Sunday, May 12, 2019

Unknown Woman Ep 19 Part 2

Sebelumnya...

Sy ke Unknown Woman dulu ya... sampe epi 25... baru setelah ini, semua sinopsis akan sy posting masing2 satu episode setiap harinya... Target sy, semua sinopsis selesai sy tulis tahun ini...


Hae Joo ke ruangan Moo Yeol. Ia mengobrak-abrik meja Moo Yeol, mencari petunjuk tentang Yeo Ri.

Lalu Do Young datang dan memarahi Hae Joo.

Hae Joo langsung memberitahu sang ayah kalau tadi ia melihat Yeo Ri. Ia juga mengatakan, harus tahu dimana Yeo Ri karena yakin Yeo Ri akan berbuat sesuatu terhadap mereka.

Ji Won dan Moo Yeol datang.

Do Young pun menyuruh mereka membawa Hae Joo pulang. Do Young bilang, jika mau bertengkar, bertengkar di rumah, jangan di kantor.


Sementara itu, Yeo Ri sudah duduk di ruangannya.

Yeo Ri : Goo Hae Joo, bagaimana rasanya melihatku lagi? Katamu seseorang tidak bisa dimiliki siapa pun. Baiklah. Seperti katamu, dia tidak ada pemiliknya jadi aku akan bermain dengannya. Tanggul yang menjaga pernikahanmu, akan mulai roboh.

Ponsel Yeo Ri berdering. Kirain dari Do Chi lah taunya dari si So Ra. So Ra ingin berkonsultasi dengan Yeo Ri.


Do Young, Ji Won, Hae Joo dan Moo Yeol kini di rumah. Do Young sedang mendengar penjelasan Hae Joo. Hae Joo yakin, Yeo Ri datang untuk balas dendam dan merebut Moo Yeol.

Do Young tidak percaya. Ia berkata, Yeo Ri sudah meninggal 3 tahun lalu.

Hae Joo berkeras, kalau ia yakin dengan penglihatannya. Ia mengaku melihat Moo Yeol dan Yeo Ri berciuman di lorong kantor.

Moo Yeol membantahnya.

Ji Won membela Moo Yeol. Ia yakin, Hae Joo hanya berhalusinasi.

Do Young tersinggung.

"Maksudmu dia gila!"

"Kau tahu bukan itu maksudku."

Do Young lantas menyuruh Moo Yeol ke ruangannya.


Do Young tanya, apa Moo Yeol punya wanita lain. Moo Yeol membantah.

Do Young lalu tanya lagi, motif Moo Yeol menikahi Hae Joo. Apa karena Wid Group?

Do Young : Bayangkan seberapa besar kesetiaanmu sampai dia terus membahas gadis yang sudah tidak ada.

Moo Yeol pun berjanji akan memperlakukan Hae Joo dengan baik mulai sekarang.

Do Young lantas mengaku, kalau ia menerima Moo Yeol sebagai pendamping anaknya karena mempercayai Moo Yeol. Do Young juga bilang, awalnya ia meragukan Moo Yeol karena Moo Yeol pernah mengkhianati seseorang. Moo Yeol pun berkata, ia sangat bersyukur Do Young mau menerimanya.

Do Young : Dia putriku satu2nya. Jika kau menyakitinya dengan bermain wanita, aku sendiri yang akan membunuhmu.


Ji Won lalu datang dan meminta suaminya berhenti menekan Moo Yeol.

Ji Won kemudian memberitahu Do Young bahwa Hae Joo memasang kamera tersembunyi di mobil Moo Yeol untuk menangkap Yeo Ri tapi kecurigaan Hae Joo tidak terbukti.

Do Young kaget. Do Young lalu menyuruh Moo Yeol keluar. Dan Ji Won mengaku, akan mengurus semuanya dan meminta Do Young tidak cemas.


Ji Won ke kamar Hae Joo. Ia meminta Hae Joo berhenti bersikap seperti itu.

Ji Won berkata, semua bukti menunjukkan kalau kecurigaan Hae Joo tidak benar.

Hae Joo menatap ibunya sambil menangis. Hae Joo bilang, harusnya sang ibu mempercayainya. Hae Joo berkata, ia tidak berhalusinasi dan yakin dengan penglihatannya.

Ji Won : Baiklah, ibu percaya. Walau pun tidak ada satu pun di dunia yang mempercayaimu, ibu mempercayaimu. Tapi anak-anak akan segera pulang. Jangan biarkan mereka melihatmu seperti ini. Kau seorang ibu, itu yang penting.

