Skip to main content

Ruby Ring Ep 18 Part 2

Sebelumnya...


In Soo mencegat Roo Na di depan rumah Gyeong Min. In Soo bilang, ada sesuatu yang harus dijelaskan Roo Na padanya.


Tapi kemudian, Geum Hee datang dan In Soo langsung pergi. Geum Hee mengira, In Soo adalah kakak Roo Na. Geum Hee pun mengajak Roo Na masuk.


“Gyeong Min-ah, apa Roo Bi akan pulang terlambat lagi?” tanya Nyonya Park.

“Dia makan malam dengan adiknya. Ini hari pertama Roo Na dan tunangannya bekerja di JM Homeshopping.” Jawab Gyeong Min.

“Kudengar, produser itu berbakat.” Ucap Tuan Bae.

“Itulah kenapa aku merekomendasikannya pada Se Ra.” Jawab Gyeong Min.

“Kau melakukan tugasmu dengan baik. Kita harus menolong orang lain, khususnya bagi mereka yang berbakat.” Ucap Tuan Bae.


Lalu, Roo Na masuk bersama Geum Hee. Geum Hee membahas soal pria yang tadi dilihatnya bersama Roo Na di depan pintu gerbang. Roo Na pun berbohong, ia bilang kalau pria tadi tiba-tiba saja muncul di depan mobilnya dan mencoba menyakitinya. Nenek pun menyuruh Roo Na hati-hati. Nenek takut kecelakaan tragis itu terulang kembali.


Di kamarnya, Roo Bi memikirkan pertengkarannya dengan Roo Na di kafe tadi. Ia penasaran, kenapa Roo Na sangat membencinya.

Tak lama kemudian, terdengar suara Chorim yang menyuruhnya keluar. Chorim berkata, ia membeli kue beras itu khusus untuk Roo Bi.


“Jadi kau makan malam dengan kakakmu?” tanya Gilja.

“Iya, eomma.” Jawab Roo Bi.

“Lalu pekerjaanmu? Apa kau menyukainya?” tanya Gilja.

“Aku menyukainya.” Jawab Roo Bi.

“Itu bagus. Gyeong Min benar-benar baik. Berterima kasih lah padanya karena dia sudah memberimu dan In Soo pekerjaan di kantor yang sama.” Ucap Gilja.


“Eomma, haruskah aku pergi keluar negeri? Roo Bi menyuruhku keluar negeri. Dia bilang akan membayar biayanya.” Jawab Roo Bi.

“Kenapa Roo Bi menyuruhmu keluar negeri?” tanya Gilja.


“Mungkin Roo Bi ingin dia mendapatkan perawatan di rumah sakit nomor satu di luar negeri.” Ucap Soyeong.

Tapi Chorim ragu.


Di kantor, Jin Hee berdebat dengan Roo Na. Jin Hee berkata, kalau Roo Na bertanggung jawab atas rekening AS. Roo Na mencari alasan, ia bilang ia baru saja mengalami kecelakaan besar jadi Jin Hee tidak seharusnya memberikannya akun sepenting itu.

“Lalu kenapa kau tidak di rumah saja?” tanya Jin Hee.

“Kau yang menyuruhku bekerja, menangani Mr. O’Neill. “ jawab Roo Na.

“Tapi itu...”

“Nona Seo, aku sudah bilang pada suamiku, aku tidak akan bekerja sampai ingatanku membaik. Dan kau terus bicara soal tanggung jawab. Jika aku tidak bertanggung jawab, ada orang lain yang akan mengurus pekerjaanku.” Ucap Roo Na, lalu pergi meninggalkan Jin Hee.


Roo Na ke ruangan Gyeong Min. Gyeong Min pun berkata, punya hadiah untuk Roo Na. Tapi hadiahnya tidak sesuai bayangan Roo Na. Gyeong Min memberinya hadiah kopi. Gyeong Min pun menyuruh Roo Na mencicipi kopinya, tapi Roo Na yang hanya menyukai kopi instan, merasa aneh dengan rasa kopinya.

“Jadi ini hadiahnya?” tanya Roo Na.

“Kupikir kau menyukainya.” Jawab Gyeong Min.


Tiba-tiba, Roo Bi datang. Roo Na pun langsung menekuk wajahnya begitu melihat Roo Bi. Roo Bi datang karena Se Ra menyuruhnya memberikan sampel pada Gyeong Min. Gyeong Min pun mengajak Roo Bi minum kopi. 

“Aku sudah mencium aromanya.” Ucap Roo Bi. Roo Bi pun mencium aroma kopi itu lebih dekat.

“Bukankah ini kopi buatan yang dingin?” tebak Roo Bi.

“Itu dari Netherlands. Kau mau mencobanya?” tanya Gyeong Min.

“Apa boleh?” ucap Roo Bi. Dan Gyeong Min pun langsung menuangkan kopi itu untuk Roo Bi.

