Thursday, October 25, 2018

Ruby Ring Ep 87 Part 1

Sebelumnya...

Roo Bi menggelar konferensi pers guys 😢😢😢😢 dan semua orang berbalik menyerangnya.

Sy bener-bener kesal sama Gilja disini. Mana dia pakai menyalahkan dan menampar Roo Bi segala.


Malam itu, Gilja membujuk Roo Bi melakukan konferensi pers. Tak hanya itu, ia juga minta Roo Bi memaafkan Roo Na.

Tapi Roo Bi mengaku tidak bisa memaafkan perbuatan Roo Na padanya.

"Ara, Roo Bi-ya, ara. Tapi Roo Na adikmu. Tidak bisakah kau menolong dia demi ibu? Ini bukan tentang pemilihan itu. Jika orang-orang tahu video itu asli, Roo Na akan bunuh diri. Ibu tahu ibu egois. Ibu tahu Roo Na apa yang sudah dilakukan Roo Na padamu sangat keterlaluan dan mengerikan tapi dia tetap putri ibu. Dia putri ibu dan adikmu."

"Ibu salah, Roo Na bukan manusia. Dia monster! Dia iblis!"

Mendengar itu, Gilja pun marah.

"Ibu tahu apa yang sudah dilakukan Roo Na. Dia mencampakkan In Soo, pria yang sangat mencintainya. Dia membohongi semua orang dan tanpa sedikit saja rasa bersalah, dia mencuri wajah dan hidupku. Aku tahu dia adikku, tapi Roo Na bukan manusia. Lupakan dia!"


Plaaak! Gilja menampar Roo Bi.

"Bagaimana bisa kau melakukan itu pada Roo Na! Kau lah yang membuat Roo Na jadi begini! Itu salahmu!"

Sontak, Roo Bi kaget mendengar sang ibu menyalahkannya.

Berikutnya, Gilja meralat ucapannya. Ia mengatakan bahwa itu salahnya dan mengaku akan menanggung dosa Roo Na.


Gilja juga mengatakan bahwa Roo Bi berhutang padanya karena ia sudah membesarkan Roo Bi.

Sontak, Roo Bi bingung mendengar ucapan sang ibu.

Gilja pun mengakui bahwa Roo Bi bukan putri kandungnya.

Roo Bi langsung syok.

Gilja terus memohon agar Roo Bi menyelamatkan putrinya tanpa mempedulikan keterkejutan Roo Bi.


Roo Bi menyusuri jalanan dengan wajah terpukul sambil mengingat-ingat cerita ibunya bahwa ia adalah anak hasil perselingkuhan ayahnya dengan wanita lain.

Gilja juga mengatakan, bahwa ia hampir membuang Roo Bi saat Roo Bi masih bayi tapi karena tidak tega, ia akhirnya memutuskan merawat Roo Bi.

Gilja lantas mengaku kenapa ia sangat keras pada Roo Na selama ini. Itu karena ia ingin Roo Na lebih baik daripada Roo Bi.

Tangis Roo Bi pun pecah. Ia jatuh terduduk di jalanan dan menangis kencang.


Keesokan harinya, para pendemo berkumpul di depan kediaman Bae, menuntut Roo Na mundur dari dunia politik.

Roo Na yang saat itu hendak pergi menghadiri rapat bersama partainya, dilarang keluar oleh Nyonya Park.

Tapi Roo Na kekeuh ingin pergi. Ia lalu menghubungi polisi dan meminta perlindungan polisi.

Polisi seketika datang. Roo Na pun meninggalkan rumah dengan dikawal polisi dari para demonstran.


Roo Na yang sedang melajukan mobilnya menuju Partai Yeomin, sontak menghentikan mobilnya saat mendengar siaran radio tentang konferensi pers yang akan digelar Roo Bi.


Soyoung yang juga melihat berita konferensi pers itu pun langsung memanggil Chorim.

Chorim terkejut melihat Roo Bi dan langsung memanggil Gilja dan Dongpal.


Se Ra juga langsung ke ruangan Gyeong Min dan menyuruh Gyeong Min menyalakan TV.

Mereka terkejut dan tidak percaya saat Roo Bi mengaku sebagai pelaku yang mengunggah video itu.


Di hadapan ribuan wartawan, Roo Bi mengakui bahwa video itu palsu dan ia merekayasa video itu karena iri pada Roo Na.

Nyonya Park dan Tuan Bae tidak percaya dengan pengakuan Roo Na.


Gilja menangis mendengar pengakuan Roo Bi. Chorim yang tidak tahu apa-apa, berniat menghajar Roo Bi setelah Roo Bi sampai di rumah nanti.

Gilja marah, ia mengancam kalau Chorim tidak akan pernah melihat wajahnya lagi jika Chorim berani menyentuh sehelai pun rambut Roo Bi.


Selesai dengan konferensi pers nya, Roo Na masuk ke ruangan itu.

Ia memeluk Roo Bi di hadapan ribuan wartawan.

"Sudah kubilang kan, ini akan terjadi?" bisik Roo Na dengan wajah puas.


Roo Na lalu memberikan pernyataan.

"Mereka bilang, kebenaran akan menunjukkan jalannya. Hari ini, hal itu terbukti. Video itu membuatku dan keluargaku menderita. Hari ini, pihak lawan mengirimkan para pendemo ke depan rumah kami. Tapi aku, Jeong Roo Bi, tidak akan pernah goyah!"


Roo Bi pergi meninggalkan gedung konferensi pers. Diluar, ia bertemu In Soo yang sengaja datang menjemputnya.

In Soo menatapnya lirih. Roo Bi mencoba tersenyum.

Bersambung ke part 2

2 comments:

  1. Teganya😢
    Ini kapan bakalan terungkap koq malah terus-terusan ditutupi

    ReplyDelete
  2. Bentar lagi kok... semua benar-benar terungkap di epi 91...

    ReplyDelete