Tuesday, April 16, 2019

The Promise Ep 50 Part 1

Sebelumnya...


Sung Joo marah, ia tanya kenapa Na Yeon tidak meminum obat itu tapi di depannya pura2 meminumnya.

Na Yeon pun berkata, kalau dirinya tidak membutuhkan obat itu.

Sung Joo kaget, mwo?


Tae Joon dan Se Jin masuk ke kamar mereka. Se Jin berkata, kamar mereka tidak buruk dan tanya, apa Tae Joon suka.

Tae Joon tidak menjawab dan balik tanya, apa ada alasan mereka harus pindah ke rumah itu. Tae Joon mengaku, ia tidak nyaman.

Se Jin pun berkata, itu rumah ibunya sekarang dan meminta Tae Joon memahami ibunya.

Se Jin : Rumah ini penuh kenangan ibuku bersama kakek.

Tae Joon pun berkata, kalau mereka harusnya bicara lebih dulu dengan Hwi Kyung dan Young Sook. Tae Joon juga menyebut bahwa Yoo Kyung suka memerintah.

Mendengar itu, Se Jin kesal dan meminta Tae Joon membahas itu.

Sekarang Se Jin mengajak Tae Joon membahas bagaimana bisa pakar investasi seperti Dong Jin mau berinvestasi pada AP Foods. Ia pun cemas, kalau Hwi Kyung benar-benar berhasil membuat AP Foods bangkit lagi. Se Jin juga menyebut kalau semua yang disentuh Dong Jin bisa berubah menjadi emas.

Tae Joon berkata, itu mungkin karena Hwi Kyung dan Do Hee akan segera menikah.

Se Jin pun menjawab, kalau pernikahan mereka gagal. Se Jin juga mengaku senang Do Hee amnesia tapi Dong Jin membuatnya gugup sekarang.


Kyung Wan menyuruh Yoo Kyung berdamai dengan Young Sook.

Setelah itu, ia mengajak Yoo Kyung membahas Dong Jin yang berinvestasi dengan AP Foods. Ia berkata, Dong Jin bukan pria yang akan sembarangan berinvestasi.

Yoo Kyung curiga, itu perbuatan Young Sook. Ia berkata, seorang pria akan menjadi lemah jika cinta pertama mereka datang dan menangis pada mereka.

Yoo Kyung : Kau jelas tahu itu. Kau membawa putri Yoon Ae ke rumah.

Kyung Wan : Jangan mengungkit itu lagi. Itu mungkin karena pernikahan Hwi Kyung dan Do Hee.

Yoo Kyung : Ini takdir yang keterlaluan. Reporter yang mengancam Se Jin adalah putri Baek Dong Jin.


Kyung Wan : Semua itu masa lalu. Dia kehilangan ingatannya jadi itu sudah selesai sekarang.

Yoo Kyung terkejut mendengar Do Hee amnesia. Kyung Wan berkata, Do Hee terluka dalam sebuah kecelakaan.


Young Sook terkejut mendengar cerita Hwi Kyung soal AP Foods.

Hwi Kyung pun mengaku bisa bernapas lega sekarang, meskipun akan ada banyak hambatan di depannya.

Young Sook : Tetaplah kuat dan terus berjuang. Pegang erat2 AP Foods dan jangan lepaskan. Tunjukkan pada Yoo Kyung.

Hwi Kyung : Apa ibu tidak masalah dengannya? Hidup dengannya tidak akan mudah.

Young Sook : Ibu tidak selemah itu. Ayahmu terkenal dengan temperamennya yang buruk tapi aku berhasil menanganinya selama hampir 40 tahun. Yoo Kyung tidak membuatku takut sedikit pun. Coba saja.

Hwi Kyung : Bilang padaku kalau kau tak sanggup menanganinya. Aku akan selalu bersiap untuk pindah.

Young Sook : Akan ibu lakukan.


Hwi Kyung meletakkan bola salju Do Hee di mejanya. Ia merasa tenang mendengarkan lagunya.