Hae Joo : Arraseo, Eomma.

Ji Won : Kita cari jalan keluarnya sama-sama.


Ponsel Ji Won berdering. Ji Won kesal So Ra berani menghubunginya.


Ji Won menemui So Ra di kafe. Ji Won marah So Ra berani mengajaknya bertemu. Ji Won menegaskan, tidak ada yang perlu mereka bicara kan lagi.

So Ra mengaku, bahwa dia tidak akan menyerah semudah itu.

Ji Won : Lantas kau mau apa? Dia memergokimu pura2 bunuh diri.

So Ra : Aku tidak bisa tapi kau bisa. Gunakan posisimu untuk membuatnya kembali padaku. Jika tidak...

Ji Won : Jika tidak?

So Ra : Akan kuberitahu kau yang menyuruhku mendekatinya sejak awal. Aku tidak akan jatuh sendiri.

Ji Won marah, kau wanita licik!

So Ra : Apakah mengancam dan menyanjung adalah keahlianmu?


Ji Won lalu mengeluarkan foto anak kecil dari tasnya dan menunjukkan foto itu pada So Ra. Sontak So Ra kaget melihatnya.

Ji Won : Aku tidak mau bertindak sejauh ini tapi bagaimana kabar anakmu? Aktris Han So Ra memiliki anak saat usianya masih belia. Ibu kejam yang tidak pernah mengunjungi anaknya sekali pun setelah pergi dengan saudarinya. Apa yang terjadi jika orang2 tahu hal ini?


So Ra : Kau tahu masa laluku tapi tetap menjodohkanku dengan iparmu? Kau sungguh kejam.

Ji Won : Awalnya aku tidak tahu. Saat kusadari kau bukan gadis yang polos tapi wanita jahat, aku mulai menggali.


Ji Won lantas pergi dan So Ra menertawakannya.


Dan sekarang So Ra menemui Yeo Ri. Ia mendengarkan rekaman yang berisi percakapannya dengan Ji Won tadi pada Yeo Ri.

So Ra : Aku tidak bisa tapi kau bisa. Gunakan posisimu untuk membuatnya kembali padaku. Jika tidak...

Ji Won : Jika tidak?

So Ra : Akan kuberitahu kau yang menyuruhku mendekatinya sejak awal. Aku tidak akan jatuh sendiri.

Ji Won marah, kau wanita licik!

So Ra : Apakah mengancam dan menyanjung adalah keahlianmu?

So Ra mematikan rekamannya.

So Ra : Aku bisa memeras uang dengan ini, kan? Satu juta, dua juta. Tidak. 5 juta. Jika kau berhasil, akan kubayar yang banyak.

Yeo Ri tersenyum.


Yeo Ri : Han So Ra-ssi.

So Ra : Ya?

Wajah Yeo Ri berubah marah.

Yeo Ri : Keluar dari ruanganku. Kau mencampakkan anakmu agar sukses dan memanfaatkan pernikahan untuk membuat kesepakatan. Kau berjanji menikahi seseorang tapi berselingkuh. Kau pura2 bunuh diri agar mendapatkan kembali pria yang mencampakkanmu. Aku harus membuang sampah dari kantorku.

So Ra kesal.

So Ra : Bagaimana denganmu? Siapa yang bisa menolak uang? Semua orang akan melakukan apapun jika dijanjikan kesuksesan.


So Ra lantas berniat mengambil kembali alat perekamnya. Ia berkata, ada banyak pengacara diluar sana tapi Yeo Ri keburu mengambil perekamnya.

Yeo Ri : Aku akan menghancurkan rekaman ini. Jika kau mengganggu Do Chi lagi, bersiaplah tersingkir dari dunia hiburan. Ingatlah bahwa melindungi Do Chi adalah hal terkecil yang bisa kau lakukan untuk mantan kekasihmu yang mempercayaimu sampai akhir.


So Ra lalu pergi dengan wajah kesal.

Sampai diluar, ia menendang tong sampah dan berteriak-teriak.


Yeo Ri menemui orang tua Seol di restoran. Tuan Yoon tanya, apa So Ra benar2 sudah keluar dari hidupnya Do Chi.

Yeo Ri mengiyakan.

