Skip to main content

The Promise Ep 46 Part 2

Sebelumnya....


Na Yeon langsung masuk ke kamar Do Hee dan menghubungi Reporter Min dari Jungle News. Ia mengaku sebagai orang yang mem-post artikel Tae Joon dan Se Jin dan bertanya, kenapa bukan artikelnya yang dipost. Reporter Min berkata, itu karena artikel Na Yeon kurang menggigit jadi mereka memilih mem-post artikel lain.


Sung Joo kemudian datang. Na Yeon pun langsung mematikan ponselnya. Sung Joo membawakan minum untuk Na Yeon.

Sung Joo : Apa tadi Hwi Kyung yang datang?

Na Yeon : Dia datang untuk menanyakan ingatanku.

Sung Joo : Pelan-pelan saja.

Sung Joo lalu membuka laci Do Hee dan menunjukkan obat jantung Do Hee pada Na Yeon.

Sung Joo : Kau menjalani operasi jantung setelah kau dilahirkan dan obat ini merawatmu seumur hidupmu. Kau meminumnya sekali sehari dan dan diperiksa setahun sekali.


Sung Joo lalu teringat hasil tes kesehatan Do Hee yang sudah keluar beberapa hari lalu. Ia mengaku, tidak tahu hasilnya karena 'Do Hee' sekarang hilang ingatan.

Na Yeon pun berkata, akan pergi ke rumah sakit jika Sung Joo memberitahu rumah sakit yang mana.

Tapi Sung Joo mengajak Na Yeon pergi bersamanya weekend ini.

Na Yeon pun bingung tapi dia mengiyakan kata-kata Sung Joo agar Sung Joo tidak curiga.

Sung Joo lalu membukakan tutup botol obat Do Hee dan menyuruh Na Yeon meminumnya. Setelah itu, Sung Joo pergi meninggalkan Na Yeon.


Na Yeon melihat obat itu. Ada tulisan nama Do Hee di botolnya.

Na Yeon lalu kembali menutup botolnya dan menyimpan botol obat Do Hee di laci.


Yoo Kyung terkejut mendengar kabar kematian ayahnya.

Selesai bicara, Yoo Kyung menangis kesal.

"Kenapa ayahku begitu lemah? Hanya karena cerita yang kubuat...."

Yoo Kyung lalu menyalahkan Young Sook.

"... Yoo Young Sook, aku berusaha menusukmu dari belakang tapi malah ayahku yang kena. Berani sekali dirimu. Kau membuatku menjadi anak paling buruk di dunia."


Pengacara memberitahu Hwi Kyung dan Young Sook kalau Pimpinan Park menyuruhnya 'menjaga' wasiatnya sampai peringatan kematiannya yang ke-49.

Pengacara juga menuturkan isi surat wasiat tentang siapa yang akan mengambil alih tanahnya dan juga Baekdo. Pimpinan Park meminta Kyung Wan duduk sebagai

Presdir sementara dan menjalankan Baekdo.

Pengacara beranjak pergi.


Hwi Kyung lalu membuka selimut yang menutupi wajah sang ayah. Ia menangis melihat wajah ayahnya.

"Aku minta maaf karena terlambat, Ayah. Maaf. Aku tidak disisimu disaat terakhirmu."


Hwi Kyung lantas berdiri dan meminta maaf pada sang ibu karena sudah membiarkan sang ibu menanggung beban sendirian.


Tak lama kemudian, Kyung Wan, Tae Joon, Se Jin dan Yoo Kyung datang. Tangis mereka pecah.

Se Jin yang tidak kuat, berlari ke pelukan Tae Joon.

*Drama bener si Se Jin ini.


Yoo Kyung lalu menyalahkan Young Sook. Ia berkata, jika Young Sook tidak datang ke kehidupan mereka, jika Young Sook tidak membuat ibunya mati, cerita

tentang Young Sook tidak mungkin terekspos dan ayahnya tidak akan mati.

Hwi Kyung marah ibunya disalahkan. Ia meminta Yoo Kyung berhenti menyalahkan ibunya.

Yoo Kyung pun bersumpah akan membuat Hwi Kyung membayar perbuatan Young Sook.

Hwi Kyung : NOONA!


Man Jung lagi makan dengan Se Kwang. Ia kesal karena tidak satu pun memberitahunya soal kematian Pimpinan Park.

Se Gwang berkata, itu karena Man Jung membuat mereka terlihat bingung.

Man Jung lalu menghubungi Tae Joon. Se Gwang pun menertawakan Man Jung yang panggilannya diabaikan.

