Skip to main content

Babel Ep 8 Part 3

Sebelumnya...


Part ini dibuka dengan flashback saat Asisten Woo menculik Ricky.

Ricky dibawa ke sebuah apartemen.

Asisten Woo membangunkann Ricky.

Setelah Ricky siuman, Asisten Woo mendengarkan rekaman pembicaraan Ricky dan Woo Hyuk. Asisten Woo lantas bertanya, bukti apa yang Ricky miliki untuk menjatuhkan Pimpinan Tae.

Ricky : Jadi aku yang memegang pena?

Asisten Woo : Aku bisa memberimu uang sebanyak yang kau inginkan jika memberikan buktinya.

Ricky : Kau penasaran?

Ricky kemudian tertawa.

Ricky lantas mengaku ingin bertemu seseorang dan meminta Ricky memanggilkannya.

Asisten Woo menyuruh Ricky berhati-hati, lalu memakai sarung tangannya.

Ricky : Aku tidak tahu siapa tuanmu tapi katakan padanya, untuk datang padaku secara pribadi jika dia ingin tahu sesuatu karena aku tidak mau berurusan dengan seekor anjing.


Tak lama kemudian, terdengar suara langkah yang diiringi sebuah tepuk tangan. Min Ho pun masuk.

Min Ho : Kau ingat aku?

Ricky : Bagaimana aku bisa melupakan anda, Tuan Muda.

Min Ho : Mari selesaikan pembicaraan kita.


Ricky kemudian ke rumah abu. Ia membuka kaca lemari salah satu rumah abu dan mengeluarkan sesuatu yang berbungkus kain putih dari dalam guci abu. Ada noda darah di kain itu.


Lalu kita diperlihatkan pada flashback saat Min Ho muncul, menemui Nyonya Shin di rumah sakit setelah ia lolos dari kecelakaan helikopter. Saat itu, Min Ho mengaku punya hadiah untuk Nyonya Shin. Min Ho mengeluarkan hadiahnya. Foto sebuah pisau.

Flashback end...


Nyonya Shin tidak mengerti kenapa Ricky bisa memiliki foto yang diberikan Min Ho padanya. Ricky pun mengajak Nyonya Shin membahasnya sambil minum kopi.

Nyonya Shin minta penjelasan Ricky kenapa Ricky bisa memiliki foto itu. Ricky berkata, karena ia ada di sana pada hari itu, 30 tahun yang lalu.

Ricky : Jika bukan karena kecelakaan, pimpinan akan bertaruh paling banyak. Ceritanya panjang tapi izinkan aku langsung ke intinya. Meskipun Tuan Muda Min Ho menawarkan hingga sepuluh angka untuk itu, berapa yang mau anda bayar?

Nyonya Shin : Kenapa aku harus membayarnya? Kau bisa mendapatkannya dari Min Ho seperti yang kau rencanakan.

Nyonya Shin melempar foto itu.

"Ya ampun, aku kasar karena aku gelisah. Betapa sakitnya hatimu karena Tuan Muda Min Ho berakhir seperti itu. Aku menyatakan belasungkawa tulusku." ucap Ricky.

"Kau aneh." jawab Nyonya Shin.


"Maka aku akan menganggapmu tidak tertarik pada taruhan. Jika aku menjualnya maka pemiliknya akan maju."

Ricky lalu menyebutkan nama Soo Ho yang akan menjadi pewaris Geosan.

Ricky kemudian tertawa dan meneguk tehnya.

Mendengar itu, Nyonya Shin langsung menawakan dua kali lipat untuk foto itu dan meminta Ricky menutup mulut selamanya.


Pengacara Kwon membuat Detektif Lee mabuk.

Setelah itu, ia menyingkir dan menghubungi Yoo Ra.


Pengacara Kwon : Sunbae, kau dimana? Kenapa kau menugaskan Han Jung Won padaku.

Yoo Ra sendiri berada di ruangannya. Ia mendapat laporan tentang kekerasan yang dilakukan Min Ho pada Jung Won.

Yoo Ra : Kau yakin?

Yoo Ra sepertinya tak percaya Min Ho melakukan kekerasan pada Jung Won, tapi ia terdiam setelah mendengar jawaban Pengacaran Kwon bahwa Min Ho memang melakukannya.


Setelah itu, Yoo Ra memasukkan daftar panggilan terakhir Min Ho ke dalam sebuah amplop dan beranjak pergi.


Di ruangannya, Woo Hyuk stress memikirkan kasus Min Ho.