Mal Nyeon lantas bertanya, apa rencana Yeo Ri tentang Departemen Legal Wid yang sedang mencari pegawai baru. Yeo Ri pun berkata, akan memasukkan lamarannya kesana.

Yeo Ri : Jika mau menangkap harimau, aku harus masuk ke sarangnya.

Tuan Yoon : Oliver tadi menelpon. Dia bilang, Goo Do Chi belajar memasak di Chaplin.


Do Chi balik ke Chaplin. Kali ini, ia mencoba masak ala2 chef andal. Tapi Do Chi malah menumpahkan semua yang ada di wajan.

Oliver : Kelihatannya mudah, kan? Jangan langsung berusaha andal.

Oliver beranjak pergi.


Yeo Ri masuk ke kamarnya dan teringat kata2 So Ra tentang Do Chi yang mengidap klaustrophobia.

Yeo Ri lalu menelpon Oliver dan meminta bantuan Oliver.

"Tolong selalu buka Chaplin agar dia bisa berlatih masak kapan pun. Serta agar dia punya tempat untuk minum."

Oliver : Aku juga sudah mulai menyukainya.

Yeo Ri : Tolong terus buka jendela dan pintu. Dia takut ruangan tertutup.


Sementara itu, Do Chi mulai pandai memasak. Ia pun senang.


Moo Yeol memandangi Hae Joo yang sudah terlelap.

Moo Yeol : Mianata, Hae Joo-ya. Aku memang tidak seharusnya melakukan ini padamu.

Moo Yeol lalu beranjak pergi.


Ia masuk ke mobilnya.

Tak lama, ia membuka laci mobilnya dan mengeluarkan CD musik jazz hadiah dari Yeo Ri.

Lalu Moo Yeol ingat alasan Yeo Ri memberikannya CD itu. Yeo Ri bilang, itu karena Moo Yeol menyukai musik jazz sama seperti dirinya jadi ia memilihkan beberapa lagu yang menurutnya akan disukai Moo Yeol.


Moo Yeol memutarnya dan terkejut mendengar suara Yeo Ri.

Yeo Ri : Ada seseorang yang butuh ditenangkan. Lagu ini untuknya.

Yeo Ri mulai bernyanyi. Moo Yeol ingat lagu itu lagu yang pernah Yeo Ri nyanyikan untuknya di bar Oliver.


Setelah itu ia ingat saat Yeo Ri menciumnya tadi.

Moo Yeol lalu mulai menikmati nyanyian Yeo Ri.


Paginya, Do Young memberitahu Ji Won kalau pegawai mereka yang bernama Cha Hyung, dari bagian hukum, resign. Ji Won meminta Do Young tidak khawatirkan itu. Ia yakin, mereka akan mendapatkan gantinya yang lebih baik.

Do Young : Aku sudah cukup pusing mencari penggantinya. Masalah Do Chi makin membuatku pusing.

Ji Won : Dia hanya putus dari pacarnya. Aku akan mencarikan wanita lain untuknya.

Do Young : Hae Joo bagaimana?

Ji Won : Dia masih membahas Yeo Ri.

Do Young : Harusnya kita tidak membiarkannya menikah dengan Moo Yeol.

Ji Won : Jangan mencoba merubah apa yang sudah terjadi. Jika masalah timbul, lebih baik kita mencari solusinya.

Do Young : Kenapa kau tidak mengajak Hae Joo keluar agar pikirannya jernih?


Ji Won ke kamar Hae Joo. Ia mengajak Hae Joo pergi tapi Hae Joo tidak mau karena merasa Yeo Ri mengawasinya kemana pun ia pergi.

Ji Won : Ibu mau berkencan dengan putri ibu. Kau akan membaik setelah melihat yang indah2 dan memakan makanan enak.


Ji Won membawa Hae Joo ke sebuah rumah.

Hae Joo tanya, mereka dimana. Ji Won berkata, Hae Joo akan tahu nanti dan mengajaknya masuk.


Seorang pria membuatkan Hae Joo teh. Pria itu kemudian tanya, apa Hae Joo cemas.

Hae Joo kaget pria itu tahu namanya.

Pria itu menyuruh Hae Joo bicara dengan nyaman padanya. Ia berkata, Hae Joo bisa bicara apapun padanya dan ia akan menjaga rahasia Hae Joo.

Pria itu kemudian memperkenalkan dirinya. Pria itu bernama Choi Man Ho, seorang psikiater.

Hae Joo sewot, lantas ini rumah sakit jiwa? Kau pikir aku gila?

