Sunday, May 12, 2019

Unknown Woman Ep 20 Part 1

Sebelumnya...

Lanjut... di epi ini, Ji Won tanpa sadar sudah menggali kuburannya sendiri....


Ji Won terkejut menonton konferensi pers So Ra. Di konferensi pers nya, So Ra mengaku sudah putus dari Do Chi dan berharap Do Chi bisa sukses sebagai ahli waris Grup Wid.


Di sisi lain, Moo Yeol minta penjelasan Yeo Ri, kenapa Yeo Ri menciumnya.


Hae Joo teriak saat terbangun dari tidurnya. Ia curiga Moo Yeol dan Hae Joo bertemu lagi.

Hae Joo kemudian bangkit dan mencari2 ponselnya. Ia ingin mengetahui apakah Moo Yeol dan Yeo Ri bersama lagi.


Yeo Ri menjelaskan, ia tidak tahu kenapa ia mencium Moo Yeol. Ia mengaku, seperti seseorang yang kerasukan.

Yeo Ri lalu tanya kabar Hae Joo. Bersamaan dengan itu, ponsel Moo Yeol berdering. Telepon dari Hae Joo tapi Moo Yeol tidak menjawabnya. Moo Yeol memberitahu

Yeo Ri, bahwa Hae Joo kacau karena syok. Moo Yeol mengaku, mengatakan pada Hae Joo, bahwa Hae Joo salah tapi Hae Joo tidak percaya. Ia pun berkata, tidak bisa menyalahkan Hae Joo karena Hae Joo memang melihatnya.


Yeo Ri lantas meraih tangan Moo Yeol dan meminta maaf. Ia juga bilang tidak berniat Moo Yeol kesulitan. Yeo Ri juga mengaku merasa bersalah pada Hae Joo.


Ponsel Moo Yeol berdering lagi. Kali ini dari Do Young yang memintanya segera ke kantor.

Moo Yeol langsung pamit pada Yeo Ri. Ia bilang, ada masalah di perusahaan dan ia harus pergi.


Yeo Ri menyusul Moo Yeol. Ia tanya, apa ada masalah. Ia bilang, ia khawatir.

"Kita bicara lagi nanti." jawab Moo Yeol. Yeo Ri pun penasaran ada apa.


Saat mau balik ke ruangannya, Do Chi datang.

Do Chi mengaku, belajar memasak dari Oliver untuk perannya sebagai koki. Ia juga bilang, berhasil membuat hidangan pertamanya tapi tidak bisa menghabiskannya sendiri dan saat memasak, Yeo Ri langsung muncul di kepalanya.

Yeo Ri tercengang.


Yeo Ri mencium masakan Do Chi. "Wangi sekali." ucapnya.

Do Chi : Makin tinggi ekspektasinya, makin besar kekecewaannya. Berharap saja bisa dimakan, tidak lebih, kemudian cicipi.

Do Chi menyuruh Yeo Ri makan.


Ponsel Do Chi berdering tepat saat Yeo Ri akan makan. Do Chi pun kesal Jang Goo menelponnya di waktu yang salah.

Do Chi mengomeli Jang Goo, tapi ia kaget saat Jang Goo mengatakan soal konferensi pers So Ra. Jang Goo menyuruh Do Chi datang. Jang Goo bilang, agensi kacau dan semua telepon terus berdering.

Usai bicara dengan Jang Goo, Do Chi pamit pada Yeo Ri. Do Chi bilang ia harus menjelaskan dan memperbaikinya sendiri.

Yeo Ri : Tidak apa-apa. Kau harus pergi.


Namun sebelum pergi, Do Chi minta Yeo Ri menunggunya. Do Chi bilang, mau memakan hidangan pertamanya bersama Yeo Ri.

Yeo Ri : Baiklah. Kau menungguku berjam-jam di Chaplin sebelumnya.

Senyum Do Chi merekah.

Do Chi : Kau pengacara hebat. Ingatanmu hebat. Aku akan segera kembali.


Do Young dan Moo Yeol pulang ke rumah. Ji Won sudah menunggunya di pintu. Hae Joo turun ke bawah dan menatap Moo Yeol dengan sengit.

Do Young lalu menyuruh mereka duduk.

Do Young : Seperti yang kalian ketahui,seluruh dunia tahu sekarang bahwa Do Chi keluarga kita.

Hae Joo kaget, apa? Bagaimana bisa. Apa ini ulah Yeo Ri? Dia pasti mengetahui rahasia keluarga kita darinya.

Ji Won : Hae Joo-ya, kenapa kau membahasnya di sini?

Moo Yeol : So Ra mengadakan konferensi pers bahwa dia merasa terbebani dengan identitas Paman Do Chi.

Hae Joo : Dia seharusnya putus diam-diam. Kenapa dia membeberkan rahasia keluarga kita?


Do Young pun berencana membuka ke publik bahwa Do Chi adalah anggota keluarga mereka.

Do Young lalu berdiri dan menyuruh Ji Won ke ruangannya.


