Skip to main content

Alice Ep 3 Part 2

 All Content From : SBS
Sinopsis : Alice
Sebelumnya : Alice Ep 3 Part 1
Selanjutnya : Alice Ep 4 Part 1


Sun Hee tidur bersama Eun Su.

Namun Eun Su menggaruk pergelangan tangannya yang terasa gatal. Kamera menyorot pergelangan tangan Eun Su yang muncul ruam merah.


Di sebuah apartemen, Yang Ho Seob memukuli Yang Min Sung. Min Sung ketakutan dan meminta ampun. Dia memohon pada Ho Seob, agar tidak membunuhnya.

Ho Seob : Kau sudah menyerah? Kau bahkan memukulku tiap hari.

Min Sung : Aku tidak begitu.

Ho Seob : Tak mengenaliku? Lihat wajahku.


Ho Seob lantas mengarahkan wajah Min Sung ke wajahnya.

Ho Seob : Kubilang, lihat! Kau sungguh tak tahu siapa aku?

Min Sung : Aku tidak tahu.

Ho Seob : Aku adikmu. Namun, kini kau lebih muda dariku.


Jin Gyeom yang di lampu merah, melihat sebuah drone di langit. Drone itu kemudian pergi dan Jin Gyeom bergegas mengikuti drone tersebut.


Hong Seob memukuli kaki Min Sung dengan tongkat bisbol. Setelah itu, dia membuang tongkat bisbolnya ke lantai dan mengambil palu. Hong Seob yang melihat itu, berusaha merangkak ke pintu. Tapi Min Sung menangkapnya, lalu memukulnya dengan palu.


Seseorang menulis di mesin tik.

"Bab satu. "Pintu Waktu" terbuka. Tangan mereka yang ingin balas dendam dipenuhi dengan darah.


Jin Gyeom berlari di lorong sebuah apartemen. Tak lama, dia menghentikan langkahnya di depan sebuah pintu yang terbuka. Jin Gyeom masuk dan menemukan Hong Seob sudah tewas bersimbah darah. Drone Alice muncul lagi di depan jendela apartemen Hong Seob. Tapi hanya sebentar. Jin Gyeom menoleh ke jendela tepat setelah drone sudah pergi.

Lalu Jin Gyeom melihat senjata pembunuhan di lantai. Dia pun memungut palu di lantai menggunakan sapu tangannya, agar sidik jarinya tidak menemepl. Dia melihat palu itu.


Sekarang, Dong Ho tengah memeriksa jasad Hong Seob. Petugas forensik melakukan olahh TKP. Tak lama, Jung Wook dan Yong Seok datang. Dong Ho tanya identitas korban. Jung Wook bilang mereka masih mencari.

Yong Seok : Dia kemari sendiri? Siapa yang pesan kamar?

Dong Ho : Pemesanan lewat internet. Tanpa nama.

Yong Seok : Bagaimana Letnan Park menemukannya?


Jin Gyeom sendiri lagi di ruang keamanan. Dia tengah memeriksa kamera keamanan namun para petugas keamanan kebingungan karena kamera di lorong dan lift tidak berfungsi. Jin Gyeom tanya apa itu sering terjadi. Petugas bilang, itu baru kali pertama terjadi.

"Kami bahkan lakukan pemeriksaan kamera pekan ini."


Para penghuni apartemen mulai berkerumun di depan apartemen Min Sung. Mereka merasa kasihan pada Min Sung yang masih seorang pelajar yang tewas dibunuh. Tanpa mereka ketahui, pembunuhnya ada di belakang mereka. Ho Seob sedang berhasil membunuh kakaknya.


Jin Gyeom mau pergi, tapi sebuah mobil berwarna hitam yang tertangkap di layar kamera pengawas, menarik perhatiannya. Jin Gyeom pun ingat mobil yang sama yang dilihatnya menjemput Sun Hee di depan kediaman Eun Su.

Jin Gyeom pun langsung mendekati layar.

Jin Gyeom : Apa ini rekaman?

Petugas bilang tidak.


Jin Gyeom langsung lari ke parkiran dan menemukan mobil yang dimaksud. Dia mencoba membuka pintu mobil, tapi pintunya terkunci. Tak lama kemudian, Hong Seob pun muncul. Jin Gyeom langsung menghentikan Hong Seob.

Jin Gyeom : Aku polisi. Ini mobilmu?

Hong Seob : Kenapa aku harus jawab?

Jin Gyeom kesal, tapi dia masih bersabar.

Jin Gyeom : Aku tanya sekali lagi. Apa ini mobilmu?

