Sunday, March 24, 2019

Babel Ep 14 Part 1

Sebelumnya...

Kita ke Babel... FYI, malam ini Babel episode terakhir gaes...

Benarkah Nyonya Shin yang membunuh Cha Seung Won? Logikanya ya, kalo Cha Seung Won dan Nyonya Shin saling mencintai, kenapa pulaa Nyonya Shin yang ngebunuh Cha Seung Won? Harusnya kan Pimpinan Tae...

Lanjooot... Happy reading...


Woo Hyuk kembali menemui Nyonya Shin. Kali ini, ia datang bukan untuk menanyakan kematian ayahnya. Ia datang untuk memohon agar Nyonya Shin membebaskan Jung Won.

Ia yakin, Nyonya Shin bisa melakukan itu. Sontak Nyonya Shin kaget dan bertanya, kenapa Woo Hyuk begitu mempedulikan Jung Won.

Woo Hyuk : Kalau kau lakukan, aku takkan bertanya lagi kenapa ayahku meninggal. Sampai mati aku takkan tanya.

Nyonya Shin akhirnya sadar Woo Hyuk dan Jung Won punya hubungan spesial. Ia lantas bertanya, dari kapan hubungan Woo Hyuk dan Jung Won dimulai.

Woo Hyuk : Kumohon padamu, Nyonya.

Nyonya Shin : Seperti itu? Begitu? Selama 30 tahun, tak sehari pun kau berhenti... memikirkan kenapa ayahmu meninggal. Kini kau menyerah demi Jung Won?


Nyonya Shin pun menolak membantu Woo Hyuk membebaskan Jung Won. Ia lebih tertarik menceritakan penyebab kematian ayah Woo Hyuk.

Nyonya Shin memulai ceritanya. Ia berkata, ayah Woo Hyuk meninggal karena mencintainya.

Flashback...


Seung Won dan Nyonya Shin ada di perpustakaan. Seung Won memberikan buku berjudul 'My Mellow Rose' pada Nyonya Shin. Nyonya Shin langsung tersenyum.

Flashback end...


"Ayahmu, Cha Seung Won orang yang hebat. Bajingan biadab itu bukan tandingan ayahmu. Dia lebih tahu yang kuinginkan dibandingkan diriku sendiri. Dia lembut dan penuh perhatian." ucap Nyonya Shin, membandingkan suaminya dengan ayah Woo Hyuk.

Flashback...


Nyonya Shin membuka buku itu dan menemukan amplop cokelat di dalamnya. Ia lantas tersenyum.

Flashback end...

"Dia mencintaiku dan aku mencintainya. Dia rela meninggalkan semuanya demi aku. Kami berencana melarikan diri. Namun perasaanku tak tenang. Kupikir dia takkan datang, karena dia orang yang baik. Aku sudah tahu dia takkan bisa meninggalkan keluarganya Aku tak peduli dia datang atau tidak. Karena aku akan mengakhiri hidupku di sana. Itu balas dendamku pada Tae Byeong Chan. Aku juga percaya... itu satu-satunya cara membuktikan cintaku pada ayahmu. Di dalam hidupku, masa itu yang paling bahagia."

Flashback...


Nyonya Shin menunggu Seung Won di taman. Sembari menunggu Seung Won, Nyonya Shin yang berniat bunuh diri membuka tasnya dan mengeluarkan pisau. Tapi Seung Won tiba-tiba datang. Nyonya Shin senang. Ia langsung menyimpan pisaunya dan berlari ke pelukan Seung Won. Seung Won meminta maaf. Ia mengaku, tak bisa meninggalkan keluarganya.

Flashback end...


Nyonya Shin : Rasanya aneh, menjelaskan perasaan manusia. Dia datang atau tidak, kupikir aku bisa mengerti Tapi ketika mendengar dia tak bisa meninggalkan ibumu, semua berubah menjadi putih. Hingga hari ini pun aku masih tak paham perasaanku pada malam itu. Cemburu? Marah Mengasihani diri sendiri?

Flashback..


"Kau bilang cinta padaku. Kau bilang hanya mencintaiku." ucap Nyonya Shin.

"Maaf." jawab Seung Won, lalu beranjak pergi.

"Seung Won-ssi." panggil Nyonya Shin.

Nyonya Shin lantas berlari ke pelukan Seung Won. Tapi tak lama kemudian, ia menusuk Seung Won dengan pisaunya.

Seung Won terkejut dan langsung jatuh terkapar.

Melihat Seung Won terkapar, Nyonya Shin berteriak membangunkan Seung Won.

Flashback end...


Woo Hyuk terkejut.

Nyonya Shin : Kau kecewa? Kebenaran yang kau cari, selama 30 tahun, bukan alasan yang kuat tapi alasan yang kotor. Katakan. Kau masih ingin menyelamatkan Jung Won? Hingga memohon pada orang yang membunuh ayahmu?


Nyonya Shin lantas tertawa, kemudian berdiri membelakangi Woo Hyuk.

"Cinta? Balaskan saja dendammu. Aku akan selalu di sini." ucap Nyonya Shin.


-Ep 14, ARUS BALIK-


Karena sudah mengetahui cerita dibalik kematian ayahnya, Woo Hyuk pun membereskan semua dokumen dan foto-foto terkait keluarga Geosan.

Ia juga menghapus folder yang berisi informasi Geosan.


