Saturday, March 30, 2019

Babel Ep 16 Part 2 (EPISODE TERAKHIR)

Sebelumnya...


Detik2 kematian Young Eun gaes.. Gk paham sy kenapa penulisnya membuat Young Eun meninggal...

Nyonya Shin berteriak memanggil Kepala Yang dan Manajer Lee. Tapi yang datang malah Young Eun. Young Eun datang dan membawa botol minum untuk Nyonya Shin. Young Eun bilang, Kepala Yang dan Manajer Lee tidak akan datang.

Young Eun lantas meletakkan minuman itu di meja.

"Aku rasa ibu mungkin butuh ini."

"Keluar!"


Tapi Young Eun malah duduk disamping Nyonya Shin.

"Bukankah Soo Ho mengagumkan? Dia menipuku sepenuhnya." ucap Young Eun.

"Tutup mulutmu dan pergilah. Aku akan mengembalikan semuanya." jawab Nyonya Shin kesal.

"Caranya? Sepertinya ini sudah berakhir. Anda selalu mengatakan , 'Geosan adalah milikmu, kau adalah Geosan'. Pada akhirnya, ternyata seperti itu, bukan? Karena itu miliknya, dia menanganinya seperti yang diinginkannya. Geosan terjadi seperti itu, tapi ... anda masih memiliki putra yang taat." ucap Young Eun.

"Setelah aku membalikkan semuanya, kau pikir kau masih bisa mengoceh seperti itu?" jawab Nyonya Shin.

"Tolong jangan tersiksa terlalu banyak. Ini baru permulaan. Anda memiliki banyak hari lagi. Ibu yang hanya hidup untuk putranya dan putra yang baik. Bukankah ini kesimpulan yang tepat?" ucap Young Eun.


Young Eun lantas berdiri dan menyuruh Nyonya Shin istirahat.

Ia mau pergi tapi tiba2 ia teringat sesuatu.

Young Eun : Hampir saja lupa. Aku dan Soo Ho akan bepergian sebentar. Aku berpikir untuk meminta ini darinya. Ayo pergi dari tempat yang memuakkan ini dan tinggal di tempat yang sunyi. Hanya kami berdua. Aku penasaran apa jawabannya. Ah, jika itu terjadi, ibu tidak akan memiliki apa-apa lagi, kan?


Young Eun berniat pergi. Nyonya Shin yang sudah tidak bisa menahan dirinya lagi, mengambil botol minuman itu dan memukul kepala Young Eun.

Young Eun langsung jatuh. Kepalanya mulai mengucurkan darah.

Nyonya Shin : Beraninya kau pada Soo Ho. Uri Soo Ho!


Nyonya Shin lantas keluar dari kamarnya dengan langkah gontai.

Soo Ho kemudian datang dan langsung memeluk ibunya. Sang ibu menangis.

Soo Ho : Aku minta maaf. Aku melakukan kesalahan. Jangan menangis. Aku melakukan itu untukmu dan aku. Aku ingin kembali seperti semula. Dimana aku tidak memiliki mimpi soal Geosan, untuk menjadi bahagia.


Soo Ho lalu menatap ibunya dan mengajak sang ibu melakukan itu. Ia berkata, akan melakukannya dengan baik.

Nyonya Shin pun menyentuh pipi Soo Ho. Sambil sesenggukan, ia berkata, sudah terlambat.

Soo Ho lalu melihat darah di tangan ibunya.

Pikiran Soo Ho langsung ke Young Eun. Ia mau mengecek Young Eun tapi ditahan ibunya.


Soo Ho tidak peduli dan bergegas melihat Young Eun.

Tangisnya langsung pecah melihat Young Eun terkapar di lantai.

Soo Ho : Kenapa kau melakukannya! Kenapa kau membunuhnya?! Andwae. Young Eun-ah!

Nyonya Shin : Jangan khawatir. Ibu akan mengurus semuanya. Percaya pada ibu.


Woo Hyuk, Kepala Jang dan Detektif Lee datang.

Detektif Lee yang mau memborgol Nyonya Shin, melihat Young Eun.

Detektif Lee dan Kepala Jang langsung mengeceknya.

Setelah itu, Kepala Jang memberitahu Woo Hyuk bahwa Young Eun meninggal.

Woo Hyuk kaget.


Mereka lantas memanggil ambulance dan menangkap Nyonya Shin.


Besoknya, dari lokasi kejadian, Jae Il melaporkan bahwa Nyonya Shin menyangkal melakukan pembunuhan dan polisi berencana meminta surat perintah penangkapan setelah mengetahui motif dan senjata pembunuhan.