"Siapa yang benar2 sehat secara mental jaman sekarang? Haruskah kita membahas wanita itu, Son Yeo Ri, yang kau bilang terus kau lihat?"

Hae Joo menolak dan teriak2 memanggil ibunya.


Sampai di rumah Hae Joo protes. Ia mengaku tidak menyangka sang ibu akan membawanya ke rumah sakit kejiwaan. Ji Won menjelaskan, kalau ia hanya mengajak Hae Joo ke tempat dimana Hae Joo bisa bebas bicara.

Hae Joo kian marah. Ji Won pun memeluk Hae Joo. Ji Won bilang, dia akan melakukan apapun untuk Hae Joo. Ji Won lantas tanya, apa yang bisa ia lakukan untuk Hae Joo.

Hae Joo : Eomma...


Di kamarnya, Ae Nok sedang memperhatikan selebaran lowongan kerja di Chaplin.

Lalu ia ingat kata2 Oliver, kalau Oliver hanya mempekerjakan mahasiswa.

Ae Nok pun berpikir bahwa ia hanya butuh satu alasan sekarang.

Ae Nok kemudian mendengar tawa Yeol Mae.


Diluar, Yeol Mae ketawa ngakak nonton TV.

Ae Nok lalu datang dan mematikan TV. Yeol Mae protes.

Ae Nok : Berapa usiamu? Ibu tahu katanya ada satu pengangguran di setiap keluarga, tapi kau tidak akan dikasihani dengan bermalas-malasan begini.

Yeol Mae : Kenapa aku harus dikasihani? Memangnya mau daftar pemilu.

Ae Nok : Hae Joo mengasihanimu agar bisa mendapatkan sebanyak mungkin darinya. Ditambah lagi kau tidak punya pekerjaan. Itu sebabnya teman kencan butamu menolakmu.

Yeol Mae : Kata siapa aku tidak punya pekerjaan? Pekerjaanku menjadi ipar konglomerat.


Ae Nok lalu memberikan selebaran itu dan menyuruh Yeol Mae kerja disana.

Yeol Mae tanya soal gajinya. Ae Nok kesal.

"Yang terpenting bukan uang. Kau harus membuat Hae Joo melihat usahamu agar dia memberimu lebih banyak dan ibu bisa memanfaatkan kerja kerasmu disana untuk hal lain."

"Contohnya seperti apa?" tanya Yeol Mae, yang langsung disemprot Ae Nok.


Di Chaplin, Do Chi selesai memasak hidangan pertamanya.

Oliver memujinya. Do Chi yakin masakannya enak.

Oliver lalu tanya, ke siapa Do Chi mau memberikan hidangan itu.

Do Chi bilang ia mau memberikan hidangan pertamanya pada seseorang.


Yeol Mae sampai di Chaplin. Tapi ia bingung dimana pintu masuknya.

Tiba2, Do Chi keluar dari dalam. Yeol Mae kaget dan jatuh.

Do Chi minta maaf sudah membuat Yeol Mae kaget. Ia berkata, tidak tahu ada orang diluar.

Yeol Mae yang tahu Do Chi artis, terpana melihat Do Chi.


Do Chi di perjalanan. Ia senyum2 sendiri sepanjang menyetir.

Sementara Moo Yeol juga di jalan. Ia menghubungi Ji Won dan mengaku dalam perjalanan menuju ke kantor karena ada rapat.


Tapi ternyata Moo Yeol ke kantor Yeo Ri. Ia juga kaget menyadari dirinya tahu2 sudah tiba disana.

Karena sudah terlanjur ada disana, Moo Yeol sekalian menemui Yeo Ri.

Yeo Ri terkejut Moo Yeol datang. Moo Yeol minta penjelasan kenapa Yeo Ri menciumnya. Yeo Ri kaget.


Ji Won yang sedang menemani Hae Joo dihubungi So Ra. So Ra menyuruh Ji Won menonton televisi.


Ji Won langsung ke bawah dan menyalakan TV.

So Ra membuat konferensi pers. So Ra mengaku sudah putus dari Do Chi.

So Ra : Itu terlalu membebaniku karena Do Chi putra pendiri Wid Group.

Sontak Ji Won kaget melihatnya.

So Ra : Aku akan menyampaikan salam perpisahan disini. Kuharap kau sukses sebagai ahli waris Wid Group. Annyeong.

Bersambung...

No comments:

Post a Comment