The Promise Ep 85 Part 2

Sebelumnya...


Geum Bong masuk ke dapur dengan santai dan terkejut melihat Sung Joo sedang menata meja makan di dapur bersama Ajumma.

Geum Bong langsung minta maaf karena bangun terlambat dan berniat membantu Sung Joo.

Sung Joo tersenyum.

Sung Joo : Kenapa kau tidak kembali tidur? Saat kau hamil, kau akan merasa tidurmu tidak cukup dan terus merasa lelah.

Geum Bong : Aku baik-baik saja. Aku sudah merencanakan tidur siangku. Biar aku yang melakukan sisanya.


Lalu Ajumma keluar dari dapur dan membawa jus sayur.

Geum Bong : Biar kubawakan untuknya. Ini untuk Pak Baek, kan?

Sung Joo : Biar akuu saja. Kau sebaiknya disini, membantunya.

Geum Bong : Baiklah.


Lalu Sung Joo pergi membawakan jus untuk Dong Jin.

Setelah Dong Jin menghabiskan jus nya, mereka membahas pelantikan Hwi Kyung.

Ya, keduanya sama2 cemas kalau pelantikan Hwi Kyung tidak berjalan baik.

Dong Jin : Kecuali kalau tiba2 ada masalah serius, dia akan mendapatkan saham mantan pimpinan dengan mulus dan dewan direksi yang mendukung ayahnya akan mendukungnya.

Sung Joo tetap cemas, apalagi setelah ia dengar Yoo Kyung berusaha membeli semua saham Baekdo. Tapi Dong Jin bilang itu tidak cukup untuk menjegal Hwi Kyung.


Se Jin, Tae Joon, Yoo Kyung, Kyung Wan, Hwi Kyung dan Young Sook masuk ke dapur dan terkejut melihat banyaknya lauk di meja.

"Aku mendapatkan gangguan pencernaan hanya melihat mereka." ucap Yoo Kyung saat melihat banyaknya lauk di meja.

"Aku merasa, seseorang seperti akan pergi jauh." ucap Se Jin sambil menatap Na Yeon.

Na Yeon berdiri di dapur, diam saja dan menatap Hwi Kyung dengan lirih.


Usai makan, Hwi Kyung mengambil jasnya yang sudah disiapkan Na Yeon di kasur. Na Yeon menyusul Hwi Kyung dan mengatakan dia akan pergi hari itu.

Hwi Kyung : Tolong jangan katakan apapun kepada yang lain atau ibuku. Aku akan memberi tahu mereka bahwa kau mengunjungi orang tuamu.

Na Yeon : Lakukan sesuai keinginanmu.


Hwi Kyung beranjak keluar. Di depan pintu, ia terdiam sejenak memikirkan Na Yeon yang akan pergi.


Rapat pemilihan pimpinan baru Baekdo dimulai.


Di kamarnya Yoo Kyung menghubungi Tae Joon.

Yoo Kyung : Semuanya berjalan sesuai rencana, kan?

Tae Joon : Iya.


Tae Joon lantas ingat saat dia bertemu dengan pria yang memberikan trofi pada Hwi Kyung.

Tae Joon : Dia tidak curiga?

"Tentu saja. Dia tidak tahu piala itu terbuat dari emas murni."


Tae Joon lantas menghubungi pria bernama Kang, pria yang memberikan trofi ke Hwi Kyung dan menyuruh pria itu pergi sejauh2nya.


Pelantikan Hwi Kyung dimulai.

Saat Hwi Kyung telah terpilih secara resmi, orang2 dari kejaksaan datang dan menunjukkan surat perintah penangkapan Hwi Kyung atas kasus penggelapan.

Sontak semua kaget, terutama Kyung Wan.

Orang dari kejaksaan ingin memeriksa ruangan Hwi Kyung.


Kyung Wan yang tahu Hwi Kyung tak bersalah, marah. Hwi Kyung menenangkan Kyung Wan dan berkata, bahwa itu hanya kesalahpahaman.


Bersamaan dengan dibawanya Hwi Kyung oleh orang2 kejaksaan, Na Yeon beranjak keluar, meninggalkan kediaman Hwi Kyung.


Bersambung....

0 Comments:

Post a Comment