Sunday, June 2, 2019

Different Dreams Ep 15-16 Part 3

Sebelumnya...


Nyonya Yoo sedang bersama So Min dan Jin Soo.

Mereka menunjukkan perhiasan pada Nyonya Yoo.

So Min : Semuanya buatan pengrajin perhiasan yang keluarganya sudah lama bekerja untuk istana kerajaan Tiongkok.

Jin Soo : Kalau mau, kami bisa bawakan perhiasan dari keluarga kerajaan Tiongkok.


Miki datang.

Miki : Pangeran Noda di sini, dia ingin minum.

Nyonya Yoo : Aku sedang ada tamu penting, aku akan segera ke sana.

Miki : Aku tidak melihat pelayan itu.

Nyonya Yoo : Karena masih pagi, mungkin dia di dapur. Bisa minta dia saja yang melayani Pangeran?

Miki mengerti dan langsung pergi.


Di dapur, Nam Ok mencium satu es batu. Setelah itu, ia mencium obat yang diberikan Jin Soo.


Lalu Miki datang. Nam Ok bergegas menyembunyikan obat itu.

Miki : Kau tampak asing.

Nam Ok : Begini... Seseorang memintaku menggantikannya.

Miki : Siapa?

Nam Ok : Itu, siapa namanya? Dia cukup tinggi dan tampan.

Miki : Soo Beom Oppa?

Nam Ok : Ya, dia. Sepertinya dia sakit tenggorokan, karena itu aku menggantikannya.

Miki : Bisa kau bawakan buah, keju, dan anggur ke ruang VIP?

Nam Ok Baik, sudah kusiapkan.

Miki pun pergi tanpa curiga.


Nam Ok masuk, membawakan pesenan Miki.

Pangeran Noda bicara pada Won Bong.

Pangeran Noda : Tetap saja, kau benar-benar memercayakan uang itu padaku?

Won Bong : Bisnis mengikuti uang dan uang mengikuti ke mana arah negara ini. Anda orang yang mengoperasikan negara ini, jadi, siapa lagi yang bisa kupercaya jika aku tidak bisa memercayai Anda?

Pangeran Noda tertawa. Won Bong juga tertawa.


Nam Ok ikut tertawa, membuat Pangeran Noda dan Miki menatap heran padanya.

Won Bong menatap kesal Nam Ok. Hampir saja, Nam Ok mengacaukan semuanya.

Nam Ok berhenti tertawa.

Nam Ok : Biar kubukakan botolnya.

Pangeran Noda : Biar aku sendiri saja.


Nam Ok beranjak pergi sambil menatap Won Bong.


Won Bong : Boleh kutuangkan minuman Anda?

Pangeran Noda : Silahkan.

Pangeran Noda lalu juga menuangkan minuman untuk Won Bong.


Miki juga mau. Tapi dilarang Pangeran Noda.

Miki lalu mengambil es batu. Ia ingin minum minuman ber es.

Young Jin langsung menghentikannya.

Young Jin : Sudah kubilang, jangan minum dingin dahulu.

Miki : Sekali ini saja.

Young Jin : Kau mau mengakhiri kariermu sebagai penyanyi?

Miki kaget sekaligus heran, Eonni...

Young Jin : Keadaan tenggorokanmu sekarang sangat buruk. Untuk sementara ini, jangan sentuh minuman dingin.


Pangeran Noda : Miki, dengarkan baik-baik kata doktermu.

Pangeran Noda memasukkan es batu ke gelasnya.

Lalu ia menawari Won Bong es juga.

Young Jin langsung tegang.


Won Bong : Di Tiongkok, kami minum bir hangat.

Won Bong kemudian tersenyum.

Pangeran Noda percaya dan memasukkan es itu ke dalam gelasnya.

Pangeran Noda : Orang Tiongkok tidak makan apa pun yang dingin. Kau tahu es batu bening melambangkan apa? Es batu melambangkan peradaban maju.


Pangeran Noda mengangkat gelasnya, tapi ia menunggu Won Bong minum duluan.

Won Bong menenggak liquornya sampai habis.

Tapi Pangeran Noda malah meletakkan lagi gelasnya ke meja.

Won Bong : Kenapa tidak minum?

Pangeran Noda : Aku menunggu esnya mencair.


Nyonya Yoo mengantarkan So Min dan Jin Soo keluar.

Nyonya Yoo : Silakan menghubungiku kalau kalian memiliki barang lain. Tidak seorang pun di Gyeongseong yang lebih baik dariku sebagai perantara barang mewah dan mengubahnya menjadi yen.

Jin Soo : Kami menghargai kesepakatan ini.


Setelah itu, Nyonya Yoo langsung menemui Pangeran Noda.

Nyonya Yoo : Maaf, aku harus menemui tamu penting lebih dahulu. Anda menikmati minumannya?

Pangeran Noda : Mana bisa aku mulai kalau kau tidak di sini?

Miki berdiri.

Miki : Membosankan sekali. Aku akan menyanyi di klub.

Pangeran Noda : Baiklah, silakan. Tapi jangan buat masalah.

Miki lalu menatap curiga ke arah Won Bong dan Young Jin.

Namun ia tak berkata apapun dan langsung pergi.


Nyonya Yoo duduk disamping Young Jin.

Pangeran Noda menuangkan liquor nya lagi ke gelas Won Bong.

Pangeran Noda : Untuk kemakmuran komunal Asia Raya.

Won Bong : Untuk kemakmuran kita.

Won Bong minum duluan, sambil menatap tajam Pangeran Noda yang mulai meminum liquornya yang berisi es beracun.


Setelah itu, Won Bong dan Young Jin saling melirik. Rencana mereka berhasil.

Bersambung ke part 4...

No comments:

Post a Comment