Friday, March 13, 2020

Unknown Woman Ep 37 Part 2

Sebelumnya...


Hae Joo mengajak Ma Ya dan Bom jalan-jalan ke istana.

Bom : Korea pada zaman dahulu seperti ini?

Hae Joo : Ya. Inilah tempat tinggal Raja pada zaman dahulu sekali. Jika kita hidup di masa kuno, rumah kita pasti sebesar ini.

Hae Joo lantas mengajak mereka berfoto.


Ma Ya dan Bom senang dan menunjuk spot tempat mereka ingin berfoto.


Mereka lalu melihat orang2 asyik bermain tuho.


Setelah itu, Hae Joo mengambil foto Bom dan Ma Ya yang mengenakan hanbok.


Tapi tiba2, ponselnya berdering.

Hae Joo kaget, apa? Kenapa kau mengecewakan pelanggan? Baiklah. Aku akan segera ke sana.


Hae Joo menutup teleponnya dan kebingungan.

Hae Joo lalu mendekati anak-anak.

Ma Ya : Kenapa, Bu? Apa ada masalah?

Hae Joo : Ada pelanggan membuat keributan di toko ibu dan memaksa berbicara dengan pemilik tokonya.

Ma Ya : Lantas, ibu harus pergi. Ibu pemiliknya.

Hae Joo : Masalahnya, ibu tidak bisa meninggalkan kalian berdua di sini. Ibu akan menelepon nenek.


Hae Joo menghubungi Ji Won. Tapi ponsel Ji Won di kamar dan Ji Won tidak ada disana.


Hae Joo akhirnya menghubungi Moo Yeol tapi Moo Yeol meninggalkan ponselnya di meja, jadi Yeo Ri yang menjawab.

Yeo Ri : Ya, Bu? Pak Kim sedang menghadiri rapat dan ponselnya ditinggal di meja.

Hae Joo : Rapat? Kalau begitu, bisa tolong bantu aku? Paling lama hanya satu jam setengah.

Yeo Ri : Tentu. Aku bisa membantu. Ada apa?


Hae Joo menunggu Yeo Ri tapi ia gelisah karena Yeo Ri lama sekali.

Hae Joo lalu mendekati anak-anak.

Hae Joo : Ma Ya-ya, Nona Pengacara yang kau temui di sekolah akan datang menemani kalian. Jadi, jangan ke mana-mana dan tetaplah di sini. Dia akan segera sampai.

Ma Ya : Jangan cemas. Kami bisa melakukan itu. Silakan pergilah.

Hae Joo bergegas pergi.


Ma Ya : Kau kepanasan? Mau makan es krim?

Bom : Boleh.

Ma Ya : Akan kubelikan itu jadi, tunggu di sini.


Ma Ya pun pergi membeli es krim.


Bom yang menunggu Ma Ya, melihat mobil stasiun TV. Mengira Do Chi ada disana, Bom pun bergegas ke sana.


Tepat setelah Bom pergi, Yeo Ri datang.

Yeo Ri : Di mana anak-anak itu? Dia bilang mereka ada di sini.


Ma Ya datang dan senang melihat Yeo Ri.

Yeo Ri : Ma Ya-ya, apa kabar? Dimana temanmu?

Ma Ya : Aku menyuruhnya tetap di sini.

Yeo Ri : Dia tidak membeli es krim bersamamu?

Ma Ya : Tidak. Aku bergegas lari untuk membelinya. Kelly pergi ke mana?

Yeo Ri : Ayo cari dia. Namanya Kelly?

Ma Ya mengangguk.


Yeo Ri dan Ma Ya bergegas mencari Bom, tapi tidak ketemu.


Ma Ya menangis.

Ma Ya : Kelly, kau dimana?

Yeo Ri : Kita akan menemukannya. Jangan menangis.

Ma Ya : Dia berkunjung kemari dari Inggris, jadi, tidak punya kenalan di sini.

Yeo Ri : Dia dari Inggris? Astaga. Dia mungkin tidak tahu nomor ponsel seorang pun. Ayo ke pos pengaduan anak hilang.


Di toko, Hae Joo memarahi karyawannya.

Hae Joo : Buat kesalahan seperti itu dan kau akan dipecat! Kenapa memasukkan selimut yang salah ke mobil mereka! Kembalilah bekerja!


