Thursday, May 3, 2018

Ruby Ring Ep 19 Part 2

Sebelumnya...


Pagi2 sekali, Roo Bi sudah berada di kantor. Ia melakukan tugasnya dengan baik  dan mendapat pujian dari salah satu modelnya dan juga dari In Soo.


Eun Ji kemudian menghampiri Roo Bi dan mengajak Roo Bi berpesta di klub. Tapi Roo Bi menolak. Eun Ji memaksa Roo Bi ikut. Ia juga berencana mengajak Roo Na. Roo Bi belum memberi jawaban, Eun Ji sudah menelpon Roo Na, mengajak Roo Na pesta di klub.


Di restoran, Gilja, Chorim, Dongpal dan Soyeong sedang menonton acara homeshopping JM. Gilja mencemaskan Roo Bi. Ia berharap Roo Bi melakukan pekerjaan itu dengan baik. Chorim pun menenangkan Gilja, ia bilang Roo Bi memiliki In Soo serta Roo Na.


Pelanggan yang adalah sepasang kekasih kemudian datang. Chorim dan Soyeong pun langsung melayani mereka, tapi Soyeong langsung diam begitu melihat wajah pria itu dan pria itu juga menyembunyikan wajahnya dari Soyeong.


Chorim menyuruh Soyeong mengambilkan air minum untuk pelanggan mereka, tapi Soyeong malah lari keluar meninggalkan restoran membuat Chorim serta Gilja kebingungan.


Jin Hee mencuci tangannya di toilet. Tak lama kemudian, ia melihat Roo Na datang sambil berbicara di telepon. 

Roo Na bicara dengan Eun Ji. Ia menolak ajakan Eun Ji ke klub karena dirinya sudah menikah sekarang. Begitu melihat Jin Hee, wajah Roo Na pun langsung berubah kesal. Ia juga buru2 mengakhiri pembicaraannya dengan Eun Ji. Mereka pun kembali berdebat. Jin Hee kecewa dengan sikap Roo Na. 

Roo Na pun meminta maaf. Jin Hee yang tak mau bermusuhan lama2 dengan Roo Na pun meminta Roo Na kembali menjadi Roo Bi yang dulu, Roo Bi yang dikenalnya.


Setelah Jin Hee pergi, Roo Na ditelpon oleh Goo Yeon Ho, pacarnya Eun Ji. Mereka lalu bertemu di klub.

“Aku melakukan apa yang kau minta. Kuharap kau puas.” Ucap Yeon Ho.

“Tidak ada yang tahu, kan? Termasuk Eun Ji?” tanya Roo Na.

“Tentu tidak. Jangan cemas.” Jawab Yeon Ho.

“Seseorang akan segera menghubungimu.” Ucap Roo Na. Yeon Ho pun langsung berterima kasih pada Roo Na.


Di ruangannya, Se Ra sedang berolahraga sambil melihat ke layar TV. Tak lama kemudian, seketarisnya masuk membawakannya sarapan.

“Nona Kim, bisakah kau  memberiku data penjualan saat ini? Serta, periksa apakah Tuan Na sedang sedang mengerjakan siaran saat ini.” Pinta Se Ra.

Setelah Nona Kim pergi, Se Ra pun menikmati sarapannya dan heran sendiri karena In Soo tidak mau pergi dari benaknya. Tak lama kemudian, ia dapat laporan dari Nona Kim kalau In Soo sudah selesai siaran. Se Ra pun tersenyum mendengarnya.


Di ruang siaran, In Soo dapat pesan dari Nona Kim tentang Se Ra yang ingin menemuinya setelah selesai siaran.


Roo Na menghampiri Roo Bi yang sibuk bekerja. Ia pun kembali memaksa Roo Bi pergi keluar negeri. Bahkan, ia juga menyuruh Roo Bi dan In Soo menikah diluar negeri. Tapi Roo Bi menolak dan meminta Roo Na tidak membicarakan hal itu lagi. Roo Bi juga berjanji akan keluar dari JM dan mencari pekerjaan lain jika Roo Na tak suka ia bekerja disana.

“Bukan itu yang kuinginkan! Dengarkan kata-kataku atau kau akan menyesal! Ini demi kebaikanmu jadi jangan protes dan pergilah.” Jawab Roo Na.


In Soo tiba-tiba lewat dan melihat mereka. Takut Roo Na menyakiti Roo Bi, In Soo pun bergegas menghampiri mereka. Begitu In Soo datang, Roo Na pun langsung pergi. Pada In Soo, Roo Bi tidak mengatakan apapun.


Se Ra ke ruang siaran, mencari In Soo. Karena tak menemukan In Soo disana, ia mencari In Soo ke ruangan lain dan menemukan In Soo bersama Roo Bi di ruang make up. Se Ra nampak cemburu melihat kedekatan In Soo dan Roo Bi. Begitu Se Ra datang, Roo Bi langsung pergi.

Mengira Se Ra mencarinya untuk meeting, ia pun mengajak Se Ra meeting sekarang tapi Se Ra malah mengajaknya makan siang dulu.


Mereka pun pergi dengan mobil In Soo. Di perjalanan, Se Ra menanyakan hubungan In Soo dan Roo Na yang nampak dekat. Tapi In Soo yang sedang konsentrasi menyetir, menyuruh Se Ra diam.


Ternyata, In Soo sedang berusaha menghindari mobil hitam yang mengejar mereka. In Soo juga menambah laju mobilnya, membuat Se Ra ketakutan.


Tepat saat itu, Nyonya Park menghubungi Se Ra. Se Ra menjerit, “Eomma! Eomma!”
Mendengar itu, Nyonya Park panik. Nenek dan Geum Hee yang mendengar suara Nyonya Park, langsung mendekati Nyonya Park. Nenek bahkan merebut telepon Nyonya Park.

“Halmeoni! Kupikir aku akan mati!” jerit Se Ra.

“Se Ra-ya, Se Ra-ya.” Cemas nenek.


Se Ra masih protes karena In Soo menyetir dengan kecepatan tinggi. In Soo pun menyuruh Se Ra melihat ke belakang. Dan Se Ra terkejut melihat mobil hitam yang mengikuti mereka.

“Jika kau tidak ingin mati, maka diamlah!” ucap In Soo yang semakin menambah laju mobilnya menghindari mobil hitam yang berusaha mengejar mereka.


Omo... Roo Na berusaha mencelakai In Soo lagi..

No comments:

Post a Comment