong Min-ssi." Roo Na tambah kesal.

"Lihatlah! Pagi itu, kita berpisah dengan senyuman! Lalu beberapa jam kemudian, ada kecelakaan di sana! Setelah kecelakaan itu, kau berubah. Kau menjadi orang yang berbeda! Wae? Wae?"

"Apa yang harus kulakukan? Ini aku! Aku Jeong Roo Bi!"

"Aku masih mencintaimu. Aku putus asa menunggumu kembali seperti dulu! Kenapa kau masih tidak mengerti? Siapa kau sebenarnya? Kenapa kau membuatku patah hati? Kau tahu aku mencintaimu, tapi kenapa kau membuat posisiku sulit?"

"Ini salahku. Aku minta maaf, jadi tolong masuklah kembali ke mobil. Kita pergi." jawab Roo Na.

"Sebegitu sulitkah bagimu kembali seperti dulu? Kau tidak seperti ini. Kau membuat semua orang di sekelilingmu menjadi musuhmu, termasuk adikmu satu-satunya." ucap Gyeong Min.

"Kau membawa Roo Na lagi. Kau yakin tidak terjadi sesuatu di antara kalian? Apa yang dia katakan padamu! Apa!"

"Dia bilang sangat membenciku." jawab Gyeong Min. Sontak Roo Na kaget.


Tuan Bae dan Nyonya Park tidak bisa tidur. Nyonya Park menyesal karena dulu tidak mendengarkan kata-kata nenek untuk membatalkan pernikahan Gyeong Min dan Roo Bi.


Di restoran, Gilja memberitahu Chorim kalau ingatan Roo Bi sudah pulih. Chorim pun senang mendengarnya dan berpikir untuk merayakannya. Ia menelpon Roo Bi tapi dihentikan Gilja. Gilja lantas mengaku cemas, kalau-kalau Roo Bi dan Roo Na akan bertengkar lagi. Chorim pun meyakinkan Gilja kalau 'Roo Na' sudah benar-benar berubah.


Di kamarnya, Roo Bi menatap cermin dengan tajam.

"Itu benar. Aku sudah kehilangan semuanya. Aku tidak punya apa-apa lagi sekarang." ucap Roo Bi.


Roo Bi lalu mengambil lipstick nya dan mulai berdandan seperti Roo Na.

Bersambung.......

Comments

Popular posts from this blog

I Have a Lover Ep 50

Sebelumnya.... “Aku rasa aku jatuh cinta lagi padamu.” Ucap Jin Eon begitu Hae Gang menghampirinya. “Aku sudah tahu.” jawab Hae Gang. “Berikan tasmu.” Pinta Jin Eon. “Tidak mau, tas melambangkan harga diri seorang wanita.” Jawab Hae Gang. “Berikan padaku. Tas wanitaku melambangkan harga diriku.” ucap Jin Eon. Hae Gang pun tersenyum, lalu memberikan tas alias keranjangnya yang berisi peralatan mandi pada Jin Eon. Jin Eon kemudian menyuruh Hae Gang menggandeng lengannya. Hae Gang pun menggandeng lengan Jin Eon, dan selanjutnya keduanya beranjak pergi menuju sauna dengan senyum terkembang. “Kau akan memakai itu?” tanya Hae Gang saat melihat Jin Eon sedang memilih2 baju sauna. “Aku pernah memakainya dulu.” Jawab Jin Eon. “Tak bisa kubayangkan…” dan Hae Gang pun tersenyum geli, “… tapi entah bagaimana tampaknya akan lucu.” “Awas ya kalau kau jatuh cinta padaku.” Ucap Jin Eon.   Ajumma penjaga sauna kemudian memberitahu bahwa Jin Eon...

I Have a Lover Ep 29 Part 2

Sebelumnya... Seok sedang galau di kamar yang dulu ditempati Hae Gang. Tak lama kemudian, sang ayah datang. Seok mengaku bahwa mungkin dia harus keluar dari rumah untuk sementara waktu karena ia tidak bisa mengendalikan dirinya. “Berusaha melupakan dengan putus asa akan membuatmu bertambah putus asa. Tidak bisakah putus asamu berkurang sedikit?” tanya sang ayah. “Aku punya penyesalan. Aku menyesal dan itu membuatku gila. Aku seharusnya menikahinya saat kau menyuruhku tahun lalu. Maka dengan begitu, dia akan berada di sampingku selamanya. Setidaknya, aku bisa mengatakan padanya untuk tinggal, untuk memohon padanya untuk tinggal. Aku rasa aku tidak bisa melepaskannya. Aku rasa tidak bisa membiarkan itu terjadi. Aku rasa aku tidak akan pernah bisa melepaskannya.” Jawab Seok. “Hanya kau menahan seseorang, hanya karena kau menyukainya, itu hanya akan membuat tanganmu sakit.   Tanpa bisa merasakan kehangatan, kau akan berteriak kesakitan. Itu sebabnya cinta bertepuk sebelah ...

I Have a Lover Ep 17 Part 2

Sebelumnya <<< Hae Gang di rumah sakit, menunggui Moon Tae Joon yang sedang di operasi. Wajahnya tampak cemas. Tak lama kemudian, Jin Eon datang. Dua staf keamanan Jin Eon yang sudah duluan tiba di sana, langsung menemui Jin Eon begitu Jin Eon datang. "Bagaimana dengan Moon Tae Joon?" tanya Jin Eon. "Dia sedang di operasi." jawab salah satu staf keamanan Jin Eon. "Lalu Do Hae... ah, maksudku Nona Dokgo Yong Gi?" tanya Jin Eon. "Dia menunggu di depan ruang operasi." jawab staf keamanan itu lagi. "Kau sudah mendapatkan nomor platnya?" tanya Jin Eon. "Sudah." Staf keamanan Jin Eon pun memberikan nomor plat kendaraan yang menabrak Tae Joon pada Jin Eon. Jin Eon menatap nomor plat itu dengan wajah cemas. Ia lalu menyusul Hae Gang ke ruang operasi. Keluarga Moon Tae Joon menyalahkan Hae Gang atas kecelakaan yang menimpa Tae Joon. Kakak Tae Joon berkata, jika saja Tae Joon mendengarkannya untuk m...