Sunday, April 7, 2019

The Promise Ep 43 Part 2

Sebelumnya...


Se Jin membujuk orang tuanya untuk menunda pernikahannya dengan Tae Joon. Se Jin menjelaskan, kondisi Sae Byeol belum membaik ditambah dengan Na Yeon yang baru meninggal, jadi mereka tidak bisa menikah dalam kondisi seperti itu.

Yoo Kyung tidak setuju. Ia tidak mau Se Jin menjadi sasaran empuk media lagi kalau pernikahan itu sampai ditunda.

Kyung Wan setuju dengan Yoo Kyung. Ia bilang, pernikahan Se Jin akan berjalan sesuai rencana.


Paginya, Hwi Kyung menemui Kyung Wan.

"Kau terlihat sangat baik." sindir Hwi Kyung.

"Oh, tentu saja. Besok Se Jin menikah. Jelas aku bahagia." jawab Kyung Wan.

"Ya kau benar, besok hari pernikahan Se Jin." ucap Hwi Kyung.

"Kau ingin mengatakan sesuatu?" tanya Kyung Wan.


"Apa mantan pacar Tae Joon ada di rumah sakit? Rumah sakit yang kebakaran kemarin?"

"Aku yakin kau sudah mendengarnya. Ini memalukan. Wanita itu meninggal kemarin."

"Dan pernikahan Se Jin akan tetap berjalan sesuai rencana?"

"Kami tidak punya pilihan. Pernikahan tidak bisa batal hanya karena wanita masa lalu Tae Joon."

"Aku merasa seperti kau bahagia dengan kematiannya. Demi Se Jin."

"Cobalah jadi orang tua. Kau akan mengerti apa yang kurasakan."

Hwi Kyung pun berdiri. Ia lalu berkata, tiba2 saja ia takut menjadi orang tua. Hwi Kyung lalu beranjak pergi.


Hwi Kyung memanggil Tae Joon ke ruangannya.

"Akhirnya besok kau akan menjadi keponakanku. Bagaimana perasaanmu?"

"Rasanya seperti mimpi."

"Kau lebih baik dari yang kubayangkan."

"Apa maksudmu?"

 "Kang Tae Joon! Bagaimana bisa kau bekerja sekarang? Kau tidak seharusnya berada disini. Kau seharusnya ke pemakamannya."

Tae Joon terdiam.

Hwi Kyung lalu berkata lagi, kalau hari bahagia Tae Joon, dimana Tae Joon akan memulai kehidupan yang baru, adalah hari kematian Na Yeon.

"Aku tidak tahu aku harus menghiburmu sebagai sesama manusia atau meneriakimu sebagai calon pamanmu."


"Aku minta maaf."

"Kau mungkin berpikir, aku kelewat batas, tapi kau seharusnya memohon pengampunan dan mengakhirinya dengan baik. Itu langkah pertama sebelum memulai hidup barumu."

Lalu, Hwi Kyung menyuruh Tae Joon pergi.

Balik ke ruangannya, Tae Joon dihubungi Se Jin.

Se Jin memberitahu kalau orang tuanya tidak setuju pernikahan mereka ditunda.

Se Jin : Tapi aku tidak akan meminta bulan madu. Kita bisa lakukan itu nanti.

Tae Joon : Mianata, Se Jin-ah, sudah membuatmu sulit.

Se Jin : Haruskah kita membawa Sae Byeol?

Tae Joon : Kita bicarakan itu nanti.


Selesai bicara dengan Se Jin, Tae Joon yang sudah tidak tahan lagi, akhirnya berteriak marah dan membuang semua barang2nya di meja.


Sae Byeol tidak mau makan. Ia merengek, minta dipanggilkan ibunya.

Geum Bong berusaha membujuk Sae Byeol. Tapi Sae Byeol bilang dia hanya akan makan kalau ibunya sudah datang.

Geum Bong menangis dan memeluk Sae Byeol.


Di restoran, Se Gwang heran tidak bisa menghubungi Geum Bong. Ia menduga, Geum Bong marah karena dia hanya memesankan seporsi iga untuk Geum Bong.


Seorang pria datang. Se Gwang pun terkejut melihat pria itu dan langsung menghampirinya.

Se Gwang bertanya, bagaimana pria itu bisa mengetahui ia kerja disana.

Pria itu mencubit pipi Se Gwang.

"Astaga, anak anjingku. Kau tidak merindukan ayahmu?"