Ia lalu menatap foto Jung Won di ponselnya dan teringat jawaban Asisten Woo saat ia bertanya, untuk urusan apa Asisten Woo menemui Jung Won.

Asisten Woo : Ini aneh. Apa maksudmu kau bisa bertemu dengannya tapi aku tidak bisa? Pertanyaanmu salah. Jika aku jadi kau, aku seharusnya bertanya mengapa aku menculik Ricky dan atas perintah siapa. Apa kau takut jika yang kau bayangkan ternyata benar? Jika tidak bisa mengatasinya, mungkin kau harus menutup mata untuk itu.


Jung Won terkejut Yoo Ra tiba-tiba datang menemuinya.

Yoo Ra : Apa yang kau waspadai? Aku hanya mengundangmu makan.


Lalu Yoo Ra dan Jung Won makan di sebuah restoran.

Sepanjang makan malam, Yoo Ra terus memperhatikan Jung Won.

Yoo Ra : Bagaimana?

Jung Won : Sangat enak.

Yoo Ra : Aku memesannya karena kudengar kau dulu suka memakannya. Min Ho datang dan mengatakan itu padaku dulu. Dia berkata bahwa dia telah bertemu seseorang yang benar-benar hebat dan dia tidak tahu dimana dia harus membawanya keluar untuk makan. Aku memperkenalkannya tempat ini.

Jung Won : Begitu rupanya.

Yoo Ra : Karena sudah lama sekali, kau tidak ingat?

Jung Won : Aniyo, aku ingat.

Yoo Ra : Aku juga ingat betapa bahagianya dia setelah dia kembali. Masih jelas dalam pikiranku. Aku masih tidak percaya Min Ho mati seperti itu.

Jung Won : Eonni, jika ingin mengatakan sesuatu...

Yoo Ra : Mari makan sambil ngobrol.


Selesai makan, mereka melanjutkannya dengan minum teh. Yoo Ra mulai menatap tajam Jung Won.

Yoo Ra : Kau seharusnya memberitahuku. Kudengar bahwa hubunganmu dengan Min Ho tidak baik. Malam dia meninggal, kudengar dia memukulmu. Mungkin bukan pertama kalinya.

Jung Won mulai kesal, eonni...

Yoo Ra lalu menunjukkan catatan panggilan terakhir Min Ho.

Yoo Ra : Kau ada di kantor Geosan dan kemudian mayat Min Ho ditemukan.

Jung Won : Kau mau bilang aku pelakunya?

Yoo Ra : Aku tidak pernah mengatakan itu.

Jung Won yang kesal, memilih pergi tapi Yoo Ra kembali menyentil Jung Won.

Yoo Ra : Kau tinggal di suatu tempat untuk waktu yang lama sebelum kau datang ke Geosan.


Jung Won pun ingat, malam sebelum Min Ho terbunuh, ia datang ke rumah Woo Hyuk dan tidur dengan Woo Hyuk.

Yoo Ra : Kau sudah ingat? Haruskah aku mengatakannya lagi?

Jung Won : Jawaban apa yang kau inginkan?


Yoo Ra : Apa kau membunuh Min Ho agar bisa mencintai orang lain? Apa itu sebabnya kau mendekati Jaksa Cha?

Jung Won : Aku tidak pernah melakukan itu.

Yoo Ra : Lalu kenapa kau sembunyi di sana? Mau menghancurkan hidupnya juga?

Kesal, Jung Won langsung bangkit dan berniat pergi tapi Yoo Ra lagi2 menahannya. Yoo Ra berjanji, tidak akan menggali lebih jauh lagi asalkan Jung Won meninggalkan Woo Hyuk.

Yoo Ra : Jika tidak, aku tidak tahu apa yang akan kulakukan padamu. Pilihlah.


Jung Won terdiam.

Bersambung...

Jd dengan kata lain, si Yoo Ra gk akan nyelidikin kematian Min Ho asalkan Jung Won meninggalkan Woo Hyuk. Fix mah, ini si Yoo Ra cemburu. Dipikirnya kalau Jung Won ninggalin Woo Hyuk, Woo Hyuk bakal ngelirik dia.

Gk tau si Yoo Ra kalau emak bapaknya dalang dibalik kematian ayah Woo Hyuk.