Ponsel Hae Joo berdering, telepon dari Yeo Ri.

Hae Joo : Halo, Nona Yoon. Sudah menemui anak-anak?

Hae Joo lalu kaget, apa? Kelly menghilang? Baiklah. Aku datang.

Hae Joo : Menyebalkan sekali. Banyak sekali masalah hari ini.


Bom menangis.

Bom : Ma Ya-ya, kau dimana? Aku takut.


Tiba-tiba, pasangan kekasih mendekati Bom.

"Kau kehilangan ibu?" tanya wanita itu.

"Ibuku ada di Inggris." jawab Bom.

"Kau ke sini dengan siapa?" tanya wanita itu lagi.

"Seorang teman dan ibunya." jawab Bom.

"Kau tahu nomor ponsel mereka?" tanya wanita itu.

"Tidak." jawab.


Pasangan kekasih itu saling melirik. Lalu setelahnya, mereka membawa Bom pergi.


Do Chi pulang. Jang Goo menyusul Do Chi.

Jang Goo : Hyung!

Do Chi : Hei. Kenapa mengikutiku? Aku menyuruhmu pulang.

Jang Goo : Aku baru mendapat telepon penting.

Do Chi : Telepon penting? Ada apa?


Hae Joo yang di jalan, mengomel.

Hae Joo : Bagaimana bisa seorang pengacara kehilangan anak kecil! Kelly pergi ke mana? Seharusnya tidak kuundang dia ke Korea. Bagaimana jika dia sungguh hilang?


Ponsel Hae Joo berdering. Telepon dari Do Chi.

Hae Joo : Ya, Paman? Apa? Kelly?


Hae Joo dan Do Chi tiba di kafe. Pasangan kekasih itu rupanya mengajak Bom makan disana.

Bom langsung memeluk Hae Joo dan minta maaf.


Do Chi : Apa yang terjadi? Di mana kalian menemukannya?

Pasangan kekasih itu menjelaskan, kalau Bom tidak tahu nomor ponsel siapapun.

"... tapi dia bilang Do Chi itu paman kakek temannya. Jadi, kami menelepon agensinya."


Bom senang melihat Do Chi.

Bom : Aku penasaran dengan wajah paman kakek dan sekarang aku melihatnya.

Do Chi dan Hae Joo tertawa.

Do Chi : Dasar anak nakal.

Hae Joo : Penerbangannya sebentar lagi.

Do Chi mengerti dan menyuruh Hae Joo segera ke bandara.


Setelah Hae Joo dan Bom pergi, wanita itu menyuruh Do Chi duduk.

Do Chi duduk tapi tak lama, ia baru sadar tidak asing dengan wajah Bom.


Yeo Ri dan Ma Ya masih mencari Bom.

Do Chi lalu menghubunginya dan memberitahu bahwa Bom sudah ketemu.

Yeo Ri lega dan langsung memberitahu Ma Ya.


Ma Ya sedih Bom sudah pergi.

Yeo Ri : Kau bisa menemuinya lagi.  Ayo. Akan kuantar kamu pulang.


Ki Dong akhirnya pulang. Begitu tiba, ia langsung ke restorannya.

Mal Nyeon : Bagaimana? Sudah menemukan wanita bernama Kim Sook Mi itu?

Ki Dong : Dia mengirim putrinya ke rumah teman di Korea dan berlibur bersama. Aku tidak bisa menemukan siapa temannya di Korea.

Mal Nyeon : Korea? Lantas, dia ada di satu negara yang sama seperti kita sekarang? Kebetulan sekali.

Ki Dong : Orang dari Asosiasi Korea bilang, Kim Sook Mi membesarkan putrinya seorang diri, dia tidak punya suami. Dia tinggal di apartemen yang mewah dan mahal yang tidak akan bisa dibeli dengan gaji perawatnya. Mereka pikir seseorang dari Korea secara rutin mengiriminya uang.

Mal Nyeon : Itu dia. Pasti Ji Won orangnya. Dia mengiriminya uang sebagai ganti pemalsuan sertifikat kematian Bom dan membawanya ke Inggris.

Ki Dong : Satu hal lagi. Nama putrinya Kelly. Kelly Kim.

Mal Nyeon : Kelly?