“Aromanya unik dan rasanya sangat khas.” Ucap Roo Bi setelah mencicipi kopinya.

“Itu karena direndam air dingin dan diekstraksi satu tetes jadi rendah kafein dan kaya rasa. Butuh waktu lebih dari 12 jam untuk membuatnya.” Jawab Gyeong Min.

“Luar biasa.” Ucap Roo Bi.

“Jika kau ingin minum kopi, aku akan menjadi barista pribadimu.” Jawab Gyeong Min.


Roo Na pun kesal melihat mereka. Dan tambah kesal karena Gyeong Min mengajak Roo Bi dan In Soo makan malam bersama.


Sekarang kita melihat Roo Na yang sedang berbelanja dengan Eun Ji. Eun Ji tampak lelah memegangi kantong belanjaan Roo Na. Saat asyik berbelanja, Roo Na bertemu dengan Nyonya Park. Nyonya Park yang sedang bersama teman2 relawannya pun kaget melihat Roo Na ada di mall di tengah jam kerja.
  

Comments

Popular posts from this blog

I Have a Lover Ep 29 Part 2

Sebelumnya... Seok sedang galau di kamar yang dulu ditempati Hae Gang. Tak lama kemudian, sang ayah datang. Seok mengaku bahwa mungkin dia harus keluar dari rumah untuk sementara waktu karena ia tidak bisa mengendalikan dirinya. “Berusaha melupakan dengan putus asa akan membuatmu bertambah putus asa. Tidak bisakah putus asamu berkurang sedikit?” tanya sang ayah. “Aku punya penyesalan. Aku menyesal dan itu membuatku gila. Aku seharusnya menikahinya saat kau menyuruhku tahun lalu. Maka dengan begitu, dia akan berada di sampingku selamanya. Setidaknya, aku bisa mengatakan padanya untuk tinggal, untuk memohon padanya untuk tinggal. Aku rasa aku tidak bisa melepaskannya. Aku rasa tidak bisa membiarkan itu terjadi. Aku rasa aku tidak akan pernah bisa melepaskannya.” Jawab Seok. “Hanya kau menahan seseorang, hanya karena kau menyukainya, itu hanya akan membuat tanganmu sakit.   Tanpa bisa merasakan kehangatan, kau akan berteriak kesakitan. Itu sebabnya cinta bertepuk sebelah ...

I Have a Lover Ep 50

Sebelumnya.... “Aku rasa aku jatuh cinta lagi padamu.” Ucap Jin Eon begitu Hae Gang menghampirinya. “Aku sudah tahu.” jawab Hae Gang. “Berikan tasmu.” Pinta Jin Eon. “Tidak mau, tas melambangkan harga diri seorang wanita.” Jawab Hae Gang. “Berikan padaku. Tas wanitaku melambangkan harga diriku.” ucap Jin Eon. Hae Gang pun tersenyum, lalu memberikan tas alias keranjangnya yang berisi peralatan mandi pada Jin Eon. Jin Eon kemudian menyuruh Hae Gang menggandeng lengannya. Hae Gang pun menggandeng lengan Jin Eon, dan selanjutnya keduanya beranjak pergi menuju sauna dengan senyum terkembang. “Kau akan memakai itu?” tanya Hae Gang saat melihat Jin Eon sedang memilih2 baju sauna. “Aku pernah memakainya dulu.” Jawab Jin Eon. “Tak bisa kubayangkan…” dan Hae Gang pun tersenyum geli, “… tapi entah bagaimana tampaknya akan lucu.” “Awas ya kalau kau jatuh cinta padaku.” Ucap Jin Eon.   Ajumma penjaga sauna kemudian memberitahu bahwa Jin Eon...

Ruby Ring Ep 93 Part 2

Sebelumnya... Dongpal dan Jihyeok yang berseragam militer, sedang menata restoran sesuai arahan Chorim. Tapi kemudian, Dongpal sebal karena Chorim menyuruh mereka menggeser meja kesana kemari. Chorim pun jadi sewot. "Kau ingin aku yang sedang hamil melakukan ini!" Jihyeok tertawa melihat perdebatan orang tuanya. Daepung lantas keluar dari dapur. Ia menghentikan pertengkaran itu dan mengaku, akan mengangkat meja itu sendirian. Tapi karena mejanya berat, Jihyeok dan Dongpal langsung membantu Daepung. Geum Hee tiba-tiba datang, mengejutkan Chorim. Geum Hee membawakan sebuket bunga untuk Chorim. "Kudengar kau hamil. Jadi kubawakan bunga ini. Bunga ini bagus untuk kehamilan. Kuharap anakmu secantik bunga ini." ucap Geum Hee. Daepung lantas mengajak Geum Hee pergi. "Jihyeok-ah, apa yang terjadi?" tanya Chorim. "Paman Daepung jatuh cinta. Dia ingin menikah jadi dia bekerja keras." jawab Jihyeok. Mendengar Geum Hee c...