Skip to main content

The Promise Ep 68 Part 2

Sebelumnya...

*Kelar sudah gaes masalah Na Yeon..... Na Yeon menang lagi..... Poor Se Jin..


Di kamarnya, Se Jin bicara dengan orang suruhannya.

Se Jin berjanji akan mengirimkan uangnya besok. Tapi kemudian ia terkejut dan marah.

Se Jin : Bagaimana kau bisa mengatakan itu sekarang? Aku tahu kau dipromosikan di Gusam Chicken dan mendapat bonus besar.

"Tapi diinterogasi polisi membuatku tidak nyaman. Dan aku merasa sedih atas apa yang aku lakukan pada Bu Yang. Aku bukan tipe orang seperti itu."

"Jadi kau mau apa? Baik. Aku akan memberimu itu. Tapi ini yang terakhir. Jika kau mencoba mengacaukanku lagi, kita berdua akan jatuh."

Tae Joon kemudian datang dan mendengar omongan Se Jin. Se Jin terkejut melihat Tae Joon dan buru2 menutup teleponnya.


Se Jin : Kapan kau pulang?

Tae Joon : Siapa itu? Kenapa ka begitu kesal?

Se Jin : Aku masuk ke bender fender tempo hari, dan aku akan membiarkannya pergi, tapi dia meminta uang. Jangan khawatir tentang itu. Oh, sudah dengar? Ayah mengadakan rapat dewan besok. Baik Paman Hwi Kyung maupun Baek Do Hee tidak akan dapat melarikan diri saat ini.

Tae Joon : Izinkan aku bertanya kepadamu untuk terakhir kalinya. Kau benar2 tidak terlibat, kan?

Se Jin sewot, berapa kali kau mau tanya! Kau masih tidak percaya padaku?

Tae Joon : Oke, aku percaya.


Se Jin : Aku mau minum teh. Apa yang kau suka?

Tae Joon : Apapun yang kau mau. Aku mau mandi.

Se Jin : Kalau begitu mari minum Earl Grey. Ini akan membantu menjernihkan pikiran kita.


Se Jin keluar dan meninggalkan ponselnya di meja. Begitu Se Jin pergi, orang suruhannya menelpon. Tae Joon menjawab.

"Uang yang akan kau kirimkan padaku, bisa kau menundanya. Baek Do Hee mengajukan gugatan padakuu dan akan melacak rekeningku."

Tae Joon pun syok menyadari Se Jin terlibat.


Kyung Wan ke dapur dan melihat Se Jin sedang menyeduh teh. Se Jin menawari sang ayah tapi sang ayah menolak.

Kyung Wan : Putriku terlihat bahagia?

Se Jin : Inilah Jang Se Jin yang sebenarnya. Aku akan ke atas.


Di tangga, Se Jin papasan dengan Young Sook. Young Sook ke dapur dan mengajak Kyung Wan bicara. Young Sook menanyakan soal kecelakaan putri Yoon Ae. Kyung Wan langsung tidak nyaman dan mengatakan, putri Yoon Ae tewas dalam kebakaran. Young Sook kaget dan berkata, Kyung Wan harusnya mencari putri Yoon Ae lebih cepat.


Young Sook masuk ke kamarnya dan minta maaf pada Yoon Ae karena tidak mencari Na Yeon lebih cepat.


Paginya, Se Jin mendatangi restoran Mal Sook. Se Jin bilang Baekdo dan AP menderita kerugian karena masalah itu dan meminta Mal Sook ganti rugi.


Sekarang, Se Jin sudah berada di ruangannya dan sedang bicara di telepon dengan Yoo Kyung.

Se Jin : Aku akan pergi rapat sekarang. Baek Do Hee masih belum bergerak, itu artinya dia tidak menemukan apapun. Baik dia dan Paman Hwi Kyung akan dipecat hari ini.

Yoo Kyung pun meminta Se Jin hati2. Se Jin mengerti.


Sementara Tae Joon dan Na Yeon bicara di atap. Tae Joon tanya rencana Na Yeon. Na Yeon bilang dia akan menjatuhkan bom di ruang meeting.

Na Yeon : Kau akan menjadi saksi bagaimana aku menghancurkan Jang Se Jin.

Tae Joon : Haruskah kau sejauh ini?

Na Yeon : Jika tidak, Jang Se Jin yang akan menghancurkanku.

Na Yeon beranjak pergi.