Di penjara, Jung Won tak bisa tidur. Ia terus memikirkan kata-kata Yoo Ra tentang Woo Hyuk.

Yoo Ra : Cha Woo Hyuk, manusia biadab yang memanipulasi kesengajaan menjadi takdir.


Di rumah sakit, Soo Ho mengikuti terapi pemulihan kakinya.


Jae Il menemui Woo Hyuk. Ia kesal Woo Hyuk menghancurkan semua dokumen yang berhubungan dengan Geosan.

Jae Il : Selama 30 tahun, kau mencari pembunuhnya. Aku tak lihat berkas yang kau kumpulkan selama ini. Kenapa kau cuma di sini, cuma mengerutkan kening?

Namun, ia terdiam saat Woo Hyuk mengatakan, meminta Nyonya Shin membebaskan Jung Won.

Woo Hyuk : Aku bilang akan menyerah membalas dendam.

Jae Il : Apa? Pada siapa? Hyung, tidak, kan? Kau tak minta pada Shin Hyeon Sook, kan?


Jae Il marah.

"Kau gila? Apapun alasannya kau memohon pada pembunuh orangtuamu?"

Woo Hyuk meminta Jae Il berhenti bicara.

Jae Il : Lantas? Kau berhasil? Shin Hyeon Sook dengan gembira setuju untuk membebaskan Jeong Won?

Woo Hyuk : Hentikan!

Jae Il : Orangtuamu di surga pasti sangat bahagia Bila mereka tahu anak mereka bertindak bodoh setelah 30 tahun mereka pasti sangat bahagia! Sadarlah, Hyung!


Woo Hyuk memukul Jae Il.

Setelah itu, ia mencengkram Jae Il dan ingin memukul Jae Il lagi tapi tak jadi.

Jae Il : Kalau akan kau akhiri seperti ini, kenapa tak meminta bantuanku?


Beralih ke Soo Ho yang datang saat ibunya tengah minum-minum. Soo Ho lalu menyuruh Seketaris Kim yang mengantarnya, keluar.

Nyonya Shin menawari Soo Ho minum. Soo Ho menolak dan bertanya apa yang terjadi.

Nyonya Shin : Semua orang pergi. Ayahmu dan Hyeon Cheol. Yoo Ra dan Jung Won juga. Kau juga akan pergi? Kau juga, akan meninggalkan ibu.

Soo Ho : Kenapa aku meninggalkan ibu?


Manajer Lee membantu Nyonya Shin berbaring.

Setelah itu, Manajer Lee pergi meninggalkan Nyonya Shin dan Soo Ho.

Soo Ho lantas menatap lirih Nyonya Shin.

"Mereka bukannya ingin pergi. Ibu menyebabkan mereka pergi." ucap Soo Ho.


Besoknya, Yoo Ra menemui Jung Won di penjara.

Yoo Ra : Kau bisa beradaptasi?

Jung Won : Ya.

Yoo Ra : Benarkah? Syukurlah.

Jung Won : Persiapan untuk sidang berjalan lancar?

Yoo Ra : Jangan khawatir. Takkan ada masalah serius. Jaga kesehatanmu. Kau sedang mengandung.

Jung Won : Kenapa kau tak ingin tahu? Soal kejadian pada hari kematian Min Ho.

Yoo Ra : Aku tak peduli kebenarannya. Yang terpenting adalah Geosan berusaha membebaskanmu.


Jung Won : Kau yakin hanya tak ingin membelaku?

Yoo Ra : Sudah kukatakan. Aku tak punya perasaan lagi pada Cha Woo Hyuk.

Jung Won : Hanya karena tak punya perasaan, apa berarti kau tak membencinya?

Yoo Ra : Aku yang membelamu, mewakili Geosan.

Jung Won : Aku tak pernah memintamu jadi pengacaraku.

Melihat Jung Won begitu tenang, Yoo Ra pun penasaran, karena menurutnya, Jung Won seharusnya memohon untuk diselamatkan. Yoo Ra bertanya, apa kesepakatan yang dibuat Jung Won dengan ibunya. Jung Won pun menyuruh Yoo Ra menanyakannya langsung pada Nyonya Shin.


Hyeon Cheol mendatangi Woo Hyuk. Ia meminta perlindungan dari Woo Hyuk.

Hyeon Cheol : Noona mencoba membunuhku. Dia menyuruh orang itu. Aku berhasil lolos tapi orang itu keras kepala. Kau paham perasaanku karena mengalami hal yang sama juga. Aku tak tahan lagi bersembunyi di tempat pemancingan. Aku tak bisa makan atau tidur. Tiap kali menutup mata, orang itu berusaha membunuhku. Aku tak bisa hidup seperti ini. Tolong selamatkan aku.

Woo Hyuk menolak melindungi Hyeon Cheol dan mengusir Hyeon Cheol.


Nyonya Shin membaca sebuah buku. Ia lalu membalik lembarannya dan melihat amplop cokelat itu di sana.

Nyonya Shin lantas mengambil amplop itu, lalu menutup bukunya dan meletakkan buku itu di atas meja.

Ia kemudian tersenyum, lalu meletakkan amplop itu disamping bukunya.


Ia lalu bangkit, tapi hanya untuk mengambil korek api di dalam laci. Setelah itu, ia kembali dan membakar amplop itu.

Bersambung ke part 2.............

No comments:

Post a Comment