Yeo Ri tiba di kediaman Wid. Ponselnya kemudian berdering. Ia turun duluan dan menjawab ponselnya.

Yeo Ri : Halo, Bu. Ayah sudah kembali? Kim Sook Mi pergi berlibur?

Mal Nyeon : Tidak ada yang bisa kita lakukan.

Ma Ya turun dan mendekati Yeo Ri.

Yeo Ri : Jadi, dia tidak menemui Bom?

Ma Ya : Bom?


Mal Nyeon : Benar. Dia pulang karena tidak tahu kapan mereka kembali. Katanya dia akan kembali setelah beberapa hari.

Yeo Ri : Dia mengatakan hal lainnya? Dia menemukan sesuatu tentang Kim Sook Mi atau putrinya?

Mal Nyeon : Tidak banyak. Benar juga. Putrinya sedang di Korea. Dia mengunjungi temannya, tapi mereka tidak tahu siapa temannya itu. Lalu, nama anaknya adalah Kelly.

Yeo Ri : Begitu rupanya. Kelly. Nama yang cantik sekali.


Yeo Ri kemudian tersadar, apa? Ibu bilang siapa namanya? Namanya Kelly? Dia sedang mengunjungi teman di Korea?

Yeo Ri menatap Ma Ya.


Do Chi datang.

Yeo Ri : Akan kuhubungi lagi nanti.


Yeo Ri menutup teleponnya.

Do Chi : Apa maksudmu? Namanya Kelly?

Yeo Ri : Nama putrinya Kim Sook Mi adalah Kelly. Gadis berusia 10 tahun dari Inggris. Kelly.

Do Chi kaget, apa?


Yeo Ri lalu menunjukkan foto Bom pada Ma Ya.

Yeo Ri : Apa ini temanmu Kelly?

Ma Ya : Benar, ini Kelly. Kenapa kau punya foto temanku? Nama Koreanya juga cantik. Namanya Bom. Bom.

Yeo Ri kaget, Bom?

Ma Ya : Sama seperti putri malaikat...


Dan Do Chi menyuruh Ma Ya masuk duluan. Ma Ya bingung sendiri, lalu ia pun masuk.


Yeo Ri mengajak Do Chi ke bandara.

Do Chi : Biar aku yang menyetir.


Hae Joo dan Bom tiba di bandara. Hae Joo bicara dengan seorang pramugari.

Hae Joo : Ibunya, Kim Sook Mi, akan menunggu Kelly di Bandara Heathrow. Antar saja dia kepada ibunya.

Pramugari mengerti.


Hae Joo lalu menatap Bom.

Hae Joo : Kau bisa pergi sendiri?

Bom : Tentu saja. Aku juga datang sendiri sambil ditemani seorang pramugari.

Hae Joo : Waktunya naik pesawat. Ayo.


Do Chi dan Yeo Ri masih di jalan. Yeo Ri cemas karena Hae Joo tak bisa dihubungi.

Do Chi kesal pada dirinya karena tidak mengenali Bom.

Yeo Ri lalu menyuruh Do Chi menyetir lebih cepat.

Do Chi mengerti.


Yeo Ri : Bom, tunggu ibu. Ibu akan menemukanmu.


Tapi sampai disana, mereka mendapat informasi bahwa pesawat yang ditumpangi Bom akan segera berangkat.

Do Chi : Ada seorang anak di sana. Kita harus mengeluarkannya.

Petugas melarang mereka masuk.

Yeo Ri : Putriku ada di pesawat itu.

Do Chi menerobos masuk. Menjemput Bom.


Pesawat Bom lepas landas.


Yeo Ri menangis.

Yeo Ri : Maaf ibu tidak mengenalimu. Padahal kau dekat sekali.


Tiba-tiba Do Chi datang.

Do Chi : Seol-ssi.

Yeo Ri menoleh dan menatap Do Chi.


Tak lama, Bom muncul dari balik punggung Do Chi.

Bom : Halo...

Yeo Ri terkejut.


Do Chi tersenyum menatap Yeo Ri.


Bom lalu keluar dari balik punggung Do Chi.

Bom : Halo, aku Bom. Kim Bom.

Yeo Ri berdiri dan membeku menatap Bom.


Bersambung....

No comments:

Post a Comment