Makin greget sy sama tokoh Yoo Ra ini. Keprofesionalannya sebagai pengacara patut dipertanyakan ini. Pas Woo Hyuk nyurigain Jung Won, dia marah-marah. Pas tahu Jung Won punya hubungan ama Woo Hyuk yang dia cintai, dia langsung nuduh Jung Won yang membunuh Min Ho. Dia bahkan gk peduli sama sekali dengan kekerasan yang didapat Jung Won dari Min Ho.

Intinya, darah Geosan mengalir dalam diri Yoo Ra. Sebobrok apapun keluarganya tetap dia bakal belain keluarganya mati2an.

Comments

Popular posts from this blog

I Have a Lover Ep 50

Sebelumnya.... ā€œAku rasa aku jatuh cinta lagi padamu.ā€ Ucap Jin Eon begitu Hae Gang menghampirinya. ā€œAku sudah tahu.ā€ jawab Hae Gang. ā€œBerikan tasmu.ā€ Pinta Jin Eon. ā€œTidak mau, tas melambangkan harga diri seorang wanita.ā€ Jawab Hae Gang. ā€œBerikan padaku. Tas wanitaku melambangkan harga diriku.ā€ ucap Jin Eon. Hae Gang pun tersenyum, lalu memberikan tas alias keranjangnya yang berisi peralatan mandi pada Jin Eon. Jin Eon kemudian menyuruh Hae Gang menggandeng lengannya. Hae Gang pun menggandeng lengan Jin Eon, dan selanjutnya keduanya beranjak pergi menuju sauna dengan senyum terkembang. ā€œKau akan memakai itu?ā€ tanya Hae Gang saat melihat Jin Eon sedang memilih2 baju sauna. ā€œAku pernah memakainya dulu.ā€ Jawab Jin Eon. ā€œTak bisa kubayangkanā€¦ā€ dan Hae Gang pun tersenyum geli, ā€œā€¦ tapi entah bagaimana tampaknya akan lucu.ā€ ā€œAwas ya kalau kau jatuh cinta padaku.ā€ Ucap Jin Eon.   Ajumma penjaga sauna kemudian memberitahu bahwa Jin Eon...

Ruby Ring Ep 93 Part 2

Sebelumnya... Dongpal dan Jihyeok yang berseragam militer, sedang menata restoran sesuai arahan Chorim. Tapi kemudian, Dongpal sebal karena Chorim menyuruh mereka menggeser meja kesana kemari. Chorim pun jadi sewot. "Kau ingin aku yang sedang hamil melakukan ini!" Jihyeok tertawa melihat perdebatan orang tuanya. Daepung lantas keluar dari dapur. Ia menghentikan pertengkaran itu dan mengaku, akan mengangkat meja itu sendirian. Tapi karena mejanya berat, Jihyeok dan Dongpal langsung membantu Daepung. Geum Hee tiba-tiba datang, mengejutkan Chorim. Geum Hee membawakan sebuket bunga untuk Chorim. "Kudengar kau hamil. Jadi kubawakan bunga ini. Bunga ini bagus untuk kehamilan. Kuharap anakmu secantik bunga ini." ucap Geum Hee. Daepung lantas mengajak Geum Hee pergi. "Jihyeok-ah, apa yang terjadi?" tanya Chorim. "Paman Daepung jatuh cinta. Dia ingin menikah jadi dia bekerja keras." jawab Jihyeok. Mendengar Geum Hee c...

I Have a Lover Ep 8

Sebelumnya <<< Hae Gang keluar dari sebuah ruangan. Ia berjalan di koridor kampus sambil memikirkan percakapannya dengan seseorang. "Jin Eon adalah putra pemilik Perusahaan Farmasi Cheon Nyeon? Anak itu, dia tidak memberitahukan saya. Jika saya mengeluarkan Kang Seol Ri dari tim penelitian kami, apakah itu akan memuaskan?"   Flashback.... Ketika Hae Gang sedang berbicara dengan Direktur Kampus.  "Ya. Sebagai imbalan, penelitian yang sedang anda kerjakan, akan didukung Perusahaan Farmasi Cheon Nyeon. Sampai tahun 2015, satu juta per tahun." jawab Hae Gang. "Saya akan melakukannya. Tidak sulit bagi saya melakukannya." ucap Direktur Kampus. Flashback end Hae Gang lalu keluar dan berjalan di taman kampus. Saat itulah ia melihat Seol Ri berjalan keluar dari kampus dan menuju ke arah lain. Hae Gang menatap dingin Seol Ri . Seol Ri tidak melihat Hae Gang dan terus berjalan ke bangku taman. Hae Gang masuk ke lab Jin Eon...