Do Young memarahi Ji Won, padahal Ji Won selalu bilang padanya akan mengurus ini dan itu.

Ji Won : Dia kesepian karena tumbuh tanpa orang tua dan menyembunyikan seorang anak, jadi, kukira dia akan siap mendengarkan dan mematuhi. Aku membesarkan anak harimau.

Do Young : Kau bersalah karena salah mengira anak harimau sebagai anak kucing.

Ji Won : Aku tidak punya alasan. Kini kita harus bagaimana? Media akan ingin tahu alasan kita menyembunyikannya selama ini. Mereka mungkin mengungkit identitasmu juga.

Do Young : Menimbang situasinya, kita harus berbicara dengan Do Chi dan memastikan fakta bahwa kita mengasingkannya tidak terungkap.

Ji Won : Akan kuundang dia.

Do Young : Do Chi tidak boleh tertarik mengelola perusahaan.

*Segitu takutnya si Do Young kalau perusahaan jatuh ke Do Chi. Kalau perusahaan itu jatuh ke Do Chi, Do Chi gk bakal nyampakin keluarganya. Tapi Do Young? Dia malah nyampakin Do Chi kan...


Tuan Yoon dan Mal Nyeon ke kantor Yeo Ri. Tuan Yoon tertawa, mengatakan, bahwa media menggila karena fakta Do Chi ahli waris Grup Wid.

Mal Nyeon : Han So Ra sungguh memberi pelajaran kepada Ji Won. Dia memberi tahu dunia soal Do Chi. Kelemahan terbesar Ji Won.

Yeo Ri : Aku membaca artikelnya. Do Chi pasti panik juga. Sorotan mendadak pasti membuatnya kewalahan.

Mal Nyeon : Kau sudah menyerahkan resumemu pada departemen legal Grup Wid?

Yeo Ri : Ya. Direktur Institut Penelitian dan Pelatihan Yudisial menyukaiku, jadi, dia memberikan rekomendasi. Grup Wid juga perusahaan yang progresif, jadi, mereka meminta resume tanpa foto. Syukurlah.

Tuan Yoon : Bagus. Takdir memihak kita.


Tuan Yoon mengajak mereka makan.

Yeo Ri : Sebenarnya, Do Chi membawakan hidangan yang dia masak sendiri, tapi dia dipanggil karena berita. Aku berjanji akan menunggunya. Maaf. Katanya itu tanda terima kasihnya sebab kukenalkan dengan Chaplin.

Mal Nyeon dan Tuan Yoon saling berpandangan. Setelah itu, Mal Nyeon menyuruh Yeo Ri menunggu Do Chi dan mengajak suaminya pergi.


Yeol Mae pulang ke rumah dan langsung memeluk serta mencium ibunya.

Ae Nok : Ada apa denganmu? Kau membuat ibu jijik.

Yeol Mae : Terima kasih. Ibu membantuku kali pertama.

Ae Nok : Berandal. Ibu sudah berbuat banyak untukmu.

Yeol Mae : Restoran yang Ibu rekomendasikan agar aku bekerja di sana biasa didatangi Do Chi. Ibu tahu betapa aku menyukai Do Chi, bukan? Aku melihatnya secara langsung hari ini.

Ae Nok : Kau lebih bahagia daripada jika ayahmu hidup lagi. Hei. Cukup soal Do Chi. Jadi? Kau mendapatkan pekerjaannya? Pemiliknya mempekerjakanmu?

Yeol Mae : Sudah pasti. Dengan wajah dan tubuh ini, siapa yang bisa menolakku? Ditambah pula aku adik ipar dari keluarga konglomerat.

Ae Nok : Hei! Kau memberitahunya itu?

Yeol Mae : Tidak. Orang-orang akan terlalu risi jika aku melayani mereka. Katanya aku bekerja mulai besok.


Sontak, Ae Nok girang. Yeol Mae heran melihat kelakuan ibunya. Ae Nok pun berkata, ia punya alasan, lalu masuk ke kamarnya.


Sampai di kamar, Ae Nok menari2. Ae Nok berniat menjadikan Yeol Mae alasan untuk datang setiap hari ke Chaplin.

Lalu Ae Nok membayangkan, ia dan Oliver ada di Chaplin. Oliver datang membawakannya bunga dan mengajaknya ciuman.


Ae Nok makin menggila membayangkan itu.


Jang Goo mengantarkan Do Chi ke rumah Wid Grup. Mengetahui Do Chi ahli waris Grup Wid, Jang Goo jadi bersikap hormat sama Do Chi. Do Chi pun minta Jang Goo bersikap seperti biasa.

Jang Goo : Jika ada yang menyinggung Anda di masa lalu, tolong lupakan saja. Akan kudedikasikan tubuh dan jiwaku untuk melayani Anda, Pak.


Hae Joo mengaku senang Do Chi sudah putus dari So Ra.

Do Young : Berhentilah membahasnya. Menimbang situasinya, mungkin kita akan memberikan pernyataan resmi keluarga di acara peluncuran produk baru perusahaan mode.

