Sunday, May 12, 2019

Different Dreams Ep 3-4 Part 4

Sebelumnya...


Young Jin sudah ada di kapal yang menuju Shanghai. Lalu, ia dikejutkan dengan kehadiran Won Bong disana.

Young Jin kesal dan menuding Won Bong mengikutinya. Won Bong berkata, kalau hanya kebetulan ia dan Young Jin naik kapal yang sama menuju Shanghai.

Young Jin : Berhubung aku sudah melihat wajahmu, apa kau juga akan membunuhku?

Won Bong : Peluruku mahal. Kau tidak begitu penting.

Young Jin : Esther dan anggota Korps Pahlawan itu. Kau pembawa petaka. Jika kau tidak akan membunuhku, enyahlah dari hadapanku.

Won Bong : Mayor Jenderal Nagumo memerintahkan pembantaian warga yang tidak bersalah. Dengan dalih memburu pejuang kemerdekaan, dia memaksa puluhan penduduk masuk ke sebuah gereja. Dia lalu mengunci pintunya dan membakarnya. Mereka yang menghancurkan jendela untuk keluar, entah itu perempuan atau anak-anak, dia menembak mereka semua. Penduduk seluruh desa dibantai. Mereka bahkan tidak bisa melawan. Itu bisa perbuatan pribadi atau perintah pemerintah sementara. Tapi wanita itu, Esther, melakukan hal yang benar.

Young Jin : Membalas darah dengan darah. Kau menyebut itu hal yang benar? Enyahlah dari hadapanku.


Won Bong marah dan menatap mata Young Jin dalam2.

Won Bong : Kau pikir ini akan bertahan selamanya? Perlindungan yang melindungimu saat ini? Perlindungan itu disebut Jepang.

Young Jin langsung teringat dengan boneka Hina di lemari kaca di rumahnya.

Seketika, ia mulai merasa takut. Namun di depan Won Bong, ia tidak memperlihatkan ketakutannya dan menyuruh Won Bong pergi.

Young Jin : Enyahlah dari hadapanku.

Won Bong : Aku tidak perlu menemui wanita sepertimu.


Sekarang, Young Jin duduk di kasurnya. Ia membuka kopernya dan mengambil buku bertuliskan 'Bluebird' di sampul halaman.

Young Jin kemudian membuka buku itu dan membaca tulisan tangan di halaman pertama.

"Aku memberi kuasa pada Bluebird"

Young Jin kemudian mengingat seseorang yang memberinya buku itu.

Flashback...


Dua tahun lalu, Pemerintahan Sementara Korea di Shanghai.

Kim Goo memberikan buku itu pada Young Jin.

Young Jin tanya, Bluebird?

Kim Goo : Kapan pun kau menghubungi atau bertemu orang di pihak kita, gunakan itu sebagai nama kode.

Young Jin : Memiliki nama kode membuatku seolah-olah melakukan hal yang sangat besar.

Kim Goo : Ini hal besar. Itu satu-satunya cara untuk mendekati pejabat tinggi di Kantor Gubernur. Kita bisa kehilangan semua yang kita bangun. Jika kau tidak sanggup, katakan sekarang. Kau akan dimaklumi.

Flashback end...

Young Jin adalah Bluebird!


Sekarang Young Jin duduk di meja riasnya.

Kita lalu mendengar narasi Young Jin.

"Manusia adalah makhluk misterius. Setelah kematian para penyihir, manusia tidak bisa melihat dengan baik. Selain itu, mereka bahkan tidak curiga, mereka tidak bisa melihat."


Young Jin lantas berdiri dan melihat keluar jendela.

Hari sudah pagi. Kapal yang membawa Young Jin sudah tiba di Shanghai.

Bersambung....

No comments:

Post a Comment