"Berhenti, kau membuatku malu."

Se Gwang lalu berkata, ia kabur dari rumah karena benci pekerjaan ayahnya.

"Kau masih belum berubah." ucap pria itu, lalu duduk di salah satu meja.


Pria itu kemudian memesan seporsi besar daging. Se Gwang pun bertanya, apa sang ayah punya uang. Se Gwang berkata, itu restoran bos nya jadi ia tidak bisa memberi makanan gratis.

Pria itu pun menunjukkan uangnya pada Se Gwang.

Se Gwang : Ayah berjudi lagi!

Pria itu menyuruh Se Gwang diam.


Yoo Kyung ke pemakaman Do Hee. Eun Bong kesal melihat Yoo Kyung. Yoo Kyung berkata, ia datang untuk memberikan penghormatan.

Mal Sook langsung pergi begitu melihat Yoo Kyung.

Yoo Kyung bicara dalam hatinya.

"Jika kau tidak mengacaukan hidupku, kau tidak akan berakhir seperti ini. Ayo kita akhiri hubungan darah yang buruk ini. Aku akan mengurus Sae Byeol. Demi kebaikan Sae Byeol jangan menyimpan dendam dan beristirahatlah dengan tenang."

Yoo Kyung lalu beranjak pergi.


"Kau yang membawa Na Yeon ke rumah sakit itu, kan!" tanya Eun Bong.

Yoo Kyung berbalik dan menatap Eun Bong dengan senyum penuh kemenangan.

"Akan kubiarkan kau bicara omong kosong. Jangan khawatirkan soal Sae Byeol. Kalian tidak berhubungan darah. Sekarang ibunya sudah tiada, kami akan membawa Sae Byeol."


Eun Bong marah. Ia mau membalas tapi ibunya tiba2 datang dan menyiram Yoo Kyung dengan seember air.

Yoo Kyung marah.

"Apa yang kau lakukan!"

"Itu untuk Na Yeon! Aku pikir Na Yeon akan terlalu marah meninggalkan kehidupan ini setelah melihatmu, jadi aku melakukan itu atas namanya!"

Yoo Kyung kesal tapi dia memilih pergi tanpa meladeni Mal Sook.


Mal Sook menjatuhkan dirinya. Eun Bong memeluk sang ibu.


Tae Joon kemudian datang dan berlutut di hadapan foto Na Yeon.

"Haruskah kau melakukan ini?" tanya Mal Sook.

"Aku akan tetap disini hari ini." jawab Tae Joon.

Mal Sook kembali menjerit histeris.

Eun Bong pun berkata kalau Na Yeon membutuhkan Tae Joon sekarang.


Kyung Wan datang. Ia kesal melihat Tae Joon ada di sana.


Hari pernikahan Tae Joon dan Se Jin tiba.

Se Jin sedang berfoto bersama kedua temannya.


Kyung Wan dan Yoo Kyung datang.

"Kau terlihat seperti bidadari yang jatuh dari langit. Anak siapa ini?" tanya Yoo Kyung.

"Tentu saja dia anakku." jawab Kyung Wan.

"Tae Joon sudah jalan?" tanya Yoo Kyung.

"Aku bicara dengannya tadi. Dia bilang sudah di jalan." jawab Se Jin.

"Aku yakin dia akan segera datang." ucap Kyung Wan.


Man Jung sedang menyambut teman2nya.

Yoo Kyung dan Kyung Wan juga sedang melakukan hal yang sama.


Pimpinan Park, Young Sook dan Hwi Kyung datang. Yoo Kyung agak kesal melihat Young Sook dan Hwi Kyung tapi dia menahan diri.

Pimpinan Park mengajak Hwi Kyung masuk.


Yoo Kyung : Apa yang terjadi pada ayah?

Young Sook : Ini hari bahagia. Dimana pengantin laki2nya?

Yoo Kyung : Di ruang make up.

Young Sook : Baiklah, kami menunggumu di dalam.


Se Jin kesal karena tidak bisa menghubungi Tae Joon.

Yoo Kyung menemui Se Jin dan menanyakan Tae Joon. Se Jin berkata Tae Joon tidak bisa dihubungi.

Yoo Kyung : Apa pria brengsek itu menemui Na Yeon? Ini hari pemakamannya kan?


Tae Joon ke pemakaman Do Hee.

Sementara Na Yeon masih belum sadar.


Bersambung..........

No comments:

Post a Comment