Do Chi : Pernyataan resmi?

Ji Won : Bahwa kau adik pimpinan dan terjun ke industri hiburan karena tidak tertarik dengan manajemen bisnis. Bahwa kau tidak ingin menggunakan nama Grup Wid untuk meniti karier. Itulah sebabnya kau merahasiakan identitasmu. Serta bahwa kau tidak akan turut sert dalam mengelola grup ke depannya.

Do Chi : Itu pernyataan resmiku?

Do Young berdiri dan mengajak Do Chi dan Moo Yeol ke ruangannya.

Begitu mereka pergi, Hae Joo melirik tas Moo Yeol.


Do Young menyuruh Moo Yeol memanggil reporter dan memberitahu mereka kalau mereka akan memberikan pernyataan resmi.

Do Young : Perkuat juga departemen legal. Pergilah ke kantor.


Setelah Moo Yeol pergi, Do Young menyuruh Do Chi duduk.

Do Young menyuruh Do Chi kembali ke rumah setelah menggelar pernyataan resmi. Do Young bilang, ini akan baik demi citra perusahaan jika mereka menunjukkan bahwa mereka akrab. Do Chi kaget.

Do Young : Ya. Kenapa? Kamu tidak mau?

Do Chi : Bukan begitu. Hanya saja ini tiba-tiba.


Ji Won masuk, membawakan jus untuk mereka. Saat hendak meminum jusnya, Do Chi tanpa sengaja melihat resume Yeo Ri.

Do Chi tanya, apa itu formulir karyawan bagian hukum.

Do Young : Ya. Itu salah satu finalis.

Do Chi : Yoon Seol pengacara yang menangani tuntutan pelecehan seksualku. Aku merekomendasikannya.

Ji Won : Dia yang mengatasi masalah Ga Ya dan Ma Ya baru-baru ini juga. Seolah-olah dunia mendekatkan dia dan keluarga kita.


Do Young pun kembali membaca resume Yeo Ri.


Ji Won keluar dan memikirkan Yeo Ri.

Ji Won : Dia judes, tapi tampaknya dia yang terbaik di pekerjaannya, terutama mempertimbangkan insiden Do Chi.


Ji Won kemudian melihat Moo Yeol sedang mencari sesuatu.

Moo Yeol : Tasku tertinggal di sini, tapi tidak bisa kutemukan.

Pembantu pun mengatakan, Hae Joo membawanya ke atas.


Di kamar, Hae Joo membongkar isi tas Moo Yeol. Lalu Moo Yeol datang dengan Ji Won. Hae Joo berkata, bahwa ia sedang mencari bukti kalau Yeo Ri masih hidup.

Moo Yeol mulai kesal dengan tingkah Hae Joo.

Ji Won menyuruh Hae Joo berhenti. Ia menyuruh Hae Joo menyibukkan diri. Ia takut Hae Joo jatuh sakit jika terus memikirkan Yeo Ri.

Hae Joo pun kesal karena tidak bisa menemukan apapun tentang Yeo Ri.


Di ruangannya, Yeo Ri memikirkan Do Chi yang memintanya menunggunya.

Tak lama kemudian, Do Chi datang sambil berlari.

Yeo Ri : Kenapa kau berlari? Aku di sini.

Do Chi : Aku tidak mau kamu menunggu, jadi, berlari kemari. Kau pasti...

Yeo Ri : Aku tidak kesepian menunggu karena tahu kau akan datang.


Do Chi mengajak Yeo Ri makan di tepi danau. Ia menyiapkan makanannya agar Yeo Ri bisa langsung makan.

Do Chi : Pria sejati ini akan melakukan semuanya. Kuharap kau tidak memintaku untuk membuatkannya setiap saat.

Yeo Ri mencicipinya. Do Chi penasaran rasanya.

Yeo Ri : Ini kaya rasa. Amat asin, amat manis... Ya, kaya rasa.

Do Chi : Apa? Tidak mungkin. Itu enak saat kucicipi.

Do Chi langsung mencobanya. Tapi karena terburu2, ia tak sadar supnya masih panas.

Yeo Ri : Aku hanya bercanda. Rasanya amat enak.


Tiba2, Yeo Ri mendengar suara seorang wanita memanggil nama putrinya.

Yeo Ri menoleh dan melihat anak kecil sedang memeluk sang ibu.

Yeo Ri langsung mencari anak yang bernama Bom itu.


Sebuah mobil lewat. Melihat Bom ada disana, Yeo Ri pun menghentikan mobil itu.


Lalu Yeo Ri membuka pintu mobil. Ia menangis dan memeriksa pinggul anak itu. Yeo Ri ingat anaknya punya tanda lahir disana tapi ia tak bisa menemukan tanda itu pada anak itu.


Ibu anak itu marah. Ia menampar Yeo Ri dan mendorong Yeo Ri.

Ibu itu lalu kembali melajukan mobilnya.


Yeo Ri menangis.

Do Chi datang dan terkejut melihat Yeo Ri menangis.

Bersambung ke part 2........

No comments:

Post a Comment