Kyung Wan diingatkan seketarisnya kalau meeting akan segera dimulai.


Begitu hendak berangkat meeting, Tae Joon tiba2 datang dan mengajaknya bicara. Ia pun memberi Tae Joon waktu 3 menit.

Tae Joon berlutut. Kyung Wan sontak heran. Tae Joon pun mengaku bahwa ia lah yang membocorkan resep baru AP. Kyung Wan terkejut.


Bersambung....

Comments

Popular posts from this blog

I Have a Lover Ep 29 Part 2

Sebelumnya... Seok sedang galau di kamar yang dulu ditempati Hae Gang. Tak lama kemudian, sang ayah datang. Seok mengaku bahwa mungkin dia harus keluar dari rumah untuk sementara waktu karena ia tidak bisa mengendalikan dirinya. “Berusaha melupakan dengan putus asa akan membuatmu bertambah putus asa. Tidak bisakah putus asamu berkurang sedikit?” tanya sang ayah. “Aku punya penyesalan. Aku menyesal dan itu membuatku gila. Aku seharusnya menikahinya saat kau menyuruhku tahun lalu. Maka dengan begitu, dia akan berada di sampingku selamanya. Setidaknya, aku bisa mengatakan padanya untuk tinggal, untuk memohon padanya untuk tinggal. Aku rasa aku tidak bisa melepaskannya. Aku rasa tidak bisa membiarkan itu terjadi. Aku rasa aku tidak akan pernah bisa melepaskannya.” Jawab Seok. “Hanya kau menahan seseorang, hanya karena kau menyukainya, itu hanya akan membuat tanganmu sakit.   Tanpa bisa merasakan kehangatan, kau akan berteriak kesakitan. Itu sebabnya cinta bertepuk sebelah ...

I Have a Lover Ep 50

Sebelumnya.... “Aku rasa aku jatuh cinta lagi padamu.” Ucap Jin Eon begitu Hae Gang menghampirinya. “Aku sudah tahu.” jawab Hae Gang. “Berikan tasmu.” Pinta Jin Eon. “Tidak mau, tas melambangkan harga diri seorang wanita.” Jawab Hae Gang. “Berikan padaku. Tas wanitaku melambangkan harga diriku.” ucap Jin Eon. Hae Gang pun tersenyum, lalu memberikan tas alias keranjangnya yang berisi peralatan mandi pada Jin Eon. Jin Eon kemudian menyuruh Hae Gang menggandeng lengannya. Hae Gang pun menggandeng lengan Jin Eon, dan selanjutnya keduanya beranjak pergi menuju sauna dengan senyum terkembang. “Kau akan memakai itu?” tanya Hae Gang saat melihat Jin Eon sedang memilih2 baju sauna. “Aku pernah memakainya dulu.” Jawab Jin Eon. “Tak bisa kubayangkan…” dan Hae Gang pun tersenyum geli, “… tapi entah bagaimana tampaknya akan lucu.” “Awas ya kalau kau jatuh cinta padaku.” Ucap Jin Eon.   Ajumma penjaga sauna kemudian memberitahu bahwa Jin Eon...

Ruby Ring Ep 93 Part 2

Sebelumnya... Dongpal dan Jihyeok yang berseragam militer, sedang menata restoran sesuai arahan Chorim. Tapi kemudian, Dongpal sebal karena Chorim menyuruh mereka menggeser meja kesana kemari. Chorim pun jadi sewot. "Kau ingin aku yang sedang hamil melakukan ini!" Jihyeok tertawa melihat perdebatan orang tuanya. Daepung lantas keluar dari dapur. Ia menghentikan pertengkaran itu dan mengaku, akan mengangkat meja itu sendirian. Tapi karena mejanya berat, Jihyeok dan Dongpal langsung membantu Daepung. Geum Hee tiba-tiba datang, mengejutkan Chorim. Geum Hee membawakan sebuket bunga untuk Chorim. "Kudengar kau hamil. Jadi kubawakan bunga ini. Bunga ini bagus untuk kehamilan. Kuharap anakmu secantik bunga ini." ucap Geum Hee. Daepung lantas mengajak Geum Hee pergi. "Jihyeok-ah, apa yang terjadi?" tanya Chorim. "Paman Daepung jatuh cinta. Dia ingin menikah jadi dia bekerja keras." jawab Jihyeok. Mendengar Geum Hee c...