Hong Seob : Bukan. Milik pemandu wisataku. Mungkin sedang mencariku. Dia akan segera kembali.

Jin Gyeom : Tunjukkan kartu identitasmu.

Hong Seob : Aku tidak punya.

Jin Gyeom lantas mengeluarkan pulpen dan buku catatannya.

Jin Gyeom : Beri tahu nama dan nomor identitasmu.

Hong Seob : Yang Hong Seob. 160614-3017447.

Tapi Hong Seob tiba2 tertawa.


Jin Gyeom tambah kesal, lucu bagimu?

Hong Seob : Kenapa? Tak terlihat seperti anak umur lima tahun? Aku tampak tua, ya?

Jin Gyeom : Bicara yang benar. Siapa kau?

Hong Seob : Kau mati jika pemandu datang.

Jin Gyeom pun memukuli Hong Seob. Dia menghantukkan kepala Hong Seob ke kap mobil Alice.

Jin Gyeom : Siapa pemandu yang kau bicarakan?


Tiba2, sebuah benda aneh datang lagi. Benda itu kemudian mengeluarkan asap. Jin Gyeom langsung memegangi kepalanya yang tiba2 terasa sakit. Asap makin tebal. Jin Gyeom pun menutupi hidungnya. Tiba2 seorang pria muncul dan langsung menendang Jin Gyeom. Jin Gyeom pun jatuh terkapar. Pria itu lantas membuka kacamata hitamnya. Ternyata dia Min Hyuk.


Min Hyuk lantas menyuruh Hong Seob masuk mobil. Tapi Hong Seob malah mendekati Jin Gyeom. Min Hyuk berusaha menghalangi Hong Seob. Hong Seob berontak, minta Min Hyuk melepasnya. Min Hyuk pun membiarkan Hong Seob memukuli Jin Gyeom.

Hong Seob : Kubilang kau mati jika dia datang.

Hong Seob melihat Jin Gyeom kesakitan.

Hong Seob : Apa kau kesakitan? Sakit?


Min Hyuk akhirnya membawa Hong Seob ke mobil.

Jin Gyeom tak tinggal diam. Dia bergegas mengejar Min Hyuk.

Drone Alice muncul, mengamati Jin Gyeom yang mengejar Min Hyuk.


Min Hyuk minta bantuan ke kantornya.

Min Hyuk : Klien 1012 dikejar polisi. Kirim bantuan.

Di Alice, Oh Si Young si pemecah masalah melihat target mereka dari layar raksasa.

Si Young : Menemukan target. Seung Pyo dan Hye Su, berangkat.

Hye Su : Dikonfirmasi.


Seung Pyo mempercepat laju mobilnya. Tak lama, dia menemukan mobil Jin Gyeom yang mengejar mobil Min Hyuk. Seung Pyo pun bergegas mengejar mobil Jin Gyeom. Jin Gyeom terus melajukan mobilnya, mengejar Min Hyuk.

Min Hyuk yang melihat itu, mengontak Hye Su.

Min Hyuk : Di mana kalian?

Hye Su : Tepat di belakangmu.

Seung Pyo pun menyeruduk mobil Jin Gyeom dari belakang.


Jin Gyeom terkejut mobilnya dihantam dari belakang. Jin Gyeom yang sadar penyeruduk mobilnya adalah komplotan Min Hyeok, menambah laju mobilnya dan mengejar Min Hyuk. Dia coba menyalip tapi mobil lain muncul di depannya. Jin Gyeom langsung menghindar. Setelah jalanan aman, Jin Gyeom bergegas menyalip. Dia mensejajarkan mobilnya dengan mobil Min Hyuk. Jin Gyeom dan Min Hyuk saling menatap. Jin Gyeom lalu menyerempet mobil Min Hyuk. Min Hyuk yang kesal, melakukan hal yang sama.


Di belakang, Hye Su yang melihat itu, melakukan sesuatu. Dia mengeluarkan benda aneh dari bawah mobilnya. Benda aneh itu masuk dan menempel di kolong mobil Jin Gyeom. Mobil Jin Gyeom langsung tak berfungsi karena benda aneh itu. Jin Gyeom bahkan tak bisa membuka pintu mobilnya.

Tiba2, sebuah truk muncul di depan Jin Gyeom. Sontak lah Jin Gyeom langsung keluar dari jendela mobilnya dan memanjat ke atapnya. Saat truk kian mendekat ke mobilnya, Jin Gyeom pun lompat ke kap mobil Min Hyeok. Tepat saat itu, truk menghantam mobil Jin Gyeom.


