Tuesday, December 18, 2018

The Promise Ep 19 Part 3

Sebelumnya...


"Bukankah kita pernah bertemu sebelumnya? Ah, matta. Di Bandara. Rok sobek." ucap Hwi Kyung.

"Kau mungkin bertemu banyak wanita, jadi kau bingung dan mengira aku salah satu dari mereka." jawab Do Hee.

Sontak lah Hwi Kyung kebingungan karena ia yakin tidak salah orang.


Na Yeon terkejut Man Jung memasakkan begitu banyak makanan untuknya.

"Aku pandai memasak tapi tidak bisa menikmati semua makanan itu. Makanlah. Perasaan seseorang akan membaik setelah makan." jawab Man Jung.

"Kalau begitu, aku akan makan. Kau juga harus makan, Bu." ucap Na Yeon.

"Kau saja. Lagipula, ini kali pertama dan terakhir aku memasak untukmu. Terima kasih untuk semuanya." jawab Man Jung yang sontak membuat Na Yeon terkejut.


Hwi Kyung dan Do Hee bicara di ruangan khusus tamu.

Do Hee berkata, bahwa Hwi Kyung tahu dengan baik bahwa Hwi Kyung memiliki segalanya yang diinginkan perempuan untuk pernikahan.

"Kau lebih tampan dari yang kubayangkan dan kau terlihat cukup pemberontak." ucap Do Hee.

Hwi Kyung pun membalas dengan mengatakan bahwa Do Hee sangat kasar dan menjengkelkan dari yang ia bayangkan.

"Kenapa kau bercerai? Apakah seperti yang rumor katakan bahwa kau memiliki banyak masalah dengan wanita? Apa kau tetap berhubungan dengan mantan istrimu? Apa dia sudah menikah lagi?" tanya Do Hee.


"Apa semua reporter penuh kebencian seperti ini?" tanya Hwi Kyung.

"Apa aku terlihat seperti itu?"

"Kau terlihat seperti itu. Kau tidak seperti saat pertama kali kita bertemu. Sekarang, kau datang ke kantorku dan menunjukkan sifatmu yang kasar. Apa kau disini untuk kencan denganku atau untuk menanyaiku?"

"Aku ketahuan? Insting reporterku muncul saat aku bertemu dengan pewaris perusahaan."


Singkat cerita, Do Hee mengulurkan tangannya dan mengajak Hwi Kyung berkenalan.

"Aku penghisap darah tidak berguna, Baek Do Hee. Kau juga bisa memanggilku Ular Putih."

Hwi Kyung tertawa, lalu berdiri tanpa menjabat tangan Do Hee.

Hwi Kyung mengaku, akan memperkenalkan dirinya secara resmi nanti. Tidak di tempat kerja tapi di tempat yang lebih layak. Tidak dalam seragam kerja dan dengan sopan santun.

"Aku lebih suka kau yang sekarang." jawab Do Hee.

"Baek Do Hee-ssi, dari semua wanita yang kencan buta denganku, kau adalah yang terburuk sejauh ini."

Tapi Do Hee tidak perduli dengan ucapan Hwi Kyung itu dan mengajak Hwi Kyung bertemu di jam yang telah ditentukan. Hwi Kyung hanya menghela napas mendengarnya lalu beranjak pergi tanpa menjawab ajakan Do Hee.


Se Gwang menunggu diluar. Tak lama, Do Hee datang dan ia langsung turun dari mobil.

"Kau bertemu dengannya?" tanya Se Gwang.

"Dia benar-benar brengsek seperti yang dikatakan rumor." jawab Do Hee sembari tersenyum sinis.

Se Gwang lantas membukakan pintu mobil untuk Do Hee.


Man Jung berlutut pada Na Yeon. Ia meminta Na Yeon melepaskan Tae Joon. Ia memintanya dengan wajah menahan amarah.

Sontak Na Yeon syok.


Bersambung........

Dulu Man Jung meninggalkan Tae Joon demi kesenangannya sendiri. Dan sekarang, Tae Joon meninggalkan Sae Byeol juga demi kesenangannya sendiri.

Buah jatuh tidak jauh dari pohonnya gaes... Tae Joon melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan ibunya.

Tapi lucunya, si Tae Joon ini masih bisa protes ama emaknya karena udah ninggalin dia. Dia tahu rasa sakit ditinggalkan tapi dia sendiri meninggalkan Sae Byeol. Ani, bukan cuma meninggalkan, tapi tidak menganggap Sae Byeol sebagai anaknya.

Sy ngebayangin kalau seandainya Sae Byeol nanti udah dewasa, begitu pun dengan anak Tae Joon dari Se Jin, terus mereka tinggal seatap, Tae Joon mungkin lebih memperhatikan anaknya dari Se Jin.

No comments:

Post a Comment