Sung Joo yang tidak percaya kata2 Na Yeon, membawa Na Yeon ke dokter.

Dokter Do Hee mengatakan, bahwa perkembangan Do Hee cukup signifikan dan Do Hee sudah tidak membutuhkan obat jantung lagi.

Sontak, Sung Joo bahagia mendengarnya dan langsung memeluk Na Yeon.


Sung Joo mencuci tangannya di toilet. Tak lama kemudian, ia curiga dengan penjelasan dokter.


Sementara Na Yeon sedang berbicara dengan dokter Do Hee. Na Yeon berterima kasih dokter Do Hee sudah membantunya. Sang dokter pun berkata, kalau hanya itu yang bisa ia lakukan.

Na Yeon pamit. Tapi dokter kemudian memanggilnya dengan nama Na Yeon.

Dokter memperingatkan kalau kebohongan Na Yeon tidak akan berlangsung lama.

Na Yeon mengerti dan pamit.


Na Yeon keluar dari ruangan dokter dan bertemu Sung Joo. Sung Joo tanya, kenapa Na Yeon bicara dengan dokter secara pribadi. Na Yeon berkata, ia hanya mendiskusikan jadwal pemeriksaannya saja.

Sung Joo percaya dan mengajak Na Yeon makan siang tapi Na Yeon menolak karena harus menemui Dong Jin.


Dong Jin senang mendengar dari tutor Na Yeon, bahwa Na Yeon sangat terobsesi belajar bisnis. Tutor Na Yeon juga mengatakan, bahwa Na Yeon ahli menganalisa Baekdo dan anak perusahaan Baekdo.

Na Yeon kemudian datang. Tutor Na Yeon langsung pamit.


Dong Jin tanya, kenapa Na Yeon datang. Na Yeon tersenyum.

Sekarang Na Yeon dan Dong Jin sedang minum teh. Na Yeon meminta sang ayah mengirimkannya ke AP Foods sebagai mitra Hwi Kyung. Dong Jin terkejut, lalu tanya apa rencana Na Yeon. Na Yeon : Pertama, aku mau menyelamatkan AP Foods. Akan kuceritakan yang lain nanti.

Dong Jin : Aku penasaran kau benar putriku atau tidak. Dulu kau mengabaikanku saat aku memasakmu belajar bisnis. Bagaimana pun aku puas.


Di kantor, Hwi Kyung sedang sibuk. Hwi Kyung bilang pada anak buahnya kalau mereka harus menunda pemasarannya. Sontak anak buahnya kaget mereka harus menunda pemasaran padahal AP Foods berhasil bertahan berkat pemasaran yang agresif.

Hwi Kyung berkata, mereka harus fokus pada pengembangan produk.

"Aku ragu kantor pusat akan setuju."

"Tuan Jung, kau tampak lebih peduli terhadap apa yang dipikirkan kantor pusat. Kau ingin bekerja disana?"

"Oh, animnida."

Lalu Tuan Jung pun pergi.


Ponsel Hwi Kyung berdering. Telepon dari Dong Jin yang mengatakan sudah mengirimkan seseorang untuk menjadi mitra Hwi Kyung. Dong Jin berkata, ia tidak mau AP Foods tempat ia berinvestasi jatuh dan meminta kerja sama Hwi Kyung. Hwi Kyung mengerti.


Tae Joon hendak pergi makan dengan rekan-rekannya.

Bersamaan dengan itu, Na Yeon datang dan tidak sengaja menabrak staff yang cewek.

Na Yeon minta maaf dan bergegas pergi.

Mendengar suara Na Yeon, Tae Joon terkejut dan langsung menoleh pada Na Yeon.


Tae Joon dipanggil rekannya. Tae Joon menyuruh rekannya pergi duluan.

Mendengar suara Tae Joon, Na Yeon menoleh dan melihat Tae Joon.

Namun saat Tae Joon kembali menoleh padanya, ia keburu masuk lift. Tae Joon pun beranjak pergi menyusul teman2nya.