Jin Gyeom berusaha bertahan di kap mobil Min Hyeok. Sementara Min Hyeok berusaha membuat Jin Gyeom jatuh. Jin Gyeom pun mengeluarkan pistolnya dan mengarahkan pistol ke Min Hyuk. Tapi Min Hyuk lagi2 berhasil membuatnya oleng. Jin Gyeom masih bertahan. Tapi begitu keluar dari terowongan, Min Hyuk berhasil membuat Jin Gyeom jatuh ke aspal.


Min Hyuk dan kawanannya lolos.

Jin Gyeom hanya bisa terdiam melihat targetnya lolos.

Bersambung.....

Comments

Popular posts from this blog

I Have a Lover Ep 50

Sebelumnya.... ā€œAku rasa aku jatuh cinta lagi padamu.ā€ Ucap Jin Eon begitu Hae Gang menghampirinya. ā€œAku sudah tahu.ā€ jawab Hae Gang. ā€œBerikan tasmu.ā€ Pinta Jin Eon. ā€œTidak mau, tas melambangkan harga diri seorang wanita.ā€ Jawab Hae Gang. ā€œBerikan padaku. Tas wanitaku melambangkan harga diriku.ā€ ucap Jin Eon. Hae Gang pun tersenyum, lalu memberikan tas alias keranjangnya yang berisi peralatan mandi pada Jin Eon. Jin Eon kemudian menyuruh Hae Gang menggandeng lengannya. Hae Gang pun menggandeng lengan Jin Eon, dan selanjutnya keduanya beranjak pergi menuju sauna dengan senyum terkembang. ā€œKau akan memakai itu?ā€ tanya Hae Gang saat melihat Jin Eon sedang memilih2 baju sauna. ā€œAku pernah memakainya dulu.ā€ Jawab Jin Eon. ā€œTak bisa kubayangkanā€¦ā€ dan Hae Gang pun tersenyum geli, ā€œā€¦ tapi entah bagaimana tampaknya akan lucu.ā€ ā€œAwas ya kalau kau jatuh cinta padaku.ā€ Ucap Jin Eon.   Ajumma penjaga sauna kemudian memberitahu bahwa Jin Eon...

Ruby Ring Ep 93 Part 2

Sebelumnya... Dongpal dan Jihyeok yang berseragam militer, sedang menata restoran sesuai arahan Chorim. Tapi kemudian, Dongpal sebal karena Chorim menyuruh mereka menggeser meja kesana kemari. Chorim pun jadi sewot. "Kau ingin aku yang sedang hamil melakukan ini!" Jihyeok tertawa melihat perdebatan orang tuanya. Daepung lantas keluar dari dapur. Ia menghentikan pertengkaran itu dan mengaku, akan mengangkat meja itu sendirian. Tapi karena mejanya berat, Jihyeok dan Dongpal langsung membantu Daepung. Geum Hee tiba-tiba datang, mengejutkan Chorim. Geum Hee membawakan sebuket bunga untuk Chorim. "Kudengar kau hamil. Jadi kubawakan bunga ini. Bunga ini bagus untuk kehamilan. Kuharap anakmu secantik bunga ini." ucap Geum Hee. Daepung lantas mengajak Geum Hee pergi. "Jihyeok-ah, apa yang terjadi?" tanya Chorim. "Paman Daepung jatuh cinta. Dia ingin menikah jadi dia bekerja keras." jawab Jihyeok. Mendengar Geum Hee c...

I Have a Lover Ep 8

Sebelumnya <<< Hae Gang keluar dari sebuah ruangan. Ia berjalan di koridor kampus sambil memikirkan percakapannya dengan seseorang. "Jin Eon adalah putra pemilik Perusahaan Farmasi Cheon Nyeon? Anak itu, dia tidak memberitahukan saya. Jika saya mengeluarkan Kang Seol Ri dari tim penelitian kami, apakah itu akan memuaskan?"   Flashback.... Ketika Hae Gang sedang berbicara dengan Direktur Kampus.  "Ya. Sebagai imbalan, penelitian yang sedang anda kerjakan, akan didukung Perusahaan Farmasi Cheon Nyeon. Sampai tahun 2015, satu juta per tahun." jawab Hae Gang. "Saya akan melakukannya. Tidak sulit bagi saya melakukannya." ucap Direktur Kampus. Flashback end Hae Gang lalu keluar dan berjalan di taman kampus. Saat itulah ia melihat Seol Ri berjalan keluar dari kampus dan menuju ke arah lain. Hae Gang menatap dingin Seol Ri . Seol Ri tidak melihat Hae Gang dan terus berjalan ke bangku taman. Hae Gang masuk ke lab Jin Eon...