Kesal, Man Jung memukul kepala Se Gwang dengan sendok dan menyuruh Se Gwang diam.


Na Yeon terkejut saat diberitahu Dong Jin tentang kematian Pimpinan Park.

Ia langsung teringat kata2 Hwi Kyung yang mengaku tidak akan memaafkannya jika ia yang mempost artikel Young Sook.

Dong Jin mengajak Na Yeon ikut dengannya. Tapi Sung Joo tak setuju karena kondisi Na Yeon belum membaik.

Na Yeon sendiri ingin ikut.


Dong Jin dan Na Yeon tiba di tempat duka.

Bersambung.................

Comments

Popular posts from this blog

I Have a Lover Ep 50

Sebelumnya.... “Aku rasa aku jatuh cinta lagi padamu.” Ucap Jin Eon begitu Hae Gang menghampirinya. “Aku sudah tahu.” jawab Hae Gang. “Berikan tasmu.” Pinta Jin Eon. “Tidak mau, tas melambangkan harga diri seorang wanita.” Jawab Hae Gang. “Berikan padaku. Tas wanitaku melambangkan harga diriku.” ucap Jin Eon. Hae Gang pun tersenyum, lalu memberikan tas alias keranjangnya yang berisi peralatan mandi pada Jin Eon. Jin Eon kemudian menyuruh Hae Gang menggandeng lengannya. Hae Gang pun menggandeng lengan Jin Eon, dan selanjutnya keduanya beranjak pergi menuju sauna dengan senyum terkembang. “Kau akan memakai itu?” tanya Hae Gang saat melihat Jin Eon sedang memilih2 baju sauna. “Aku pernah memakainya dulu.” Jawab Jin Eon. “Tak bisa kubayangkan…” dan Hae Gang pun tersenyum geli, “… tapi entah bagaimana tampaknya akan lucu.” “Awas ya kalau kau jatuh cinta padaku.” Ucap Jin Eon.   Ajumma penjaga sauna kemudian memberitahu bahwa Jin Eon...

I Have a Lover Ep 29 Part 2

Sebelumnya... Seok sedang galau di kamar yang dulu ditempati Hae Gang. Tak lama kemudian, sang ayah datang. Seok mengaku bahwa mungkin dia harus keluar dari rumah untuk sementara waktu karena ia tidak bisa mengendalikan dirinya. “Berusaha melupakan dengan putus asa akan membuatmu bertambah putus asa. Tidak bisakah putus asamu berkurang sedikit?” tanya sang ayah. “Aku punya penyesalan. Aku menyesal dan itu membuatku gila. Aku seharusnya menikahinya saat kau menyuruhku tahun lalu. Maka dengan begitu, dia akan berada di sampingku selamanya. Setidaknya, aku bisa mengatakan padanya untuk tinggal, untuk memohon padanya untuk tinggal. Aku rasa aku tidak bisa melepaskannya. Aku rasa tidak bisa membiarkan itu terjadi. Aku rasa aku tidak akan pernah bisa melepaskannya.” Jawab Seok. “Hanya kau menahan seseorang, hanya karena kau menyukainya, itu hanya akan membuat tanganmu sakit.   Tanpa bisa merasakan kehangatan, kau akan berteriak kesakitan. Itu sebabnya cinta bertepuk sebelah ...

I Have a Lover Ep 17 Part 2

Sebelumnya <<< Hae Gang di rumah sakit, menunggui Moon Tae Joon yang sedang di operasi. Wajahnya tampak cemas. Tak lama kemudian, Jin Eon datang. Dua staf keamanan Jin Eon yang sudah duluan tiba di sana, langsung menemui Jin Eon begitu Jin Eon datang. "Bagaimana dengan Moon Tae Joon?" tanya Jin Eon. "Dia sedang di operasi." jawab salah satu staf keamanan Jin Eon. "Lalu Do Hae... ah, maksudku Nona Dokgo Yong Gi?" tanya Jin Eon. "Dia menunggu di depan ruang operasi." jawab staf keamanan itu lagi. "Kau sudah mendapatkan nomor platnya?" tanya Jin Eon. "Sudah." Staf keamanan Jin Eon pun memberikan nomor plat kendaraan yang menabrak Tae Joon pada Jin Eon. Jin Eon menatap nomor plat itu dengan wajah cemas. Ia lalu menyusul Hae Gang ke ruang operasi. Keluarga Moon Tae Joon menyalahkan Hae Gang atas kecelakaan yang menimpa Tae Joon. Kakak Tae Joon berkata, jika saja Tae Joon mendengarkannya untuk m...