Hwi Kyung sedang melahap mie instant ketika Na Yeon datang. Hwi Kyung kaget Na Yeon tau2 sudah ada di ruangannya. Na Yeon berkata, ia sudah mengetuk pintu tapi Hwi Kyung tidak menjawabnya.

Hwi Kyung lalu tanya, apa yang dibawa Na Yeon.

"Tidak ada yang lebih baik menyantap mie instant selain dengan gimbap." jawab Na Yeon, lalu mengeluarkan gimbapnya.

"Kau bekerja sangat keras. Ini tidak seperti dirimu." ucap Na Yeon lagi.

"Aku tidak terlihat seperti diriku belakangan ini. Kau tahu keajaiban bola salju benar-benar melakukan keajaibannya. Kami berhasil mencegah kebangkrutan. Bagaimana cara aku membayarmu?"

"Kau benar2 ingin membayarku?"


Di kamarnya, Yoo Kyung sedang wasiat ayahnya. Wasiat ayahnya tertulis, jika Hwi Kyung berhasil menyelamatkan AP Foods, maka Hwi Kyung akan menjadi penerus Baekdo tapi jika Hwi Kyung gagal, Hwi Kyung akan kehilangan hak di Baekdo.

Yoo Kyung keluar dari kamarnya dengan pakaian yang sudah rapi.


Diluar, ia melihat Young Sook yang sedang merangkai bunga. Yoo Kyung tanya, apa Young Sook yang meminta Dong Jin menyelamatkan AP Foods. Yoo Kyung lalu berkata, jika ia jadi Dong Jin, ia juga akan melakukan hal yang sama.

Young Sook pun berkata, bahwa ia selangkah di belakang Hwi Kyung.

"Dan jika Hwi Kyung berada dalam bahaya lagi, aku berencana menemui Dong Jin secara pribadi." ucap Young Sook.

"Benarkah?" tanya Yoo Kyung.

"Saat melihat ayahnya Se Jin, aku merasa seperti aku bisa melakukannya. Dia terluka putus dari Yoon Ae. Seperti yang kau bilang, seorang pria yang hancur karena cinta pertamanya, mungkin seperti Achilles Heel."

Yoo Kyung mulai kesal nama Yoon Ae disebut2.

Yoo Kyung kemudian mengancam Young Sook untuk tidak menikahkan Hwi Kyung dengan Do Hee.

Ia berkata, Sung Joo memiliki temperamen yang buruk.

"Tidak ada rahasia yang bisa kau sembunyikan selamanya." ucap Yoo Kyung.


Kesal, Young Sook pun masuk ke kamarnya.

Di kamar, Young Sook bicara pada foto suaminya.

"Kau membuat kesalahan. Aku mungkin menghancurkan putrimu. Aku menahannya karena dia punya hubungan keluarga dengan Hwi Kyung."


Se Jin mengajak Tae Joon minum kopi.


Yoo Kyung membawakan Se Jin bunga.


Setelah itu, mereka duduk membicarakan Hwi Kyung. Yoo Kyung meminta Se Jin tidak meremehkan Hwi Kyung. Yoo Kyung bilang mereka harus melakukan sesuatu.

Se Jin mengajak ibunya membahas itu dengan Tae Joon juga.

Sontak Yoo Kyung marah dan berkata bahwa Tae Joon itu bawahan Se Jin.

Se Jin juga marah. Ia bilang ia istri Tae Joon sebelum menjadi atasan Tae Joon.


Tae Joon sudah berdiri di depan pintu ruangan Se Jin. Ia kesal mendengar omongan Yoo Kyung.

Yoo Kyung menyebutnya seekor anjing dan meminta Se Jin tidak membiarkannya besar kepala.


Di restoran, Sung Joo memikirkan kata2 dokter yang mengatakan bahwa Do Hee sudah tidak membutuhkan obat itu lagi.

Ya, Sung Joo curiga pemirsaaah.

Bersambung ke part 2.................

No comments:

Post a Comment