Seketaris Woo juga ditangkap di rumah abu Moo Yi.


Soo Ho berdiri di depan kanvas. Ia menatap kanvas dan alat lukis yang menjadi kenangan terakhirnya bersama Young Eun.

Soo Ho menangis.


Jung Won berencana pergi. Mi Sun pun kesal karena Jung Won tidak mau berpamitan langsung pada Woo Hyuk. Jung Won berkata, bahwa ia mungkin tidak bisa pergi jika melihat Woo Hyuk.

Mi Sun : Kau mau kemana dengan kondisi seperti itu? Kenapa kau bersikap begini? Kau bisa hidup sedikit lebih mudah sekarang.

Mi Sun menangis. Jung Won pun langsung memeluk Mi Sun dan meminta maaf.


Woo Hyuk meletakkan surat pengunduran dirinya di meja Jaksa Kepala.


Kyeong Wan kabur. Kepala Jang dan Detektif Lee langsung memburunya.


Kyeong Wan menyamar menjadi dokter dan kabur.


Jae Il menenangkan Mi Sun yang masih menangisi kepergian Jung Won.


Woo Hyuk kemudian datang dan terkejut mendengar cerita Mi Sun soal kepergian Jung Won.

Mi Sun berkata, Jung Won pergi karena tidak mau membebani Woo Hyuk.


Woo Hyuk pun langsung mengejar Jung Won tapi terlambat, Jung Won sudah pergi.


Entah apa yang terjadi, tapi sekarang Woo Hyuk tertidur di kursi pemijat di rumahnya.

Jung Won kemudian datang dan menyuruh Woo Hyuk bangun.

Woo Hyuk : 5 menit lagi.

Jung Won : Makanan sudah siap, jadi makanlah dan pergi. Nanti kau terlambat.


Jung Won lantas menarik Woo Hyuk ke ruang makan.

Jung Won dan Woo Hyuk makan bersama.


Tapi ternyata semua itu hanyalah khayalan Woo Hyuk.

Kenyataannya, Woo Hyuk duduk sendirian di meja makan dan tidak ada satu pun makanan di atas meja.


-Setahun kemudian-


Manajer Lee memberikan jadwal Yoo Ra hari itu.

Setelah itu, Yoo Ra menanyakan soal Woo Hyuk.

Manajer Lee : Dia membuka praktik hukum belum lama ini. Dia, terutama, menangani kasus hak asasi manusia.

Yoo Ra : Kau boleh pergi.


Di meja, ada papan bertuliskan 'Pimpinan Tae Yoo Ra'.


Di pengadilan, Woo Hyuk berusaha tidur sebentar sembari menunggu persidangan dimulai.

Woo Hyuk bukan lagi jaksa sekarang, tapi seorang pengacara.

Yoo Ra kemudian datang dan duduk di bangku penonton.

Yoo Ra tersenyum melihat Woo Hyuk tidur.


Persidangan dimulai.

Woo Hyuk : Sebelum saya memulai pernyataan pembukaan, Saya ingin mengingatkan pepatah, Orang itu yang menerima rahmat tidak boleh lupa, dan orang yang menawarkannya harus tidak ingat.  Terdakwa, yang mengatakan dia melakukan kejahatan, terpaksa membayar rahmat oleh penggugat karena penggugat telah membayar tagihan rumah sakit ibu dari terdakwa hanya sekali. Selama bertahun-tahun, dia tidak dibayar dan dieksploitasi dari pekerjaannya.


Di depan pengadilan, Yoo Ra dan Woo Hyuk saling menyapa. Yoo Ra lantas menawarkan Woo Hyuk pekerjaan di Geosan tapi Woo Hyuk tidak mau.

Yoo Ra lantas menanyakan kabar Jung Won dan berharap Woo Hyuk bisa segera menemukan Jung Won.


Staff pria berhenti dari kejaksaan. Sementara Deok Bae dan Manajer Kim sudah menjadi jaksa. Manajer Kim bahkan dipromosikan untuk menangani kasus besar di kejaksaan tertinggi.

*Namanya ternyata Manajer Kim dan staff wanita bernama Manajer Oh.


Saat tengah merayakannya, Manajer Kim dihubungi seseorang.

Manajer Kim langsung keluar. Telepon itu dari Yoo Ra.

Bener dugaan sy, Manajer Kim adalah si tahi lalat.


Usai bicara dengan Manajer Kim, Yoo Ra makan sendirian di ruang makannya yang besar.

Bersambung ke part 3...........

No comments:

Post a Comment